Buka Sekolah Partai, Megawati Minta Kader PDIP Turun ke Rakyat dan Jaga Integritas

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 17 April 2026
Buka Sekolah Partai, Megawati Minta Kader PDIP Turun ke Rakyat dan Jaga Integritas

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Foto: Dok. ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, secara resmi membuka agenda penguatan organisasi bagi Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) pengurus daerah se-Indonesia di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Kamis (16/4).

Acara itu dilaksanakan secara luring dan daring. Megawati hadir didampingi Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto. Lalu, hadir juga jajaran DPP PDIP lainnya.

Ratusan pengurus daerah hadir di lokasi maupun secara daring melalui aplikasi Zoom. Acara dibuka pada Kamis (16/4) dan berlangsung hingga beberapa pekan ke depan.

Momentum tersebut pun dimanfaatkan Megawati untuk memacu semangat kader di tengah berbagai tantangan yang tidak mudah, serta bagaimana partai selalu hadir sebagai sokoguru negara dan seluruh kader turun ke bawah.

Baca juga:

Dubes Arab Saudi Minta Megawati Ikut Berperan Aktif terhadap Situasi Terkini di Timur Tengah

Pembukaan acara diawali dengan penekanan disiplin yang sangat ketat. Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, bahwa setiap peserta wajib mengikuti proses kaderisasi secara utuh.

Kader tidak hanya diminta hadir secara fisik, tetapi juga membuktikan pemahaman mereka melalui tugas kepemimpinan dan manajerial partai.

“Materi mencakup aspek ideologi, geopolitik, Pancasila dan narasi pembebasan rakyat tertindas, hingga kepemimpinan dan manajerial agar fungsi organisasi partai berjalan semakin optimal”, ujarnya.

Hasto menambahkan, bahwa Sekolah Partai merupakan tempat pelembagaan ideologi. Partai adalah organisasi pergerakan rakyat.

Seluruh kader PDIP, kata dia, harus memiliki semangat yang menyala-nyala sebagai tanda bahwa kader PDIP tidak pernah menyerah di dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Jadikanlah pelatihan ini sebagai momentum untuk membangkitkan energi perjuangan. Kontemplasikan setiap materi yang diberikan agar meresap sehingga menjadi pedoman perilaku kader Partai. Kepercayaan rakyat menjadi modal penting dalam pemenangan Pemilu 2029,” ujar Hasto.

Baca juga:

PDIP Desak PBB Bertindak Tegas Hadapi Serangan Israel Terhadap Prajurit TNI di Lebanon

Melalui arahannya, Megawati menegaskan pentingnya memahami pemikiran kritis-dialektis dari Bung Karno agar kader memiliki visi masa depan, dan sekaligus kokoh membumi di tengah rakyat.

"Saya akan memberikan peringatan keras kepada kader yang tidak mau bekerja secara maksimal di lapangan. Dilarang korupsi. Turun ke bawah rasakan denyut kehidupan rakyat. Di situlah kalian akan memahami politik sebagai kehidupan”, ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Megawati juga memaparkan analisis tajam mengenai situasi global. Ia memperingatkan dampak ketegangan Iran-Israel di Selat Hormuz terhadap perekonomian dalam negeri dan ketegangan global.

“Saya sudah perintahkan agar para kepala daerah dan pimpinan dewan dari PDI Perjuangan mengambil kebijakan terobosan untuk melakukan penghematan anggaran. Kedepankan sense of priority and urgency. Pastikan kebutuhan pangan rakyat. Buat mobilisasi kerja padat karya,” kata Megawati.

Sementara di dalam negeri, Megawati menyampaikan laporan para ibu kepada dirinya soal harga barang kebutuhan pokok yang naik seperti cabai dan lain-lain.

Bagi Megawati, semua hal ini seharusnya membuat kader PDIP tak boleh diam dan seharusnya justru semakin turun ke akar rumput untuk membantu rakyat.

Baca juga:

PDIP Ancam Sanksi Kader yang Salah Gunakan Program Makan Bergizi Gratis

Ia pun menginstruksikan kader PDIP untuk kreatif dalam membantu rakyat, salah satunya melalui program ketahanan pangan keluarga dan sosialisasi buku masakan murah bergizi untuk menekan angka stunting.

Megawati juga memberikan peringatan serius mengenai posisi PDIP yang saat ini bertindak sebagai penyeimbang dan tidak berada di dalam kabinet pemerintahan. Ia mengingatkan kader agar tidak bermain-main dan jangan melangar hukum.

Selain berbicara kondisi eksternal, Megawati juga bicara tentang tata kelola organisasi, Megawati membedah peran KSB secara spesifik.

Ketua diinstruksikan untuk mampu "mengguyubkan" seluruh anggota hingga ke level bawah, sementara Sekretaris bertanggung jawab atas operasional partai. Khusus untuk Bendahara, Megawati melarang keras pencampuran uang pribadi dengan uang organisasi.

“Kalau Bendahara, uang jangan dikekep sendiri (dipegang sendiri). Kita punya tabungan-tabungan dana abadi loh. Ketua harus bisa mengguyubkan orang-orangnya. Sekretaris itu tanggung jawab jalannya partai,” jelasnya.

Sedangkan di sisi lain, ia menekankan agar tata kelola keuangan partai harus benar. Ia menyontohkan dirinya sebagai ketua umum tak pernah menyentuh uang organisasi, karena itu merupakan tugas seorang bendahara.

Ia juga mewajibkan pengurus daerah untuk mengadakan rapat rutin, minimal seminggu satu kali setiap hari Selasa dengan sistem absensi yang ketat. Kantor sekretariat partai di daerah harus selalu siap melayani rakyat yang ingin bergabung atau membuat KTA.

"Bikin dong kebiasaan rapat. Yang satu cari masalahnya apa, yang kedua cari solusinya. Jadi ini terus berjalan,” perintahnya.

Megawati menekankan, bahwa tujuan akhir dari seluruh gemblengan ini adalah membangun partai yang kuat secara ideologis untuk memenangkan hati rakyat. Ia ingin PDIP menjadi "Soko Guru" atau pilar utama bagi negara dan bangsa.

“Kemenangan bagi kita bukan sekadar kemenangan elektoral. Kemenangan bagi kita adalah ketika rakyat merasakan kehadiran partai. Ketika rakyat merasakan keadilan. Saya hanya ingin partai ini tetap tegak menjadi sokoguru bagi negara dan bangsa,” pungkasnya. (Pon)

#Megawati Soekarnoputri #PDIP #Kepala Daerah #Pelatihan Daring
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Pertemuan kedua tokoh tersebut berlangsung dalam suasana duka setelah wafatnya Guruh Soekarnoputera, adik Megawati.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Indonesia
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Kabar duka menyelimuti Tanah Air atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. Simak momen haru saat Megawati hadir langsung ke TPU Karet Bivak dan kenangan terakhir sang maestro seni.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Megawati menegaskan kekayaan mineral dan hutan di darat maupun laut semestinya dikelola untuk kemakmuran rakyat banyak
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Bagikan