Kesehatan

Redakan Flu dengan Tubuh Selalu Terhidrasi

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 08 September 2022
Redakan Flu dengan Tubuh Selalu Terhidrasi

Flu atau influenza merupakan infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan, mulai dari hidung, tenggorokan, hingga paru-paru. (freepik/rawpixels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENJAGA hidrasi tubuh selama flu perlu dilakukan. Selain dapat mencegah dehidrasi dan mengembalikan cairan tubuh yang hilang, menghidrasi tubuh juga dapat membantu proses penyembuhan penyakit dan melawan infeksi.

Melansir dari Healthline, flu atau influenza adalah infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan, mulai dari hidung, tenggorokan, hingga paru-paru. Penyakit ini disebabkan oleh virus influenza yang mudah menular ke orang lain, terutama pada 3–4 hari pertama semenjak keluhan pertama kali muncul.

Ketika sedang mengalami flu, tubuh rentan mengalami dehidrasi karena kehilangan banyak cairan. Cairan tubuh bisa hilang melalui demam, keringat, ingus, atau karena kamu tidak nafsu makan dan minum. Agar hidrasi tubuh tetap terjaga ketika flu, kamu dianjurkan untuk minum banyak air.

Baca Juga:

Kenali Gangguan Haid yang Ternyata Bisa Berkaitan dengan Kesuburan

sakit
Badan menggigil merupakan salah satu gejala flu uang sering dialami. (freepik/prostooleh)

Gejala flu

Penyakit flu umumnya diawali dengan gejala pilek, bersin, dan sakit tenggorokan. Namun, seiring
berjalannya waktu, gejala flu bisa memburuk. Berikut adalah beberapa gejala flu lainnya:

- Demam

- Tubuh menggigil

- Keringat dingin

- Hidung tersumbat

- Batuk kering

- Lelah dan lemas

- Sakit kepala

Penyakit flu umumnya tidak memerlukan perawatan dokter karena termasuk ke dalam self limiting disease. Ini artinya flu dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 7–10 hari, tergantung pada daya tahan tubuh masing-masing orang.

Pentingnya hidrasi

Secara umum, tujuan penting menjaga hidrasi tubuh selama flu adalah agar kamu terhindar dari dehidrasi. Pasalnya, mengalami dehidrasi saat flu dapat memperparah keluhan yang kamu alami, bahkan menyebabkan masalah kesehatan serta komplikasi yang serius.

Di samping mencegah risiko terkena dehidrasi, mencukupi asupan cairan tubuh selama flu juga dapat mendukung proses penyembuhan. Salah satu langkah efektif menjaga hidrasi tubuh selama flu adalah dengan minum air putih atau air mineral setidaknya 8 gelas per hari.

Selain minum air putih, kamu juga bisa memilih minuman lain yang diketahui bermanfaat untuk membantu menghidrasi tubuh dan meredakan flu, diantaranya:

Baca Juga:

Miss V Basah Apakah Berbahaya?

flu
Selain minum air putih, kamu bisa memilih minuman lain seperti jis jeruk yang diketahui bermanfaat untuk membantu menghidrasi tubuh dan meredakan flu. (freepik/wirestoc)

Madu

Madu telah lama dikenal sebagai salah satu obat tradisional yang dapat meredakan flu. Hal ini karena madu memiliki efek antioksidan dan antiradang yang dapat meringankan gejala flu. Meski demikian, madu tidak boleh diberikan kepada anak usia di bawah 1 tahun karena berisiko menyebabkan keracunan atau botulisme.

Jus jeruk

Mengonsumsi jus jeruk atau jus lemon juga dipercaya dapat mempercepat proses penyembuhan flu. Ini karena buah sitrus tersebut mengandung vitamin C yang bermanfaat dalam memperkuat daya tahan tubuh, sekaligus melawan virus penyebab flu.

Yoghurt

Selain meningkatkan pertumbuhan bakteri baik di usus, yoghurt merupakan sumber probiotik yang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Ketika daya tahan tubuh kuat, virus flu akan lebih cepat musnah di dalam tubuh sehingga mempercepat proses penyembuhan flu yang kamu alami.

Teh herbal

Tidak hanya membantu hidrasi tubuh, teh herbal juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk meredakan gejala flu. Ada beragam jenis teh herbal yang bisa dikonsumsi saat flu, mulai dari teh jahe, teh adas, teh chamomile, teh kunyit, hingga teh ginseng.

Selain menjaga hidrasi tubuh selama flu, kamu juga dianjurkan untuk mencukupi waktu istirahat dan mengonsumsi makanan bergizi untuk mempercepat proses penyembuhan.

Jika gejala flu yang dialami tidak kunjung sembuh walaupun sudah melakukan beragam pengobatan, baik dengan melakukan pengobatan alami atau mengonsumsi obat-obatan dari apotek, sebaiknya periksakan dirimu ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.(DGS)

Baca Juga:

Mitos Tentang Jerawat yang Perlu Kamu Ketahui

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan