Terekam CCTV, Pengemudi Motor Aniaya Sopir Angkutan Feeder BST Diburu Polisi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 20 Desember 2021
Terekam CCTV, Pengemudi Motor Aniaya Sopir Angkutan Feeder BST Diburu Polisi

Sopir feeder BST Sudibyo dianiaya orang tak dikenal di Jalan Muh Yamin Solo. (MP/CCTV Dishub Solo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - CCTV di dalam angkutan angkutan pengumpan (feeder) Batik Solo Trans (BST) merekam kekajadian penganiayaan terhadap sopir yang dilakulan pengendara motor, Minggu (19/12), pukul 18.00 WIB.

Kejadian itu viral di medsos setelah diunggah di akun Instagram @pawartoskartasura.

Informasi dihimpun Merahputih.com di Polresta Surakarta, kejadian penganiayaan itu terjadi di Jalan Muh Yamin. Korban penganiayaan adalah Sudibyo warga Solo. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka ringan di bagian kepala dan sudah melaporkan kejadian itu ke polisi.

Baca Juga:

Komjak Turun Tangan Periksa Jaksa Kasus Korban Penganiayaan di Tangerang

Poject Manager PT Transportasi Globar Mandiri (TGM) selaku operator feeder BST Suyanta membenarkan adanya kasus tersebut. Ia juga sudah melaporkan kasus ini kepada Satreskrim Polesta Surakarta.

"Kami dapat laporan sopir feeder BST koridor 903 melintas di ruas Jalan Moh Yamin, dihentikan dan sopir dipukul," kata Suyanta, Senin (20/12).

Sopir feeder BST Sudibyo melaporkan kasus penganiayaan di Mapolresta Surakarta, Senin (20/12). (MP/Humas Polresta)
Sopir feeder BST Sudibyo melaporkan kasus penganiayaan di Mapolresta Surakarta, Senin (20/12). (MP/Humas Polresta)

Ia menyebut lokasi kejadian di Kelurahan Jayengan, Kecamatan Serengan melaju dari arah timur ke barat. Karena sudah menunjukan waktu pukul 18.00 WIB, maka berlaku arus dua arah.

"Dari arah berlawanan muncul sepeda motor matik jenis Scoopy. Pelaku memberikan peringatan menggunakan klakson dan lampu jauh, supaya sepeda motor hati-hati karena masuk jalur angkot," kata dia.

Baca Juga:

Jaksa Keluarkan SKP2, Tersangka Penganiayaan Pedagang di Sumut Minta Maaf

Tak disangka, lanjut dia, motor tersebut mendahului dan langsung mencegat feeder yang dikemudikan Sudibyo. Pengendara motor itu turun dan menggedor pintu mobil. Tak lama setelah itu, melayangkan pukulan ke pelipis kanan pengemudi feeder.

“Sopir masih memar, tapi bisa masih bisa bertugas kerja kembali,” kata Suyanta.

Kasatreskrim Polresta Solo AKP Djohan Andika mengatakan, laporan kejadian itu akan diterima dan akan dilakukan penyelidikan serta memburu pelaku.

“Kita tindaklanjuti dengan memanggil saksi, terutama saksi korban, serta saksi yang melihat kejadian tersebut,” ujar Djohan. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Ombudsman Selidiki Dugaan Penganiayaan Warga Lapas Narkotika Sleman

