Tidak Ada Terpapar COVID-19, Jakarta Kembali Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 April 2021
Tidak Ada Terpapar COVID-19, Jakarta Kembali Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Sekolah tatap muka. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dinas Pendidikan (Dinas) berniat kembali menggelar uji coba sekolah tatap muka di sekolah tahap kedua pada 7 sampai 24 Juni 2021 mendatang. Adapun tahap pertama sudah diadakan pada 7 hingga 29 April 2021.

"Pelaksanaan uji coba tahap dua pada 7 sampai 24 Juni 2021," kata Humas Disdik DKI Taga Radja Gah saat dikonfirmasi, awak media, pada Jumat (30/4).

Baca Juga:

PKS Minta Uji Coba Sekolah Tatap Muka Dilanjutkan, Orang Tua Tak Usah Khawatir

Taga menyampaikan, untuk 85 sekolah yang telah mengikuti uji coba kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tahap pertama tidak otomatis bisa mengikuti uji coba tahap kedua.

Sebab, lanjut dia, pihak sekolah harus membuat pakta integritas yang kemudian diserahkan kepada Disdik DKI. Tetapi, mereka tidak perlu asesmen dari awal.

"Jadi, tidak otomatis 85 sekolah ini melaksanakan uji coba tahap kedua," papar Taga.

Kini, papar Taga, pihaknya tengah melakukan asesmen terhadap sekolah-sekolah yang akan dibuka pada uji coba tatap muka tahap kedua. Proses ini akan dimulai sejak 26 April hingga 4 Mei 2021.

"Kemudian verifikasi hasil asesmen mulai tanggal 4 sampai 8 Mei 2021," katanya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria mengklaim tidak ada laporan negatif pada evaluasi belajar tatao muka di sekolah tahap pertama, yakni 7-29 April 2021. Maka akan dimungkinkan untuk melakukan PTM tahap kedua.

Pelajar. (Foto: Antara)
Pelajar. (Antara)

Kepala Dinas Pendidikan DKI, Nahdiana juga mengklaim, pihaknya belum menerima laporan adanya siswa maupun pengajar yang terkonfirmasi terpapar COVID-19 selama uji coba kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah.

"Ketika ada laporan pun, kita merasa bahwa begini kita sudah selesaikan jalur emergency break itu tuh, kita sudah selesaikan dengan jalur emergency break. Artinya juga kita ga perlu berfikir oh tidak akan ada kasus, dipertemuan (di sekolah) banyak sekian orang," urainya. (Asp)

Baca Juga:

DIY Bakal Lakukan Uji Coba Sekolah Tatap Muka Siswa SMA dan SMK

#Sekolah #Sekolah Tatap Muka #Sekolah Daring #COVID-19 #Kasus Covid
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Cegah Trauma Siswa, Sekolah Pondok Pinang Terapkan PJJ Hingga Jumat Usai Temuan 995 Senjata
Sekolah swasta di Pondok Pinang, Jaksel, terapkan PJJ sepekan usai temuan 995 senjata, amunisi, dan narkoba di ruangan yayasan.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Cegah Trauma Siswa, Sekolah Pondok Pinang Terapkan PJJ Hingga Jumat Usai Temuan 995 Senjata
Indonesia
3 Fakta Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan, hanya Satu Senjata Api
Lokasi yang seharusnya menjadi tempat belajar yang aman bagi siswa itu justru menyimpan ratusan senjata di salah satu ruangannya.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
3 Fakta Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan, hanya Satu Senjata Api
Indonesia
Prabowo Soroti Kualitas Buku Pelajaran, Pemerintah Siapkan Pembaruan Buku Ajar Nasional
Prabowo Subianto menyoroti kualitas buku pelajaran. Pemerintah menyiapkan pembaruan buku ajar nasional, termasuk materi, tampilan, dan bahan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Prabowo Soroti Kualitas Buku Pelajaran, Pemerintah Siapkan Pembaruan Buku Ajar Nasional
Indonesia
Polisi Didesak Ungkap Jaringan Pemasok 996 Pucuk Senjata Disimpan di Sekolah Kebayoran Lama
Aparat perlu membongkar dari mana senjata-senjata tersebut berasal, bagaimana jalur distribusinya, hingga siapa saja pihak yang terlibat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi Didesak Ungkap Jaringan Pemasok 996 Pucuk Senjata Disimpan di Sekolah Kebayoran Lama
Indonesia
DPR Minta Kasus Penemuan Senjata di Sekolah Diusut Tuntas, Sebut Bisa Ancam Keamanan Negara
Senjata api yang jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab dapat membahayakan masyarakat bahkan mengancam keamanan negara.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
DPR Minta Kasus Penemuan Senjata di Sekolah Diusut Tuntas, Sebut Bisa Ancam Keamanan Negara
Indonesia
Polisi akan Panggil Eks Ketua Yayasan Sekolah Pondok Pinang Terkait Temuan 995 Senjata
Polres Metro Jakarta Selatan berencana memanggil eks Ketua Yayasan berinisial IWD untuk mendalami keterkaitannya dengan temuan 995 airsoft gun dan senjata lainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi akan Panggil Eks Ketua Yayasan Sekolah Pondok Pinang Terkait Temuan 995 Senjata
Indonesia
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
995 pucuk diduga senjata angin terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, 776 pucuk dan revolver angin kaliber 4,5 millimeter.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
Indonesia
Polisi Selidiki 995 Senjata di Yayasan Sekolah Pondok Pinang, Dalami Izin Kepemilikan
Polisi menyelidiki penemuan 995 senjata di yayasan sekolah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, termasuk kepemilikan, dokumen, dan perizinannya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi Selidiki 995 Senjata di Yayasan Sekolah Pondok Pinang, Dalami Izin Kepemilikan
Indonesia
Perbakin Buka Suara soal Temuan 995 Senjata di Sekolah Swasta Jaksel, Sebut Airsoft untuk Kegiatan Ekskul
Perbakin memberikan klarifikasi terkait temuan 995 senjata di sekolah swasta Jakarta Selatan. Barang tersebut disebut merupakan airsoft untuk kegiatan ekskul.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
Perbakin Buka Suara soal Temuan 995 Senjata di Sekolah Swasta Jaksel, Sebut Airsoft untuk Kegiatan Ekskul
Indonesia
Prabowo Ingin Berinvestasi Besar di Sektor Pendidikan, Bangun Sekolah Unggulan
Presiden Prabowo menjelaskan pemerintah mengundang universitas-universitas terbaik di dunia untuk bekerja sama dengan universitas di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Prabowo Ingin Berinvestasi Besar di Sektor Pendidikan, Bangun Sekolah Unggulan
Bagikan