26 Hari Terapung di Samudra Pasifik, Nelayan Ternate Esau Selamat Berkat Air Hujan dan Alat Pancing

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
26 Hari Terapung di Samudra Pasifik, Nelayan Ternate Esau Selamat Berkat Air Hujan dan Alat Pancing

Ilustrasi - Kapal nelayan tenggelam di tengah laut (ANTARA News)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Kisah dramatis penuh keajaiban datang dari Samudra Pasifik. Esau Sidemo (57), nelayan asal Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Maluku Utara, berhasil bertahan hidup selama 26 hari di tengah ganasnya lautan hanya dengan air hujan, ikan, dan burung yang berhasil ditangkap.

Perahu kecil yang digunakan rusak dan terbawa arus jauh dari daratan. Esau terombang-ambing hingga 800 mil laut dari kampung halamannya di tengah-tengah samudra.

Baca juga:

Gaji 7 ABK WNI Kapal China MV Star Janet Telat Bayar, Lobi-Lobi Kemenlu Berbuah Hasil

Bertahan Hidup dari Air Hujan, Ikan, dan Burung Laut

Warga Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, pergi memancing ikan pada 6 Juli 2026. Esau biasa memancing sejauh 2-3 mil laut dengan menggunakan perahu milik saudaranya, hanya untuk menangkap ikan bagi keluarganya.

Ketika melaut, Esau pun tidak membawa ponsel. Saat hari nahas itu, dia tidak membawa persediaan makanan, hanya bekal satu liter air mineral, serta alat pancingnya.

Selama 26 hari terkatung-katung di lautan, Esau bertahan hidup dengan menangkap ikan dan burung, serta memanfaatkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan minum selama hampir sebulan.

Baca juga:

Seorang Nelayan Hilang Ditelan Ombak Tinggi

Esau Ditemukan Kapal Prancis 1 Agustus di Samudra Pasifik

Esau Sidemo (57) WNI asal provinsi Maluku Utara (kanan) setelah ditemukan kapal LNG Endeavour di perairan Samudera Pasifik. (ANTARA/HO-KJRI Shanghai)
Esau Sidemo (57) WNI asal provinsi Maluku Utara (kanan) setelah ditemukan kapal LNG Endeavour di perairan Samudera Pasifik. (ANTARA/HO-KJRI Shanghai)

Keluarga Esau telah melaporkan kepada kepolisian dan pemerintah setempat. Operasi pencarian sudah dilakukan tapi tidak menemukan Esau hingga akhir Juli. Keluarganya pun sempat putus asa dan berpikir Esau sudah meninggal dunia.

Pada 1 Agustus 2026, kapal LNG Endeavour berbendera Prancis yang berlayar dari Australia menuju China menemukan sosok Esau yang lemah di atas perahu kecilnya.

Saat kapal mendekat, Esau nekat melompat ke laut dan meraih pelampung yang dilempar awak kapal. Ketika diangkat ke kapal, kondisinya sangat lemah, tapi masih bersemangat untuk hidup

Baca juga:

ABF Terkendala Libur Sekolah Pulangkan 15 Nelayan WNI yang Ditahan di Darwin

Pulang ke Tanah Air Lewat Shanghai

Kabar penemuan Esau segera diteruskan ke Basarnas dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Shanghai, yang langsung berkoordinasi dengan Imigrasi China dan kapten kapal untuk memastikan pemulangan Esau.

Setelah menunggu cuaca membaik, kapal LNG Endeavour akhirnya merapat di Yangshan Port, Zhejiang, pada 12 Agustus 2026.

Kami juga melakukan panggilan video dengan Pak Esau yang berada di atas kapal. Awalnya kapal dijadwalkan merapat pada 7 atau 8 Agustus tapi karena cuaca buruk, baru bisa bersandar di Shanghai pada 12 Agustus,

Konsul Muda Protokol dan Konsuler KJRI Shanghai Batara Yonathan
Esau Sidemo (57 tahun) WNI asal provinsi Maluku Utara (kanan) setelah ditemukan kapal LNG Endeavour di perairan Samudera Pasifik. (ANTARA/HO-KJRI Shanghai)
Esau Sidemo (57 tahun) WNI asal provinsi Maluku Utara (kanan) setelah ditemukan kapal LNG Endeavour di perairan Samudera Pasifik. (ANTARA/HO-KJRI Shanghai)

Esau lalu menjalani pemeriksaan kesehatan di Shanghai dan dinyatakan “fit to fly”. Dilansir Antara, KJRI Shanghai melepas kepulangan Esau menuju Jakarta 14 Agustus lalu. Tangis haru keluarga pecah saat Esau akhirnya kembali ke pelukan orang-orang tercinta di Ternate.

