Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran

Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Zhongnanhai, Beijing, Jumat (15/5/2026) (ANTARA/HO-Kementerian Luar Negeri China)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim hasil pertemuan bilateral dengan Presiden China, Xi Jinping menghasilkan kesepakatan krusial. Amerika Serikat dan China secara tegas menolak kepemilikan senjata nuklir oleh Iran.

"Kami juga membahas Iran. Pandangan kami mengenai Iran sangat mirip, kami ingin hal itu berakhir. Kami tidak ingin mereka memiliki senjata nuklir," ujar Trump melalui siaran televisi pemerintah China di Zhongnanhai, Beijing.

Pernyataan tersebut terlontar saat Trump menjalani tur privat bersama Xi Jinping di Zhongnanhai. Kawasan strategis ini merupakan kompleks pemerintahan dan kepemimpinan tertinggi China yang menggabungkan kantor presiden, kantor perdana menteri, serta kediaman elit Partai Komunis China dengan pengamanan super ketat.

Baca juga:

Xi Jinping Semprot Trump Soal Taiwan, Minta Jangan 'Main Api' Jika Tak Ingin Hubungan AS-China Terbakar

Selain isu nuklir, Trump menyoroti ketegangan di Selat Hormuz yang mengganggu jalur perdagangan global.

"Kami ingin selat tetap terbuka. Saat ini kami sedang menutupnya. Mereka menutupnya, dan kami menutupnya lagi terhadap mereka. Namun, kami ingin selat itu terbuka, dan kami ingin mereka mengakhiri persoalan ini, karena situasi di sana kacau, agak kacau," tambah Trump.

Trump menegaskan bahwa situasi penuh konflik tersebut tidak boleh berlanjut. Hubungan bilateral AS-China diharapkan mampu membawa stabilitas baru di kawasan Timur Tengah.

Lembaran Baru Hubungan Strategis Dua Raksasa Dunia

Kunjungan kenegaraan ini juga menghasilkan kesepakatan kerja sama yang lebih luas. Trump menyatakan apresiasi tinggi atas sambutan hangat dari pihak China dan berjanji akan memberikan sambutan serupa saat Xi Jinping mengunjungi Amerika Serikat kelak.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri China melansir pernyataan tertulis Presiden Xi Jinping yang menekankan pentingnya penguatan kerja sama bilateral demi mendorong pembangunan kedua negara.

"Kedua negara perlu melaksanakan dengan baik konsensus penting yang telah kita capai, menghargai momentum positif yang tidak mudah diperoleh saat ini, menjaga arah yang tepat, menyingkirkan berbagai gangguan, dan mendorong hubungan kedua negara berkembang secara stabil," tegas Presiden Xi.

Baca juga:

Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping

Presiden Xi menyebut kunjungan Trump kali ini sebagai momen bersejarah yang meletakkan fondasi baru bagi hubungan strategis yang konstruktif dan stabil. Pertemuan ini sekaligus menjadi sarana memperluas kerja sama ekonomi, perdagangan, serta koordinasi isu internasional.

Pertemuan tingkat tinggi ini juga menghadiri sejumlah pejabat penting kedua negara. Delegasi China diwakili oleh Sekretaris Sekretariat Komite Pusat PKC Cai Qi, Wakil Perdana Menteri He Lifeng, dan Menteri Luar Negeri Wang Yi. Sedangkan delegasi Amerika Serikat menghadirkan Duta Besar AS untuk China David Perdue, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menteri Keuangan Scott Bessent, serta Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer.

#Donald Trump #Xi Jinping #China #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Trump Mulai Operasi Serangan Penghancuran Ekonomi Iran
Trump mengatakan AS akan berupaya memutus jalur keuangan dan perdagangan yang memberikan dukungan ekonomi kepada Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Agustus 2026
Trump Mulai Operasi Serangan Penghancuran Ekonomi Iran
Dunia
Permukaan Air telah Capai Rekor Terendah, Kerangka Manusia Bermunculan di Waduk AS
Kekeringan yang sedang berlangsung menyebabkan permukaan air di sejumlah wilayah barat AS terus menyusut.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Permukaan Air telah Capai Rekor Terendah, Kerangka Manusia Bermunculan di Waduk AS
Dunia
Balas Klaim Trump atas Selat Hormuz, Iran Sebut California Wilayah Barunya
Iran membalas pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut Selat Hormuz sebagai "wilayah baru AS".
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Balas Klaim Trump atas Selat Hormuz, Iran Sebut California Wilayah Barunya
Indonesia
Eskalasi Meningkat, Iran Dikabarkan Siap Serang Fasilitas Militer AS di Eropa
Pasukan Iran secara terpisah juga telah mengkaji kemungkinan menargetkan kabel serat optik bawah laut di Selat Hormuz jika terjadi eskalasi lebih lanjut, menurut laporan tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 19 Agustus 2026
Eskalasi Meningkat, Iran Dikabarkan Siap Serang Fasilitas Militer AS di Eropa
Dunia
Insiden Kebakaran 51 Jeep Wrangler dan Gladiator Picu Gugatan Hukum di AS
Kasus kebakaran Jeep Gladiator dan Wrangler memicu gugatan hukum di AS. FCA recall 1,07 juta unit akibat masalah konektor listrik pompa power steering. NHTSA catat 51 kebakaran dan 1 cedera.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Insiden Kebakaran 51 Jeep Wrangler dan Gladiator Picu Gugatan Hukum di AS
Indonesia
Trump Ngotot Jadikan Selat Hormuz Bagian Wilayah AS
Pemimpin Turkiye itu juga mengatakan bahwa Ankara, bersama dengan Pakistan dan Arab Saudi, menunjukkan sikap tegas dalam memastikan stabilitas dan keamanan regional
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Trump Ngotot Jadikan Selat Hormuz Bagian Wilayah AS
Dunia
Trump Ancam Bombardir Oman Jika Ikut Campur Kesepakatan Selat Hormuz
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan ancaman keras terhadap Oman.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Trump Ancam Bombardir Oman Jika Ikut Campur Kesepakatan Selat Hormuz
Indonesia
Bertemu Prabowo, Wamenhan AS Elbridge Colby Optimistis Hubungan Indonesia-AS Makin Kuat
Wakil Menteri Perang AS Elbridge A. Colby bertemu Prabowo di Istana Negara. AS optimistis mempererat hubungan dan kerja sama strategis dengan Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Bertemu Prabowo, Wamenhan AS Elbridge Colby Optimistis Hubungan Indonesia-AS Makin Kuat
Indonesia
Gaji 7 ABK WNI Kapal China MV Star Janet Telat Bayar, Lobi-Lobi Kemenlu Berbuah Hasil
7 ABK WNI di Kapal MV Star Janet alami keterlambatan gaji setelah kapal rusak di Zhuhai, China.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 Agustus 2026
Gaji 7 ABK WNI Kapal China MV Star Janet Telat Bayar, Lobi-Lobi Kemenlu Berbuah Hasil
Dunia
Trump Siapkan Hantaman Ekonomi Baru ke Iran
Iran selama beberapa dekade telah menunjukkan bahwa negara tersebut tidak dapat dilumpuhkan dengan langkah-langkah semacam itu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
Trump Siapkan Hantaman Ekonomi Baru ke Iran
Bagikan