MerahPutih.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyampaikan optimisme untuk terus mempererat kerja sama dengan Indonesia.
Hal itu disampaikan Wakil Menteri Perang AS untuk Urusan Kebijakan Elbridge A. Colby setelah bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto dalam jamuan makan siang di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/8).
Dalam kesempatan tersebut, Colby mengatakan dirinya mendapat kehormatan luar biasa karena dapat bertemu langsung dengan Prabowo beserta jajaran tim utama Presiden.
Merupakan suatu kehormatan bagi kami dapat menghadiri jamuan makan siang bersama Presiden Prabowo. Sungguh sebuah kehormatan yang luar biasa dapat bertemu dengan Presiden dan jajaran tim utamanya,
Wakil Menteri Perang AS untuk Urusan Kebijakan, Elbridge A. Colby.
AS Optimistis Perkuat Hubungan dengan Indonesia
Colby mengatakan pemerintah AS sangat optimistis untuk terus memajukan hubungan dengan Indonesia.
Menurutnya, hubungan kedua negara akan dibangun berdasarkan prinsip saling menghormati, kemitraan, dan keterlibatan yang semakin erat.
Menutup keterangannya, Colby menyampaikan apresiasi atas kesempatan berkunjung ke Indonesia. Ia juga menyampaikan harapan agar hubungan antara kedua negara dapat semakin erat.
“Jadi, kami merasa terhormat dapat berada di sini dan menantikan kelanjutan upaya untuk semakin memperkuat hubungan dengan Indonesia. Terima kasih banyak,” ujar Colby.
Baca juga:
Prabowo Perintahkan Menteri Gerak Cepat Lakukan Hilirisasi, Kerjasama Dengan China
Bertemu Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
Pertemuan dengan Prabowo menjadi salah satu agenda penting dalam kunjungan Colby ke Indonesia kali ini.
Sehari sebelumnya, Colby bertemu dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin untuk memperkuat hubungan strategis dan implementasi kerja sama pertahanan Indonesia-AS.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah langkah untuk memperkuat kerja sama pertahanan Indonesia-AS.
Pembahasan mencakup pengembangan kapasitas pertahanan, pendidikan dan pelatihan personel, latihan bersama, interoperabilitas, serta kerja sama industri pertahanan.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya kedua negara memperkuat kemitraan pertahanan sekaligus memperluas kerja sama strategis Indonesia-AS. (Pon)