Kisah Esau Sidemo kini menjadi simbol ketangguhan manusia menghadapi ganasnya alam. Dari hanya seteguk air hujan hingga keberanian melompat ke laut demi pelampung, perjuangan hidupnya akan dikenang sebagai salah satu kisah paling heroik dari seorang nelayan Indonesia.

#Nelayan #WNI #Kapal Tenggelam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Basarnas Hentikan Penyelaman KM Virgo Transport 8, Operasi Pencarian Korban Tetap Berlanjut
Basarnas tetap melakukan pencarian di permukaan laut, terutama di wilayah yang berpotensi menjadi lokasi korban hanyut terbawa arus.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Basarnas Hentikan Penyelaman KM Virgo Transport 8, Operasi Pencarian Korban Tetap Berlanjut
Indonesia
57 Korban KM Virgo Transport 8 Masih Hilang, 63 Penyelam Dikerahkan Dalam Pencarian
Pada operasi SAR hari ke-18, ia menyebut unsur laut diperkuat 11 kapal, unsur udara tiga helikopter, dan unsur darat menyiapkan 42 unit ambulans yang siap melaksanakan tugas
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
57 Korban KM Virgo Transport 8 Masih Hilang, 63 Penyelam Dikerahkan Dalam Pencarian
Indonesia
2 Kapal Tambahan Dikerahkan Cari Korban Hilang KMP Virgo Transport 8 Tenggelam
Selain unsur laut, Tim SAR Gabungan juga memaksimalkan dukungan unsur udara dengan mengerahkan helikopter milik Basarnas dan TNI Angkatan Laut.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
2 Kapal Tambahan Dikerahkan Cari Korban Hilang KMP Virgo Transport 8 Tenggelam
Indonesia
KM Yukai Karam dan Tenggelam di Labuan Bajo, Tim SAR Selamatkan 13 Wisatawan
Sebanyak dua kapal wisata yang kebetulan berada di sekitar lokasi, langsung memberikan pertolongan dengan menggunakan sekoci untuk mengevakuasi wisatawan dan awak kapal dari KM Yukai.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
KM Yukai Karam dan Tenggelam di Labuan Bajo, Tim SAR Selamatkan 13 Wisatawan
Indonesia
10 Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan pada Hari ke-13 Pencarian
Sebanyak 10 korban KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan pada hari ke-13 pencarian. Total 160 korban telah dievakuasi, sementara 83 masih dicari.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
10 Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan pada Hari ke-13 Pencarian
Indonesia
93 Orang Masih Didalam KM Virgo Transport 8 Tenggelam
Keberlanjutan pencarian di bawah air sangat bergantung pada kondisi alam, khususnya situasi di bawah permukaan laut
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
93 Orang Masih Didalam KM Virgo Transport 8 Tenggelam
Indonesia
2 Kapal Dikerahkan Sisir Pesisir Kalimatan Tengah Cari Korban KM Virgo Transport 8
107 Korban masih proses pencarian dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
2 Kapal Dikerahkan Sisir Pesisir Kalimatan Tengah Cari Korban KM Virgo Transport 8
Indonesia
Penyelam Pencari Penumpang KM Virgo Transport 8 Punya Waktu Terbatas, Hanya Saat Arus Mulai Teduh
Waktu penyelaman yang terbatas membuat tim harus memaksimalkan setiap kesempatan ketika kondisi laut memungkinkan saat kecepatan arus berada di bawah 2,5 knot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Penyelam Pencari Penumpang KM Virgo Transport 8 Punya Waktu Terbatas, Hanya Saat Arus Mulai Teduh
Indonesia
Masuki Hari ke-7, Operasi pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 Diperpanjang Satu Pekan
Dengan adanya perpanjangan masa operasi, Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan akan kembali menyusun langkah pencarian berdasarkan hasil evaluasi dan perkembangan terbaru di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Masuki Hari ke-7, Operasi pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 Diperpanjang Satu Pekan
Indonesia
Basarnas Optimalkan Teknologi Remotely Operated Vehicle Cek Kondisi KM Virgo Transport 8
KM Virgo Transport 8 mengangkut 243 orang ketika berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sejak 12 September 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Basarnas Optimalkan Teknologi Remotely Operated Vehicle Cek Kondisi KM Virgo Transport 8
Bagikan