Media Sosial

Twitter Luncurkan Fitur Mirip Instagram Stories

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 18 November 2020
Twitter Luncurkan Fitur Mirip Instagram Stories

Twitter Resmi Meluncurkan Fitur Mirip Instagram Stories. (Unsplash/@purzlbaum)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

FLEETS, fitur baru dari Twitter yang mirip dengan Instagram stories baru saja rilis belum lama ini. Informasi tersebut disampaikan oleh pihak Twitter melalui akun resminya pada Selasa (17/11).

"Beberapa dari Anda memberi tahu kami bahwa mencicit tidak nyaman karena terasa begitu publik, sangat permanen, dan sepertinya ada begitu banyak tekanan untuk mengumpulkan Retweet dan Like," ujar direktur desain Joshua Harris dan manajer produk Sam Haveson, dikutip dari Reuters

Baca juga:

Fitur Face-to-Face Tinder Rilis Secara Global

Melansir laman Social Media Today, serupa dengan Instagram Story atau snapchat, fleets juga dapat merekam video singkat dan nantinya akan terhapus otomatis setelah 24 jam.

Pengguna Twitter bisa membagikan teks, cuitan berupa foto atau video ke dalam Fleets, serta memberikan reaksi ke pengguna lain.

Jepang merupakan negara yang mudah ditembus oleh Twitter untuk meluncurkan Fleets. Meskipun sebelumnya diluncurkan di Brasil, India, Italia dan Korea Selatan.

Twitter juga menyampaikan setelah melakukan uji coba Fleets di beberapa negara, pihaknya telah mengetahui bahwa fitur Fleets membantu para pengguna dan merasa lebih nyaman ketika membuat cerita.

Baca juga:

Gugatan Influencer Jegal Larangan TikTok di AS

Jepang merupakan pasar terbesar kedua pengguna Twitter, sekitar 51,9 juta pengguna. Begitupun dalm hal pendapatan iklan. Karena itu Jepang selalu mejadi pusat perhatian Twitter.

AS mungkin akan menjadi pasar yang sulit untuk di tembus fitur Fleets. Karena banyak pengguna khawatir tentang semua aplikasi media sosial mulai terlihat serupa, sama-sama memiliki fitur story.

Twitter Fleets
Fitur Fleets Twitter serupa dengan Instagram Stories. (Foto: The Verge)

Walaupun fitur Fleets sudah rilis dan berita ini sudah bertebaran di media sosial, warga Indonesia masih diminta menunggu giliran untuk menikmati fitur ini. Artinya, baru beberapa negara yang bisa menggunakan fitur Fleets dari Twiter.

Kabarnya dalam waktu dekat, semua orang di seluruh dunia akan bisa menikmati fitur Fleets di aplikasi Twitter baik di platform Android atau iOS.

Bagi kamu yang tertarik untuk mencoba fitur ini bisa langsung update aplikasi Twitter melalui Google Play (Android) dan App Store (iOS). Jika sudah update Fleets belum muncul maka harus bersabar, karena Twitter menghadirkannya secara bertahap. (ans)

Baca juga:

Ketergantungan Media Sosial Menimbulkan Sindrom FOMO

#Twitter #Media Sosial #Fitur Baru #Aplikasi Smartphone
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Indonesia
Polisi di Palembang Amankan Pemuda Bikin Konten Pocong AI, Alasannya Resahkan Warga
Masifnya sebaran di media sosial membuat banyak warga telanjur mempercayai foto tersebut sebagai peristiwa nyata.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Polisi di Palembang Amankan Pemuda Bikin Konten Pocong AI, Alasannya Resahkan Warga
Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Akun Medsos Wajib Cantumkan Nomor Ponsel, DPR: Cegah Hoaks dan Penipuan
Penggunaan media sosial harus diatur dengan baik demi menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan bertanggung jawab.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Akun Medsos Wajib Cantumkan Nomor Ponsel, DPR: Cegah Hoaks dan Penipuan
Indonesia
Begini Data Terkini Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026, Masih Ada Jutaan Orang Tidak Dapatkan Akses
Masyarakat yang bekerja memiliki kontribusi penggunaan internet terbesar dengan penetrasi mencapai 84,9 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Begini Data Terkini Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026, Masih Ada Jutaan Orang Tidak Dapatkan Akses
Indonesia
Wakil Ketua MPR Minta Maaf soal Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar di Kalbar, Janji Segera Evaluasi
MPR RI menyampaikan permohonan maaf atas viralnya Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar. Pihaknya akan segera melakukan evaluasi.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Wakil Ketua MPR Minta Maaf soal Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar di Kalbar, Janji Segera Evaluasi
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Fun
Friendster Comeback, Platform Legendaris Era 2000-an Kini Hadir di iPhone
Friendster bangkit kembali dan kini tersedia di iPhone. Dibeli Mike Carson, platform ini hadir dengan konsep relasi unik tanpa algoritma.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
Friendster Comeback, Platform Legendaris Era 2000-an Kini Hadir di iPhone
Indonesia
Australia Bikin Aturan Pajak Baru, Paksa Raksasa Teknologi Beli Konten dari Media Lokal
Meta, Google, dan TikTok akan diberi kesempatan untuk menjalin kesepakatan konten dengan penerbit berita lokal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
  Australia Bikin Aturan Pajak Baru, Paksa Raksasa Teknologi Beli Konten dari Media Lokal
Dunia
Norwegia Larang Penggunaan Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun, Haruskan Perusahaan Teknologi Verifikasi Usia Pengguna
Norwegia negara terbaru yang berupaya melarang penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
Norwegia Larang Penggunaan Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun, Haruskan Perusahaan Teknologi Verifikasi Usia Pengguna
Indonesia
Komdigi: YouTube Setuju Batasi Usia 16 Tahun dan Hapus Iklan untuk Anak
YouTube Indonesia resmi patuhi aturan pemerintah dengan batas usia minimum 16 tahun dan penghapusan iklan untuk anak dan remaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Komdigi: YouTube Setuju Batasi Usia 16 Tahun dan Hapus Iklan untuk Anak
Bagikan