#Kota Solo #Penganiayaan
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Solo Makin Jauh Dari Kota Paling Toleran, Wali Kota Siapkan Berbagai Festival
Pihaknya optimis dengan upaya-upaya ini dapat memperkuat citra Kota Solo sebagai daerah yang menjunjung tinggi keberagaman dan kerukunan antar umat beragama.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Solo Makin Jauh Dari Kota Paling Toleran, Wali Kota Siapkan Berbagai Festival
Indonesia
Terbukti Aniyaya Bripda Natanael hingga Tewas, 4 Anggota Polri Berpangkat Bripda Polda Kepri Dipecat
Status Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) resmi diberikan setelah sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) di Ruang Sidang Bidpropam Polda Kepulauan Riau.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
Terbukti Aniyaya Bripda Natanael hingga Tewas, 4 Anggota Polri Berpangkat Bripda Polda Kepri Dipecat
Indonesia
Motif di Balik Apel ASN Solo Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran Depan Gunungan Sampah
Lokasi apel yang tidak biasa ini dipilih sebagai simbol bahwa persoalan sampah di Kota Surakarta adalah tantangan nyata yang harus ditangani serius.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Maret 2026
Motif di Balik Apel ASN Solo Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran Depan Gunungan Sampah
Indonesia
Kapolres Sukabumi Beberkan Fakta Baru Kematian Nizam Syafi’i, Disebut Jadi Korban Penganiayaan Berulang
Hasil visum menunjukkan korban mengalami luka lebam akibat trauma panas dan trauma benda tumpul.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Kapolres Sukabumi Beberkan Fakta Baru Kematian Nizam Syafi’i, Disebut Jadi Korban Penganiayaan Berulang
Indonesia
Kejanggalan Kasus Mahasiswi Unram Tewas di Pantai Nipah Lombok, Hotman Paris: Tak Masuk Nalar Hukum
Hotman Paris menilai janggal penanganan kasus mahasiswi Unram yang tewas di Pantai Nipah, Lombok Utara. Polisi menetapkan RA sebagai tersangka.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 26 Februari 2026
Kejanggalan Kasus Mahasiswi Unram Tewas di Pantai Nipah Lombok, Hotman Paris: Tak Masuk Nalar Hukum
Indonesia
Bripda MS Dipecat Polri, Berkas Kasus Penganiayaan Dilimpahkan ke Kejari Tual
Bripda MS terancam 15 tahun penjara setelah menganiaya pelajar MTS hingga tewas di Tual, Maluku. Ia juga bisa dikenakan denda Rp 3 miliar.
Soffi Amira - Rabu, 25 Februari 2026
Bripda MS Dipecat Polri, Berkas Kasus Penganiayaan Dilimpahkan ke Kejari Tual
Indonesia
Kapolri Pecat Bripda MS Usai Siswa MTs Tewas di Tual, DPR: Tak Boleh Ada Impunitas
Kapolri Listyo Sigit pecat Bripda MS usai kasus siswa MTs tewas di Tual. Komisi III DPR minta proses pidana tetap berjalan tanpa impunitas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
Kapolri Pecat Bripda MS Usai Siswa MTs Tewas di Tual, DPR: Tak Boleh Ada Impunitas
Indonesia
Sahroni Minta Atasan Oknum Penganiaya Remaja di Maluku Ikut Diproses, Tanggung Jawab karena Lalai Jaga Anak Buah
Selain menjaga muruah institusi, pemecatan tersebut mempermudah lembaga penegak hukum memproses hukuman pidana Bripda MA.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Februari 2026
Sahroni Minta Atasan Oknum Penganiaya Remaja di Maluku Ikut Diproses, Tanggung Jawab karena Lalai Jaga Anak Buah
Indonesia
DPR Dukung Pemecatan Oknum Brimob yang Aniaya Remaja hingga Tewas, Disebut Beban Institusi
Meminta Bripda MS juga diproses secara pidana karena tindakannya yang menewaskan remaja tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Februari 2026
DPR Dukung Pemecatan Oknum Brimob yang Aniaya Remaja hingga Tewas, Disebut Beban Institusi
Indonesia
Bripda MS Resmi Dipecat dari Polri usai Aniaya Pelajar hingga Tewas di Maluku
Anggota Brimob, Bripda MS, resmi dipecat dari polri usai menganiaya pelajar MTS hingga tewas di Tual, Maluku.
Soffi Amira - Selasa, 24 Februari 2026
Bripda MS Resmi Dipecat dari Polri usai Aniaya Pelajar hingga Tewas di Maluku
Bagikan