Teknologi

Snapchat Tutup Permanen Akun Donald Trump

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 14 Januari 2021
Snapchat Tutup Permanen Akun Donald Trump

Snapchat tutup akun Donald Trump permanen (Foto: pexels/thoughcatalog)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MINGGU lalu, banyak media sosial yang mengambil langkah untuk melarang atau membatasi postingan Presiden Trump. Hal tersebut dilakukan setelah kerusuhan hebat yang menyerang Capitol Hill.

Salah satunya ialah Snapchat, media sosial tersebut sebelumnya menangguhkan akun Donald Trump tanpa batas waktu pada layanannya. Tapi, hari ini, perusahaan mengumumkan bahwa penutupan bersifat permanen.

Baca Juga:

Ini Satu-Satunya akun Media Sosial Trump yang Tidak Diblokir

Snapchat membuat pengumuman tentang alasan menutup permanen akun Donald Trump (Foto:pixabay/mih83)

Seperti yang dilansir dari laman engadget, Snapchat hari ini meluncurkan sebuah pengumuman. Pengumuman tersebut berisi tentang alasan Snapchat menutup akun Donald Trump secara permanen.

"Minggu lalu kami mengumumkan penangguhan akun Snapchat Presiden Trump tanpa batas, dan telah menilai tindakan jangka panjang apa yang menjadi kepentingan terbaik komunitas Snapchat kami. Demi keselamatan publik, dan berdasarkan upayanya untuk menyebarkan informasi yang salah, perkataan yang mendorong kebencian, dan menghasut kekerasan, yang jelas merupakan pelanggaran pedoman kami, kami telah membuat keputusan untuk menghentikan akunnya secara permanen," bunyi pengumuman tersebut.

Langkah pertama Snapchat untuk membatasi Trump, dimulai pada bulan Juni lalu, disaat snapchat berhenti mempromosikan feed nya di bagian Discover.

Layanan tersebut telah merekam puluhan kali postingan Trump yang melanggar kebijakannya, tentang ujaran kebencian atau hasutan kekerasan, dan menghapus postingan tersebut.

Tidak seperti jejaring sosial lain yang mempromosikan diri mereka seperti town square, Snap tidak menawarkan dirinya untuk news feed yang tidak dimoderasi.

Baca Juga:

Berkicau 'Kebal dari Virus Corona', Trump Ditandai Twitter

Sejumlah media sosial menangguhkan hingga menutup permanen akun Donald Trump (Foto: pixabay/pexels)

Selain Snapchat, beberapa waktu lalu, CEO Facebook Mark Zuckerberg mengumumkan bahwa akun Facebook dan Instagram Trump akan dikunci setidaknya hingga Hari Pelantikan (pada 20 Januari 2021).

"Kami yakin risiko membiarkan Presiden terus menggunakan layanan kami selama periode ini terlalu besar," bunyi pengumuman itu.

"Oleh karena itu, kami memperpanjang pemblokiran yang kami tempatkan di akun Facebook dan Instagramnya tanpa batas waktu, setidaknya selama dua minggu ke depan sampai transisi kekuasaan yang damai selesai."

Selain Snapchat dan Facebook, Twitter juga menonaktifkan sementara akun Presiden AS Donald Trump, @realDonaldTrump selama 12 jam.

Twitter menilai ada pelanggaran berat dan berulang terhadap aturan integritas sipil platform tersebut. Twitter juga mengancam akan menangguhkan akun Donal Trump secara permanen. (Ryn)

Baca Juga:

Cegah Hoaks, Twitter Akan Batasi Retweet

#Snapchat #Donald Trump
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Penampilan perdananya di hadapan media dan publik disorot tidak meyakinkan, menimbulkan kontroversi seputar keabsahan status advokatnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Tekno
Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Sejumlah raksasa AI, termasuk Anthropic, telah menyerukan perlambatan dalam pengembangan guna memberikan waktu bagi langkah-langkah keselamatan.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
 Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Dunia
Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Trump menyatakan bahwa Washington akan mulai mengubah sebutan kecerdasan buatan menjadi "kecerdasan super"
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
 Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
ShowBiz
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Video yang memperlihatkan tindakan penggerebekan penegakan hukum imigrasi itu menggunakan lagu Midnight Sun milik Larsson.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Dunia
AS Klaim Jadi Produsen Minyak Terbesar Dunia, Dapat Konsensi 100 Tahun di 17 Ladang Minyak Venezuela
“Sekarang kami adalah yang terbesar di dunia, dan itu belum termasuk Venezuela, yang baru saja kami tambahkan ke dalam cadangan kecil kami,” kata Trump.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
AS Klaim Jadi Produsen Minyak Terbesar Dunia, Dapat Konsensi 100 Tahun di 17 Ladang Minyak Venezuela
Bagikan