Satgas COVID-19 Mewanti-wanti Gelombang Kedua COVID-19

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 20 Mei 2021
Satgas COVID-19 Mewanti-wanti Gelombang Kedua COVID-19

RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran di wilayah DKI Jakarta. ANTARA/HO-Kementerian PUPR/am.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Satgas COVID-19 mewanti-wanti adanya gelombang COVID-19 kedua pasca terjadinya mudik Lebaran Idul Fitri 1442 H. Larangan mudik yang hanya berlaku pada 6-17 Mei 2021 membuat banyak warga akan memanfaatkan momen saat ini untuk mudik.

"Ini juga kita ingatkan bahwa sebagian besar warga karena peniadaan mudik telah berakhir, dilanjutkan dengan pengetatan sampai tanggal 24," ujar Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Doni Monardo dalam jumpa pers di RSD COVID-19 Wisma Atlet, Jakarta Utara, Kamis (20/5).

Baca Juga:

Pangdam Pastikan Wisma Atlet Siapkan Ribuan Kamar untuk Pasien OTG di Jakarta

Doni meminta agar seluruh daerah mengantisipasi lonjakan mobilitas warga dalam jumlah besar. Dia khawatir dengan keterbatasan rumah sakit dan dokter di beberapa daerah. "Termasuk khususnya di daerah yang masih memiliki keterbatasan rumah sakit dan dokter," katanya.

Dokumetasi tenaga medis beraktivitas di halaman Menara 5 RS Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, di Jakarta, Jumat (11/9). Foto: ANTARA FOTO/Ariella Annasya
Dokumentasi tenaga medis beraktivitas di halaman Menara 5 RS Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, di Jakarta, Jumat (11/9). Foto: ANTARA FOTO/Ariella Annasya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan tingkat keterisian pasien di RSD Wisma Atlet saat ini menurun signifikan. Jokowi menyebut keberhasilan itu berkat kerja sama Gubernur DKI Anies Baswedan, Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman, hingga Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.

"Sama seperti saat dulu Wisma Atlet. Karena saya setiap malam telepon, yang namanya Wisma Atlet di Jakarta, pernah sampai lebih dari 90 persen, 92 persen, tapi tadi pagi saya telepon, berapa Wisma Atlet saya telepon 15 persen. Coba dari 92 bisa turun ke 15 persen," jelas Jokowi.

Baca Juga:

Antrean Ambulans di RS Darurat Wisma Atlet karena Mengantar Pasien OTG

Perihal penurunan tingkat keterisian pasien di Wisma Atlet ini disampaikan Jokowi untuk mengingatkan bed occupancy ratio (BOR) di Riau yang masih tinggi.

Jokowi memerintahkan penanganan pasien COVID-19 lebih ditingkatkan. "Bed occupancy ratio. Artinya apa, yang masuk rumah sakit itu disegerakan untuk sembuh, supaya bed-nya kosong. Supaya keterisian rumah sakit itu bisa kosong, sembuhkan secepat-cepatnya," ujar Jokowi. (Knu)

#Wisma Atlet #COVID-19 #Obat Covid #Vaksin Covid-19 #Satgas COVID-19
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Terkoneksi Bluetooth di Aplikasi Handphone
Informasi ini diunggah akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela”.
Frengky Aruan - Senin, 09 Juni 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Terkoneksi Bluetooth di Aplikasi Handphone
Bagikan