Tito Sangat Berharap Ada Jenderal Polri yang Lolos Jadi Komisioner KPK
Kapolri Jenderal Tiro Karnavian. (Antaranews)
MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Tiro Karnavian berharap ada anggota Polri yang lolos menjadi komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Ada sembilan atau sepuluh yang mendaftar, saya berharap ada yang masuk," kata Kapolri usai acara wisuda di Akademi Kepolisian pol Semarang, Jumat (5/7).
Menurut dia, KPK memiliki sejarah panjang bersama Polri. Ia menyebut Polri turut membesarkan KPK melalui para anggotanya yang ikut menjadi komisioner.
Baca Juga: 9 Kriteria Ideal yang Harus Dimiliki Capim KPK
"Mulai dari Pak Taufiqurahman, Pak Bibit Samad, sekarang Bu Basaria," katanya seperti diberitakan Antara.
Selain itu, kata dia, dengan komisioner yang berasal dari Polri tentunya akan memberi nilai tambah karena kerja sama dengan kepolisian akan lebih mudah.
Ia juga mengungkapkan tentang lebih dari 100 personel Polri yang sudah selesai menjalankan tugas di KPK dengan baik dan meletakkan fondasi bagi lembaga antirasuah tersebut.
"Tidak ada salahnya anggota Polri jadi komisioner KPK," tambahnya.
Ia berharap seleksi calon pimpinan KPK dapat berjalan dengan sehat dan menghasilkan komisioner yang bagus. (*)
Baca Juga: Pendaftar Capim KPK Membludak, Didominasi Purnawirawan
Bagikan
Berita Terkait
Korban Bencana Sumatera Dapat Uang Kompensasi Rumah Rp 15-60 Juta, Tergantung Kerusakan
Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian Jadi Ketua
Mendagri Tito Ungkap Bantuan 30 Ton di Medan Ternyata Bukan dari Pemerintah UEA
OTT Bupati Lampung Tengah, Mendagri: Kepala Daerah Hasil Pilkada Ternyata Tidak Otomatis Baik
Bupati Aceh Selatan Diberhentikan Sementara, Mendagri Sebut Izin Keluar Negeri sudah Ditolak
Imbas Kasus Bupati Aceh Selatan, Mendagri Larang Semua Kepala Daerah Keluar Negeri Sampai 15 Januari
Mendagri Tito Karnavian Skema Pemberhentian Bupati Aceh Selatan, Wabup Langsung Ambil Alih
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Diberhentikan Sementara, Mendagri Tito: Langgar Aturan Pergi ke Luar Negeri
Krisis Pembiayaan, Pemerintah Pusat Siap Selamatkan Mahasiswa Papua di Luar Negeri
Dana Transfer dari Pusat Dipangkas, Kepala Daerah Diminta Kurangi Belanja Dinas dan Perjalanan yang tak Efektif