Trump Siapkan Hantaman Ekonomi Baru ke Iran

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
Trump Siapkan Hantaman Ekonomi Baru ke Iran

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump,

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa dirinya telah membatalkan serangan terhadap Iran seiring dengan semakin dekatnya kesepakatan perdamaian yang mencakup pembukaan Selat Hormuz dan kesepakatan mengenai program nuklir.

Namun, kementerian Luar Negeri Iran mengatakan Iran dan Oman telah menyepakati rincian geografis jalur yang akan dilalui kapal-kapal untuk melintasi Selat Hormuz.

Di sisi lain, presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Selasa (11/8) mengatakan negaranya memiliki tiga cara untuk menghadapi Iran, termasuk eskalasi dan tekanan ekonomi.

Kami memiliki tiga strategi. Melakukan apa yang saya lakukan sekarang ... menghantam mereka dengan sangat keras. Atau mengalahkan mereka secara ekonomi, bagaimana pun kami sudah melakukan itu,

kata Trump dalam sebuah wawancara dengan pembawa acara radio dan TV AS, Wayne Allyn Root.

Baca juga:

Presiden Iran Masoud Pezeshkian Bertemu Mojtaba Khamenei, Apa yang Dibahas?


Trump mengakui bahwa pemerintahannya telah mengurangi upaya untuk mencapai kesepakatan dengan Iran dan menjalankan proses tersebut secara hati-hati, dengan harapan tekanan ekonomi akan memberikan dampak terhadap mereka.

Sedangkan pada awal Agustus, Trump mengumumkan bahwa pihaknya telah membatalkan serangan terhadap Iran mengingat adanya kemungkinan kesepakatan damai yang mencakup pembukaan Selat Hormuz dan kesepakatan tentang program nuklir.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan Amerika Serikat (AS) menggunakan sanksi ekonomi ketika tidak mampu menjalankan diplomasi, dan hal tersebut telah menjadi kebiasaan sekaligus ketergantungan.

Menkeu AS membanggakan diri dengan upaya ‘mencekik’ Iran melalui sanksi ekonomi. Di luar kesan berlebihan yang ditimbulkannya, klaim tersebut menjadi bukti nyata ketergantungan kompulsif Amerika pada sanksi. Setiap kali Washington terbukti tidak mampu menjalankan diplomasi, mereka kembali menggunakan sanksi; dan setiap kali sanksi tersebut gagal memberikan hasil, mereka hanya meningkatkan dosisnya,

kata Baghaei melalui X. “Ini bukan lagi ‘kebijakan’ - ini adalah ‘kebiasaan’; dan yang lebih berbahaya, ini merupakan kecanduan yang telah menggantikan pemikiran itu sendiri,” tambahnya.

Iran selama beberapa dekade telah menunjukkan bahwa negara tersebut tidak dapat dilumpuhkan dengan langkah-langkah semacam itu.

#Iran #Amerika Serikat #Donald Trump
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Trump Siapkan Hantaman Ekonomi Baru ke Iran
Iran selama beberapa dekade telah menunjukkan bahwa negara tersebut tidak dapat dilumpuhkan dengan langkah-langkah semacam itu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
Trump Siapkan Hantaman Ekonomi Baru ke Iran
Dunia
4 Kali Jadi Target Penembakan, Trump Sampai Dikawal 'Avengers' Saat Main Golf
Donald Trump sudah empat kali jadi target penembakan dalam dua tahun terakhir, termasuk insiden peluru mengenai telinganya pada Juni 2024.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
4 Kali Jadi Target Penembakan, Trump Sampai Dikawal 'Avengers' Saat Main Golf
Indonesia
Jaga Kedaulatan Budaya lewat Pemulangan Benda Leluhur Indonesia
Indonesia telah menjalin kerja sama dengan berbagai negara termasuk dengan Belanda dan Amerika Serikat.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Jaga Kedaulatan Budaya lewat Pemulangan Benda Leluhur Indonesia
Dunia
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Bertemu Mojtaba Khamenei, Apa yang Dibahas?
Kemunculan video resmi tersebut mengakhiri spekulasi publik mengenai kondisi pimpinan tertinggi Iran sejak pecahnya ketegangan militer dengan Amerika Serikat
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Bertemu Mojtaba Khamenei, Apa yang Dibahas?
Indonesia
Iran Bakal Tutup Selat Hormuz Sampai Amerika Serikat Penuhi Sejumlah Syarat
Penggunaan kekuatan udara saja kemungkinan tidak akan mampu memaksa Teheran memenuhi tuntutan Amerika Serikat
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Iran Bakal Tutup Selat Hormuz Sampai Amerika Serikat Penuhi Sejumlah Syarat
Dunia
12 Juta Permohonan Visa Tertunda, AS Disebut Sengaja Perlambat Layanan
Laporan tersebut menambahkan bahwa pejabat AS mengaitkan lambatnya proses imigrasi tersebut disebabkan oleh prosedur peninjauan permohonan yang lebih ketat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
12 Juta Permohonan Visa Tertunda, AS Disebut Sengaja Perlambat Layanan
Indonesia
Asosiasi Pelayaran Internasional Tolak Biaya Lewati Selat Hormuz
Asosiasi-asosiasi tersebut memperingatkan bahwa penerapan kebijakan semacam itu dapat menjadi preseden bagi langkah serupa di jalur pelayaran internasional lainnya
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Asosiasi Pelayaran Internasional Tolak Biaya Lewati Selat Hormuz
Dunia
Trump Tutup 5 Konsulat AS di 4 Negara, Termasuk Indonesia
Presiden AS Donald Trump menutup lima misi diplomatik, termasuk Konsulat AS di Medan, Indonesia.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Trump Tutup 5 Konsulat AS di 4 Negara, Termasuk Indonesia
Dunia
Perang di Timur Tengah Bikin Persedian Rudal AS Kian Menipis
Center for Strategic and International Studies (CSIS) memperkirakan AS memiliki sekitar 2.200 rudal Patriot varian terbaru dan 452 rudal THAAD sebelum konflik dengan Iran dimulai.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Perang di Timur Tengah Bikin Persedian Rudal AS Kian Menipis
Dunia
Trump Pastikan Amerikan Serikat Kenakan Biaya Melintas Selat Hormuz, Bukan Iran
"Saya tidak akan membiarkan mereka mengenakan biaya. Jika ada pihak yang akan mengenakan biaya, kami yang akan melakukannya," kata Trump.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Trump Pastikan Amerikan Serikat Kenakan Biaya Melintas Selat Hormuz, Bukan Iran
Bagikan