108 Siswa SDII Al Abidin Solo Keracunan, Dinkes Uji Sampel Makanan MBG

Soffi AmiraSoffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
108 Siswa SDII Al Abidin Solo Keracunan, Dinkes Uji Sampel Makanan MBG

Ketua Komisi IV DPRD Solo, Sugeng Riyanto. (Foto: MerahPutih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 108 siswa SDII Al Abidin Solo mengalami keracunan usai mengonsumsi menu MBG. Mereka mengalami keracunan, seperti mual, pusing, sakit perut, hingga muntah.

Akibat kejadian tersebut, para siswa pun harus menjalani pemeriksaan. Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo mengambil sampel sejumlah makanan di sekolah, baik kantin dan Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mencari tahu penyebabnya.

Baca juga:

DPR Nilai Putusan MK Jadi Momentum Benahi Tata Kelola Anggaran MBG

Siswa SDII Al Abidin Solo Diduga Keracunan MBG

Ketua Komisi IV DPRD Solo, Sugeng Riyanto mengatakan, kejadian keracunan massal tersebut terjadi pada Selasa (28/7). Namun, DPRD Solo baru mengetahui kejadian tersebut pada Jumat (31/7).

Kasus ini terungkap saat cucu saya menjadi korban. Dan langsung mendatangi sekolah dan benar terjadi 108 siswa keracunan.

ujar Sugeng, Minggu (2/8)

Ia menyebutkan, siswa mengonsumsi menu MBG di pagi hari, kemudian mengalami mual pada siang hari. Salah satu siswa bahkan sempat muntah-muntah di sekolah.

Sugeng pun berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pendidikan (Disdik), dan Satgas MBG Kota Solo.

Baca juga:

2.000 Lebih SPPG Masih Dibekukan, Terlibat Mark Up Hingga Kasus Keracunan Makanan

“Penyebab keracunan belum dapat dipastikan sebab saat investigasi ditemukan sejumlah hal. Karena agak random, situasinya," ucap dia.

Ia mengatakan, terdapat tiga kemungkinan penyebab keracunan yang kini masih dalam tahap penyelidikan. Penyebabnya bisa dikarenakan MBG, makanan di kantin, atau minuman galon di sekolah.

“Ada yang mengonsumsi MBG tapi enggak apa-apa. Tapi dia jajan di kantin. Ada yang jajan di kantin dan mengonsumsi, tidak mengkonsumsi MBG kena juga," terangnya.

Dinkes Solo Tunggu Hasil Uji Lab Sampel MBG

Dinkes Solo, kata dia, kemudian mengambil sampling. Hasil uji lab akan keluar pada pekan depan. Pihaknya juga telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengecek langsung kondisi kantin dan peluang terjadinya keracunan.

“Kita tunggu hasilnya. Berdasarkan keterangan pihak sekolah, keracunan tidak langsung terjadi secara serentak. Ada yang mual sore hari dan malam," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Disdik Solo, Dwi Ariyatno mengungkapkan, pihaknya telah melakukan investigasi terkait kasus keracunan ini.

Baca juga:

Penggugat Nilai Putusan MK Pertegas Pemisahan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan

Lalu, termasuk kemungkinan apakah keracunan disebabkan MBG, makanan kantin, atau air minum sekolah.

"Investigasi dan uji laboratorium kesehatan sampel makanan, baik dari kantin maupun dari sekolahan, termasuk dari MBG telah dilakukan. Kita tunggu hasilnya,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

#Makan Bergizi Gratis #Keracunan Massal MBG #Sekolah #Keracunan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
RSCM Tidak Temukan Ada Gangguan Otak di Siswi Karo Korban Keracunan MBG
RSCM memastikan tidak ada gangguan fungsi otak pada pelajar Karo terduga korban Makan Bergizi Gratis (MBG). Pasien dinyatakan siap bersekolah lagi. Cek detailnya!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
RSCM Tidak Temukan Ada Gangguan Otak di Siswi Karo Korban Keracunan MBG
Indonesia
Keracunan Makanan Jadi Tantangan MBG, BGN Perjelas Aturan Penanggung Jawab
Regulasi MBG harus mampu menjawab persoalan yang benar-benar terjadi di lapangan.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Keracunan Makanan Jadi Tantangan MBG, BGN Perjelas Aturan Penanggung Jawab
Indonesia
BGN Perketat Data Penerima MBG, Sekolah Internasional dan Mandiri Finansial tak lagi Jadi Sasaran
Sebanyak 1.653 satuan pendidikan kemudian dikeluarkan dari daftar penerima program.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
BGN Perketat Data Penerima MBG, Sekolah Internasional dan Mandiri Finansial tak lagi Jadi Sasaran
Indonesia
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Maluku dan Papua Jadi Prioritas
BGN mencoret 1.653 sekolah dari penerima MBG. Kini, Maluku dan Papua masuk prioritas.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Maluku dan Papua Jadi Prioritas
Indonesia
Sekolah Rakyat Dilengkapi Lapangan Sepak Bola 105 Meter X 68 Meter Sesuai Standar FIFA
Pembangunan infrastruktur olahraga merupakan bagian dari investasi jangka panjang terhadap kualitas manusia Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Sekolah Rakyat Dilengkapi Lapangan Sepak Bola 105 Meter X 68 Meter Sesuai Standar FIFA
Indonesia
Kasus Keracunan MBG Marak, DPR Minta BGN Lakukan Investigasi Menyeluruh
Komisi IX DPR meminta BGN melakukan investigasi kasus keracunan MBG. Sebab, kasus tersebut melonjak.
Soffi Amira - Kamis, 10 September 2026
Kasus Keracunan MBG Marak, DPR Minta BGN Lakukan Investigasi Menyeluruh
Indonesia
DPR Desak Biaya Pengobatan Siswa Keracunan MBG Jadi Tanggung Jawab BGN, Sampai Sembuh Total
Biaya pengobatan tidak semestinya dibebankan kepada keluarga apabila gangguan kesehatan tersebut terbukti merupakan dampak dari pelaksanaan program MBG.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
DPR Desak Biaya Pengobatan Siswa Keracunan MBG Jadi Tanggung Jawab BGN, Sampai Sembuh Total
Indonesia
Legislator Minta Badan POM Perketat Pengawasan Keamanan Pangan Program MBG
Pelaksanaan MBG tidak boleh hanya memenuhi aspek gizi, tetapi juga menjamin keamanan pangan bagi para penerima manfaat.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Legislator Minta Badan POM Perketat Pengawasan Keamanan Pangan Program MBG
Indonesia
BGN Larang Susu Kental Manis Masuk Menu MBG
Kepala BGN Sudaryono menjelaskan menu susu bersifat tambahan yang ditujukan bagi ibu hamil, ibu menyusui, balita di atas dua tahun, serta peserta didik.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
BGN Larang Susu Kental Manis Masuk Menu MBG
Indonesia
1.999 Dapur SPPG Ditutup Sementara, BGN Ungkap Penyebabnya
BGN menutup sementara 1.999 SPPG. Hal itu dikarenakan SPPG tersebut belum trdaftar SLHS.
Soffi Amira - Rabu, 09 September 2026
1.999 Dapur SPPG Ditutup Sementara, BGN Ungkap Penyebabnya
Bagikan