Sekjen PKS Tegaskan Perlu Kajian Mendalam dan Partisipatif untuk Penentuan Pilkada Langsung atau Lewat DPRD

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sekjen PKS Tegaskan Perlu Kajian Mendalam dan Partisipatif untuk Penentuan Pilkada Langsung atau Lewat DPRD

Warga menyalurkan hak suaranya di TPS 05, Serang, Banten, Sabtu, (9/4/2025).(ANTARA/Desi Purnama Sari)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SEKRETARIS Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid menyatakan partainya belum mengambil sikap final terkait dengan wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD. Menurut dia, baik pilkada langsung maupun tidak langsung sama-sama memiliki dasar konstitusional dan dinilai demokratis.
?
“Pemilihan langsung itu konstitusional dan demokratis. Secara konstitusi, pemilihan lewat DPRD juga disebutkan demokratis. Jadi baik langsung maupun tidak langsung memungkinkan,” ujar Kholid di komplek parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (13/1)
?
Meski demikian, Kholid menegaskan PKS mendorong adanya kajian yang mendalam sebelum keputusan politik diambil. Ia menilai pembahasan pilkada harus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan partisipasi publik yang luas agar menghasilkan keputusan yang matang dan legitimate.
?
“Kita perlu kajian mendalam dengan melibatkan partisipasi publik secara luas. Kita dengarkan pandangan masyarakat, akademisi, tokoh bangsa, dan organisasi kemasyarakatan. Pembahasannya harus prosedural, transparan, dan partisipatif,” kata anggota Komisi XI DPR RI ini.

Baca juga:

Wacana Pilkada Tidak Langsung Masih 'Jauh Panggang dari Api', DPR Pilih Fokus UU Pemilu


?
Menurut Kholid, pilkada langsung yang telah berjalan sekitar 20 tahun perlu dievaluasi secara objektif dan akademis. Evaluasi tersebut penting untuk melihat kelebihan, kekurangan, serta dampaknya terhadap kualitas demokrasi dan tata kelola pemerintahan daerah. “Pilkada langsung sudah berjalan 20 tahun. Apa evaluasinya? Itu penting. Kita harus rasional, objektif, dan ilmiah, lalu melihat apakah perlu ada koreksi dan apa alternatifnya,” ujarnya.
?
Saat menanggapi usul PDI Perjuangan yang tetap mendorong pilkada langsung dengan penekanan pada penggunaan sistem e-voting untuk menekan politik uang, Kholid menyatakan hal tersebut bisa menjadi salah satu opsi yang layak dikaji. Namun, ia menegaskan PKS tidak ingin terburu-buru mengambil posisi setuju atau tidak setuju. “Kita bahas dengan kepala dingin, jernih, dan akademik. Kita bisa simulasikan, karena di berbagai negara sistem itu sudah berjalan,” katanya.
?
Alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) itu juga memastikan kelompok masyarakat sipil yang selama ini mengkritik wacana pilkada tidak langsung akan dilibatkan dalam pembahasan di DPR. Menurut dia, DPR merupakan ruang untuk menguji gagasan secara terbuka.
?
Ia menambahkan pandangan internal PKS, termasuk aspirasi kader di daerah serta basis pemilih, juga akan menjadi pertimbangan. Selain itu, isu politik uang juga dinilai menjadi salah satu faktor penting yang mendorong perlunya evaluasi sistem pilkada. “Kalau sistem politiknya high cost, hasilnya high cost democracy. Itu berdampak pada kualitas pemerintahan dan demokrasi,” ucap Kholid.
?
Terkait dengan waktu pengambilan sikap resmi, Kholid menyebut PKS menunggu proses pembahasan di DPR, termasuk rapat dengar pendapat umum dan kajian akademis, sebelum menentukan posisi final.(Pon)







Baca juga:

PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis




#Pemilihan Kepala Daerah #PKS #Kepala Daerah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pilkada Cuma Pilih Kepala Daerah, Komisi II Usul Wakil Bisa 2-3 Orang Ditunjuk Pemenang
Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Irawan mengusulkan pilkada hanya memilih kepala daerah. Wakil kepala daerah ditunjuk oleh pemenang, bisa 2–3 orang sesuai kebutuhan daerah.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Pilkada Cuma Pilih Kepala Daerah, Komisi II Usul Wakil Bisa 2-3 Orang Ditunjuk Pemenang
Indonesia
PAN Akomodir Pilkada Tanpa Wakil, Kesan Sekarang Sering Berkonflik Dengan Kepala Daerah
"Selama ini memang terasa ada yang kurang dalam sistem pilkada. Sudah tepat dievaluasi. Bahkan kalau dinilai tidak baik, bisa diganti kapan saja," kata Saleh
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
PAN Akomodir Pilkada Tanpa Wakil, Kesan Sekarang Sering Berkonflik Dengan Kepala Daerah
Indonesia
Anggaran Pilgub Jateng 2029 Tembus Rp 1 Triliun, Pemprov Pikirkan Dana Cadangan
Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan pihaknya perlu menyiapkan dana cadangan Pilgub Jateng 2029 agar pesta demokrasi tidak membebani APBD Pemprov Jateng.
Frengky Aruan - Minggu, 02 Agustus 2026
Anggaran Pilgub Jateng 2029 Tembus Rp 1 Triliun, Pemprov Pikirkan Dana Cadangan
Indonesia
Komisi II Gelar Rapat Dengarkan Keluh Kesah Masalah Kepala Daerah, Ada 3 Isu Yang Dibahas
Rapat tersebut memfasilitasi tiga pokok pembahasan, yakni remunerasi kepala daerah dan wakil kepala daerah, sistematika dana bagi hasil, serta peningkatan pendapatan asli daerah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
 Komisi II Gelar Rapat Dengarkan Keluh Kesah Masalah Kepala Daerah, Ada 3 Isu Yang Dibahas
Indonesia
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Mandat utama BI yakni menjaga kestabilan nilai rupiah dan mengendalikan inflasi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Indonesia
Komisi II DPR Minta Kemendagri Perkuat Pembinaan Kepala Daerah Usai 3 Bupati Terjaring OTT KPK
Rentetan OTT terhadap tiga bupati dalam sebulan menjadi sorotan DPR. Eka Widodo mendesak Kemendagri memperkuat pembinaan, pengawasan, dan pendidikan antikorupsi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Komisi II DPR Minta Kemendagri Perkuat Pembinaan Kepala Daerah Usai 3 Bupati Terjaring OTT KPK
Indonesia
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Melalui pernyataan resmi, jajaran petinggi PKS menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Narji selama bergabung.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Indonesia
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
PKS mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang memasukkan penyebaran LGBTQ sebagai ancaman nonmiliter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
Indonesia
Warta Kota Awards 2026 Soroti Kepemimpinan Inovatif dan Tata Kelola Layanan Publik
Warta Kota Awards 2026 memberikan penghargaan kepada kepala daerah, instansi, dan BUMD atas kepemimpinan, inovasi, serta tata kelola layanan publik yang berdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Warta Kota Awards 2026 Soroti Kepemimpinan Inovatif dan Tata Kelola Layanan Publik
Indonesia
Marak OTT Kepala Daerah, IM57+ Institute: Motif Tidak Hanya Perkaya Diri
Sebagai informasi, sepanjang Januari hingga awal Juli 2026, KPK telah melakukan OTT terhadap sembilan kepala daerah.
Frengky Aruan - Minggu, 05 Juli 2026
Marak OTT Kepala Daerah, IM57+ Institute: Motif Tidak Hanya Perkaya Diri
Bagikan