AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini

Presiden China Xi Jinping bertemu dengan Presiden AS Donald Trump (Xinhua)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Hubungan dagang dan geopolitik global kembali memanas. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, membuka peluang untuk menjatuhkan sanksi tegas kepada sejumlah perusahaan asal China. Langkah ini menyasar korporasi yang terbukti nekat membeli pasokan minyak dari Iran dalam beberapa waktu terakhir.

Rencana tersebut mencuat tepat setelah pemimpin Negeri Paman Sam itu menyelesaikan pertemuan diplomatik selama dua hari bersama Presiden China, Xi Jinping, di Beijing.

"Kami berdiskusi soal itu dan saya akan memutuskan dalam beberapa hari mendatang. Kami sungguh-sungguh berbicara soal itu," ujar Trump dikutip Antara, Sabtu (16/5).

Baca juga:

Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran

Penolakan Telak Proposal Damai Teheran

Selain membidik perdagangan luar negeri China, Donald Trump juga menyoroti draf usulan damai yang diajukan oleh pihak Teheran. Amerika Serikat menilai poin-poin usulan dari Iran untuk menyelesaikan konflik bilateral sama sekali tidak memenuhi standar kelayakan.

Ketegasan tersebut terlihat saat Donald Trump mengaku langsung menolak proposal tersebut sejak membaca bagian awal dokumen.

"Saya telah melihatnya dan jika saya sudah tidak menyukai kalimat pertamanya, maka saya akan membuang usulan itu. Kalimat yang tidak bisa diterima," tegas Trump.

Ancaman Penyitaan Uranium dan Peran Pakistan

Pemerintah Amerika Serikat juga berkomitmen penuh untuk menutup segala akses Iran dalam mengembangkan persenjataan pemusnah massal. Donald Trump memastikan bahwa Teheran tidak akan pernah mendapatkan ruang untuk memproduksi senjata nuklir.

Terkait keinginan Iran yang mengajukan penundaan (moratorium) pengayaan uranium selama dua dekade, Donald Trump menuntut kepastian yang mutlak. Amerika Serikat bahkan mengancam akan mengambil tindakan sepihak jika proses diplomasi ini berjalan buntu.

"Tidak. Dua puluh tahun itu cukup. Namun, tingkat jaminan dari mereka, itu harus benar-benar 20 tahun," kata Trump.

Baca juga:

Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping

Donald Trump menambahkan, jika Iran menolak memindahkan cadangan uranium yang telah mereka perkaya ke wilayah Amerika Serikat, maka pihak militer Amerika Serikat yang akan mendatangi dan mengambil material tersebut secara paksa.

Di sisi lain, publik mengetahui bahwa saat ini Amerika Serikat sedang memberlakukan masa gencatan senjata sementara terhadap Iran. Donald Trump membeberkan bahwa pelonggaran ketegangan ini terjadi bukan karena kemauan sepihak negaranya, melainkan karena rasa hormat terhadap diplomasi negara ketiga.

"Kami benar-benar melakukan gencatan senjata atas permintaan negara-negara lain. Saya sebenarnya tidak akan menyetujuinya, tetapi kami melakukannya sebagai bentuk bantuan kepada Pakistan, orang-orang yang hebat," pungkas Trump.

#Donald Trump #Xi Jinping #China #Amerika Serikat #Selat Hormuz
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Link Live Streaming Amerika Serikat vs Bosnia Piala Dunia 2026, Simak Jadwal dan Prediksinya
Link live streaming Amerika Serikat vs Bosnia Piala Dunia 2026. Simak jadwal, prediksi, dan siaran resmi TVRI, Folaplay, dan MaxStream TV.
ImanK - Rabu, 01 Juli 2026
Link Live Streaming Amerika Serikat vs Bosnia Piala Dunia 2026, Simak Jadwal dan Prediksinya
Dunia
Gelombang Panas Menyapu AS Akhir Pekan ini, Jadwal Piala Dunia Berpotensi Terpengaruh
Serikat pemain sepak bola dunia, FIFPRO, menyebut ambang batas itu sudah tidak lagi aman untuk pertandingan.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Gelombang Panas Menyapu AS Akhir Pekan ini, Jadwal Piala Dunia Berpotensi Terpengaruh
Dunia
Gelombang Panas Diprakirakan Melanda AS di Akhir Pekan Libur Nasional
Para ahli cuaca memperkirakan gelombang panas akan membawa suhu siang yang sangat tinggi, kelembapan udara tinggi, serta suhu malam yang tetap menyengat.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
  Gelombang Panas Diprakirakan Melanda AS di Akhir Pekan Libur Nasional
Olahraga
Jadwal 32 Besar Piala Dunia 2026 Lengkap: Prancis, Inggris hingga Argentina
Jadwal lengkap babak 32 besar Piala Dunia 2026 mulai 1-4 Juli. Laga besar Prancis, Inggris, Argentina, Portugal hingga Spanyol memperebutkan tiket ke fase berikutnya
ImanK - Selasa, 30 Juni 2026
Jadwal 32 Besar Piala Dunia 2026 Lengkap: Prancis, Inggris hingga Argentina
Olahraga
Gol Menit 90+8 Bawa Turkiye Menang Dramatis Atas AS 3-2, Tapi Tetap Harus Angkat Koper
Meski menang, Turkiye tetap tersingkir, sementara AS melaju ke babak 32 besar menghadapi Bosnia.
Wisnu Cipto - Jumat, 26 Juni 2026
Gol Menit 90+8 Bawa Turkiye Menang Dramatis Atas AS 3-2, Tapi Tetap Harus Angkat Koper
Olahraga
Amerika Serikat vs Turki: Momen Tepat Balas Dendam Memori Kelam di Connecticut
Kubu Turki sendiri bertumpu pada kreativitas bintang muda Real Madrid, Arda Guler, sebagai dirigen lapangan tengah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 25 Juni 2026
Amerika Serikat vs Turki: Momen Tepat Balas Dendam Memori Kelam di Connecticut
Dunia
Hari Pertama Selat Hormuz Dibuka, Lalu Lintas Kapal Melintas Baru Sepertiga Normal
Volume perlintasan kapal saat ini baru mencerminkan hampir sepertiga dari lalu lintas normal Selat Hormuz pada masa damai
Wisnu Cipto - Rabu, 24 Juni 2026
Hari Pertama Selat Hormuz Dibuka, Lalu Lintas Kapal Melintas Baru Sepertiga Normal
Indonesia
Menkeu Purbaya Terima Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Universitas Nankai China
Menteri Keuangan Purbaya menerima gelar Profesor Kehormatan bidang Ekonomi dari Universitas Nankai, China, pengakuan atas kontribusinya di sektor ekonomi
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 24 Juni 2026
Menkeu Purbaya Terima Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Universitas Nankai China
Dunia
Akhirnya, Iran Izinkan Kembali Semua Kapal Dagang Bebas Melintasi Selat Hormuz
Iran resmi membuka kembali Selat Hormuz untuk kapal dagang setelah mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat.
Wisnu Cipto - Rabu, 24 Juni 2026
Akhirnya, Iran Izinkan Kembali Semua Kapal Dagang Bebas Melintasi Selat Hormuz
Olahraga
Zlatan Ibrahimovic Paksa Seluruh Dunia Percaya Timnas AS Bakal Juara Piala Dunia 2026
Skuad Paman Sam dijadwalkan menantang tim peringkat ketiga terbaik di Stadion San Francisco Bay Area pada 2 Juli mendatang
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
Zlatan Ibrahimovic Paksa Seluruh Dunia Percaya Timnas AS Bakal Juara Piala Dunia 2026
Bagikan