Temui PGI, PKS Bahas Urusan Politik?

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 12 Desember 2019
Temui PGI, PKS Bahas Urusan Politik?

Pertemuan PKS dengan PGI, di sekretarian PGI, Jalan Salemba Raya Nomor 10, Jakarta Pusat, Rabu (11/12) sore. (Foto: MP/Kanugrahan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) mendapat kunjungan spesial dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Pertemuan ini dianggap bersejarah mengingat baru pertama kali.

Pertemuan yang berlangsung sekitar 1,5 jam itu digelar di sekretariat PGI, Jalan Salemba Raya Nomor 10, Jakarta Pusat, Rabu (11/12) sore.

Baca Juga:

Jokowi Berikan Grasi ke Annas Maamun, PKS: Mengapa Ba'asyir Tidak!

Presiden PKS Sohibul Iman didampingi jajarannya seperti Sekjen PKS Musafa Kamal, Ketua DPP PKS Al Muzammil Yusuf, hingga Anggota Komisi IX DPR RI, Fraksi PKS Netty Prasetiyani. Mereka disambut Ketua umum PGI Pdt Henriette Tabita Hutabarat, Sekretaris Umum PGI, Pdt Gomar Gultom dan anggota PGI.

Pertemuan PKS dengan PGI, di sekretarian PGI, Jalan Salemba Raya Nomor 10, Jakarta Pusat, Rabu (11/12) sore. (Foto: MP/Kanugrahan)
Pertemuan PKS dengan PGI, di sekretarian PGI, Jalan Salemba Raya Nomor 10, Jakarta Pusat, Rabu (11/12) sore. (Foto: MP/Kanugrahan)

Ketum PGI Pdt Henriette Tabita Hutabarat mengatakan, pertemuan itu membahas masalah kebangsaan.

"Ini kunjungan pertama dari PKS ke PGI, ini sedikit surprise sekali tapi dengan suka cita," kata Henriette kepada wartawan di sekretariat PGI, Jalan Salemba Raya Nomor 10, Jakarta Pusat, Rabu (11/12).

Henriette menegaskan, PGI bersama gereja-gereja anggota sangat terbuka untuk mengembangkan kerja sama lintas iman dan budaya. Dia berharap kerja sama ini bisa juga terjalin di masyarakat mulai dari keluarga.

"Itu saya kira PR kita ke depan bagaimana mulai dari keluarga, mulai dari tingkat yang paling mendasar, masyarakat dapat mulai bekerja sama, masyarakat saling peduli, saling memperhatikan," ucapnya.

Sekretaris Umum PGI Pdt Gomar Gultom menambahkan, pertemuan ini tidak ada kaitannya dengan politik, tetapi tentang membangun bangsa.

"Kalau urusan politik, PGI tidak ada dalam posisi mencampuri partai politik. PGI tidak bekerja sama secara politik, aliansi politik, pasti nggak. Soalnya itu bukan bidang kita," ujar Gomar.

Ia menilai, PGI dan PKS bisa bekerja sama atau berkoordinasi seperti terkait proses legislatif atau regulasi di daerah.

"Bisa saja PGI menitipkan beberapa harapan atau aspirasi PGI ke kawan-kawan PKS. Atau kasus tertentu ada pemerintah daerah yang kuat dengan dukungan PKS, kita bisa menyelesaikan kasus. Hal seperti itu tidak ada kaitan dengan politik, ini seluruhnya dalam rangka warna kemanusiaan membangun bangsa ini," jelas dia.

Baca Juga:

PKB-PKS-PDIP Komitmen Tak Calonkan Koruptor di Pilkada Serentak 2020

Sementara, Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan, PKS ingin mengenal lebih jauh tentang PGI. Pihaknya juga ingin memperkenalkan lebih jauh tentang PKS terutama terkait dengan sikap-sikap kebangsaan dan kemasyarakatan.

"Kami sama-sama sepakat bahwa kita punya kewajiban untuk terus membangun Indonesia dengan lebih baik dengan memanfaatkan mensinergikan keberagaman yang kita miliki, baik keragaman suku bangsa, maupun juga keberagaman agama," kata Sohibul usai pertemuan.

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman. (MP/Ponco Sulaksono)
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman. (MP/Ponco Sulaksono)

Sohibul mengatakan, umat beragama dari dulu sebenarnya memiliki hubungan sangat baik dan menjadi modal sosial yang besar. Indonesia bisa merdeka juga karena adanya sinergi antarumat beragama itu.

"Tapi belakangan kami menyadari bahwa ada semacam erosi modal sosial ini, ada semacam penurunan modal sosial ini dan ini disebabkan oleh banyak faktor, saya kira salah satu faktornya adalah karena semakin langka kami menjalin komunikasi. Kami sepakat kalau ini terus dilanjutkan," ujarnya

Selain itu, saat ditanya solusi agar tidak ada gejolak terkait aturan di tempat kerja seperti mal dalam momentum Natal, Sohibul mengatakan tidak ada pembicaraan soal itu. Sohibul berharap perayaan Natal bisa berlangsung lancar.

"Kami mendoakan semoga teman-teman PGI bisa menyiapkan perayaan Natal dengan sebaik-baiknya sehingga bisa berjalan dengan lancar dan aman dan semua bisa menjalankan dengan hikmat," harapnya. (Knu)

Baca Juga:

Fraksi PAN Interupsi Desak Wagub Secepatnya, PKS: Kata Ketua Januari Ada

#PGI #PKS
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
PKS mendesak Presiden Prabowo Subianto memimpin upaya ASEAN mengatasi kabut asap lintas batas akibat karhutla dan memperkuat kerja sama dengan Malaysia.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
Indonesia
PKS Tidak Ingin Buru-Buru Bahas RUU Perampasan Aset, Banyak Persoalan Harus Diperjelas
salah satu persoalan yang perlu diperjelas adalah siapa yang bertanggung jawab terhadap aset setelah dilakukan penyitaan maupun perampasan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
PKS Tidak Ingin Buru-Buru Bahas RUU Perampasan Aset, Banyak Persoalan Harus Diperjelas
Indonesia
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Mandat utama BI yakni menjaga kestabilan nilai rupiah dan mengendalikan inflasi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Indonesia
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Melalui pernyataan resmi, jajaran petinggi PKS menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Narji selama bergabung.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Indonesia
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
PKS mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang memasukkan penyebaran LGBTQ sebagai ancaman nonmiliter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
Indonesia
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Mardani menegaskan kelanjutan kepemimpinan Prabowo pada periode berikutnya sepenuhnya berada di tangan Prabowo sendiri
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Indonesia
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Perdebatan mengenai posisi PDIP mencuat setelah muncul dugaan keterlibatan salah satu kader PDIP, Andi Widjajanto, dalam aksi demonstrasi mahasiswa
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Indonesia
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Putusan MK yang mewajibkan keterwakilan 30% caleg perempuan mendapat dukungan dari PKS dan PAN. Partai yang tidak memenuhi aturan kini terancam gugur di dapil terkait.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Indonesia
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
PKS meminta pembahasan RUU Pemilu dilakukan secara transparan. Sebab, hal itu menyangkut kepentingan publik.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
Bagikan