TNI Rampungkan 2 Jembatan di NTT Yang Rusak Akibat Siklon Seroja

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Mei 2021
TNI Rampungkan 2 Jembatan di NTT Yang Rusak Akibat Siklon Seroja

Pembangunan jembatan oleh TNI di NTT. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tentara Nasional Indonesia telah merampungkan pembangunan dua jembatan di Nusa Tenggara Timur yang rusak akibat bencana Sikon Seroja pada awal April 2021 lau.

"Peresmian jembatan kedua dengan nama Wira Mandala Zeni Angkatan Darat di Saosina, Adonara Timur, telah dilakukan dan dapat digunakan masyarakat, sehingga kegiatan ekonomi sudah bisa berjalan seperti sedia kala," kata Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa di Jakarta, Senin (10/5).

Baca Juga:

3 Kabupaten Terkena Dampak Paling Parah Siklon Seroja

Ia mengatakan, Satgas Penanggulangan Bencana TNI Angkatan Darat pascabencana langsung turun membersihkan puing reruntuhan bangunan. Kemudian, dilanjutkan dengan pembangunan jembatan di beberapa titik wilayah Adonara.

Akhirnya, jembatan kedua di Saosina yang menghubungkan wilayah Waiwerang dengan Waiburak selesai dikerjakan oleh Satgas Penanggulangan Bencana TNI Angkatan Darat.

Komandan Satgas Penanggulangan Bencana NTT Mayor Czi Alex Yudianto bersama perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur Petrus Pemang Liku selaku sekretaris dewan setempat meresmikan jembatan kedua yang telah dibangun.

Dampak siklon seroja di NTT. (Foto: BNPB)
Dampak siklon seroja di NTT. (Foto: BNPB)

“Kami serahkan jembatan Wira Mandala Zeni Angkatan Darat kepada perwakilan pemda Kabupaten Flores Timur, semoga dapat mengembalikan aktivitas masyarakat seperti sediakala,” kata Dansatgas Mayor Czi Alex Yudianto.

TNI Angkatan Darat, kata dia, terus memaksimalkan penanggulangan bencana agar aktivitas ekonomi wilayah Adonara agar bisa kembali seperti sediakala.

"Atas nama pemerintah Kabupaten Flores Timur, kami menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan kerja cepat yang diberikan seluruh satgas penanggulangan bencana TNI AD," ujar Petrus. (Knu)

Baca Juga:

NTT Diterjang Siklon Seroja, Pertanda Wilayah Indonesia Alami Anomali

#TNI AD #KSAD #NTT #Bencana Alam #Siklon Tropis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Waka DPR Minta Penjagaan Pengungsian Diperketat
Perlindungan terhadap kelompok rentan, khususnya anak-anak dan perempuan yang berada di lokasi pengungsian, perlu menjadi perhatian dalam penanganan pascabencana.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Waka DPR Minta Penjagaan Pengungsian Diperketat
Indonesia
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
BNPB minta tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 triliun ke Kemenkeu untuk mempercepat penanganan bencana 2026. Anggaran rutin Rp 1,08 triliun dinilai tak cukup
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
BNPB mencatat 1.730 bencana alam melanda Indonesia sejak Januari hingga 7 September 2026. Banjir dan karhutla mendominasi, 111 ribu rumah rusak, ribuan fasilitas publik terdampak.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
Indonesia
1.730 Bencana Landa Indonesia Sampai September 2026, Bencana Hidrometeorologi Mendoninasi
Kerusakan meluas ke sarana publik, mencakup 2.361 unit fasilitas pendidikan, 867 unit rumah ibadah, 230 unit fasilitas kesehatan dasar maupun rujukan, 751 unit perkantoran, serta 92 unit jembatan terputus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Landa Indonesia Sampai September 2026, Bencana Hidrometeorologi Mendoninasi
Indonesia
BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun Buat Tanggulangi Bencana di Berbagai Daerah
BNPB sebelumnya telah menerima kucuran Dana Siap Pakai (DSP) tahap awal tahun 2026 sebesar Rp 4,62 triliun untuk penanggulangan tanggap darurat di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun Buat Tanggulangi Bencana di Berbagai Daerah
Dunia
Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Di tengah suasana duka, pemerintah tetap melanjutkan operasi pencarian.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
 Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Indonesia
Prabowo Siapkan KRI Gajah Mada, Bisa Tampung 10 Helikopter untuk Hadapi Karhutla
Prabowo menyiapkan KRI Gajah Mada dari hibah Angkatan Laut Italia sebagai kapal induk helikopter yang mampu menampung 10 helikopter untuk penanganan bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Prabowo Siapkan KRI Gajah Mada, Bisa Tampung 10 Helikopter untuk Hadapi Karhutla
Indonesia
Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan, Prabowo: Harus Siap Sebelum Kejadian
Presiden Prabowo Subianto meminta anggaran mitigasi bencana ditambah secara signifikan dan menegaskan pemerintah harus siap sebelum bencana terjadi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan, Prabowo: Harus Siap Sebelum Kejadian
Bagikan