Ribuan WNI Bertalenta Pindah jadi Warga Negara Singapura, Pengamat: Miris

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 16 Juli 2023
Ribuan WNI Bertalenta Pindah jadi Warga Negara Singapura, Pengamat: Miris

Septian Hartono, WNI yang pindah jadi warga negara Singapura. Foto: Dok Pribadi via BBC Indonesia

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekitar 1.000 warga negara Indonesia (WNI) pindah kewarganegaraan ke Singapura dengan alasan ekonomi untuk mendapat kehidupan yang lebih baik.

Pengamat kebijakan publik dari Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie mengatakan miris dengan adanya sekitar seribuan WNI yang pindah menjadi WN Singapura.

Baca Juga

WNI Ceritakan Alasan Pindah jadi Warga Negara Singapura

"“Ironisnya lagi mereka yang pindah tersebut adalah lulusan mahasiswa yang berprestasi dan memiliki bakat (telenta) tinggi. Saya kira ini kesalahan pemerintahan Jokowi yang membiarkan WNI ini pindah," ujar Jerry Massie di Jakarta, Minggu (16/7).

Alumnus American Global University ini menegaskan, di Amerika jika mahasiswa diberikan loan atau pinjaman maka mereka wajib mengembalikan ke negara. Sementara di Indonesia tidak ada kebijakan atau aturan yang seperti itu.

“Saya nilai pemerintah kita seperti macan ompong yang tak punya educational policy and educational breaktrough (kebijakan dan terobosan pendidikan),” tegasnya.

Jerry pun menyarankan agar kejadian serupa tidak berulang maka pemerintah Indonesia harus menyediakan tempat bagi para ahli-ahli yang mengambil studi di luar negeri.

Baca Juga

Reaksi Kominfo atas Dugaan 34 Juta Data Paspor WNI Bocor

Baik itu yang kuliah di Oxford, Cambridge di Inggris, Harvard, Stanford, Yale University, Berkeley, Columbia University, MIT, Caltech, New Yotk University, Princeton sampai Jhon Hopkins dan kampus lainnya.

“Jadi ada sistem pengembalian tax atau pinjaman mahasiwa yang biayai negara lewat jalur scholarship (beasiswa)," jelas Jerry.

Sekedar informasi, Dirjen Imigrasi, Silmy Karim, baru-baru ini membeberkan FAKTA mencenangkan.

Ia menyebut, seribu WNI bertalenta pindah menjadi warga negara Singapura setiap tahun.

Tidak hanya terdiri dari mahasiswa tapi seribu WNI yang pindah warga negara tersebut adalah orang-orang yang memiliki keahlian khusus.

Silmy menyebut, data seribu WNI per tahun itu berasal dari tahun 2019-2022.

Alasan-alasan seperti kesempatan bekerja, infrastruktur, dan pendidikan yang lebih baik disebut menjadi faktor pendorong para WNI untuk mendaftar sebagai warga negara Singapura. (Knu)

Baca Juga

BSSN Lakukan Validasi Data Paspor 34 Juta WNI yang Diduga Bocor

#WNI #Imigrasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
WNA Rusia Siarkan Demo di Papua Diamankan Imigrasi, Langgar Aturan Visa Wisatawan
Imigrasi mengamankan WNA Rusia berinisial AP (39) karena terlibat publikasi aksi demo KNPB di Wamena, Papua. Aktivitasnya dinilai melanggar aturan visa wisata
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
WNA Rusia Siarkan Demo di Papua Diamankan Imigrasi, Langgar Aturan Visa Wisatawan
Indonesia
26 Hari Terapung di Samudra Pasifik, Nelayan Ternate Esau Selamat Berkat Air Hujan dan Alat Pancing
Esau Sidemo, nelayan asal Maluku Utara, bertahan hidup 26 hari di Samudra Pasifik hanya dengan air hujan, ikan, dan burung.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
26 Hari Terapung di Samudra Pasifik, Nelayan Ternate Esau Selamat Berkat Air Hujan dan Alat Pancing
Indonesia
KPK Telah Sita Aset Rp 150 Miliar Dari Kasus Pemerasan TKA oleh Para Pejabat Imigrasi
Silmy Karim yang menjabat Direktur Jenderal Imigrasi periode 2023–2024, KPK juga menetapkan Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi periode 2024–2025 Saffar Muhammad Godam sebagai tersangka.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Agustus 2026
KPK Telah Sita Aset Rp 150 Miliar Dari Kasus Pemerasan TKA oleh Para Pejabat Imigrasi
Indonesia
WNI Tewas dalam Serangan Kapal Kargo MV Tihamah, DPR Desak Pemerintah Terbitkan Travel Warning ke Yaman
Serangan terhadap MV Tihamah terjadi di kawasan Bab el-Mandeb, Yaman, pada Selasa (11/8).
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
 WNI Tewas dalam Serangan Kapal Kargo MV Tihamah, DPR Desak Pemerintah Terbitkan Travel Warning ke Yaman
Indonesia
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Pastikan Seluruh WNI dalam Kondisi Aman
Gempa M 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin (10/8). Kemlu RI memastikan bahwa WNI di sana berada dalam kondisi aman.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Pastikan Seluruh WNI dalam Kondisi Aman
Dunia
12 Juta Permohonan Visa Tertunda, AS Disebut Sengaja Perlambat Layanan
Laporan tersebut menambahkan bahwa pejabat AS mengaitkan lambatnya proses imigrasi tersebut disebabkan oleh prosedur peninjauan permohonan yang lebih ketat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
12 Juta Permohonan Visa Tertunda, AS Disebut Sengaja Perlambat Layanan
Indonesia
KPK Akan Periksa Kepala Kantor Imigrasi Jaksel soal Temuan Uang SGD 8.500 dalam Kasus Dugaan Pemerasan WNA
KPK akan memeriksa Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Selatan terkait temuan uang tunai SGD 8.500 dalam penyidikan dugaan pemerasan pengurusan izin tinggal WNA.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
KPK Akan Periksa Kepala Kantor Imigrasi Jaksel soal Temuan Uang SGD 8.500 dalam Kasus Dugaan Pemerasan WNA
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
WNI yang tidak membayar pajak akan dicabut status kewarganegaraannya. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 07 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
Indonesia
KPK Temukan 8.500 Dolar Singapura di Ruangan Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan Winarko
Lembaga antirasuah tersebut menyita 8.500 dolar Singapura dari Kantor Imigrasi Jaksel dalam penggeledahan pada 4 Agustus 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
KPK Temukan 8.500 Dolar Singapura di Ruangan Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan Winarko
Indonesia
Kasus Dugaan Pemerasan WNA, KPK Amankan Uang SGD 8.500 dari Kantor Imigrasi Jakarta Selatan
KPK menyita uang tunai senilai SGD 8.500 saat menggeledah Kantor Imigrasi Jakarta Selatan dalam penyidikan dugaan pemerasan terkait pengurusan izin tinggal warga negara asing.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Kasus Dugaan Pemerasan WNA, KPK Amankan Uang SGD 8.500 dari Kantor Imigrasi Jakarta Selatan
Bagikan