Rakernas III PDIP Bersifat Tertutup, Bahas Aspek Strategis Pemenangan Pemilu

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 06 Juni 2023
Rakernas III PDIP Bersifat Tertutup, Bahas Aspek Strategis Pemenangan Pemilu

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto (tengah). (Foto: Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III pada 6-8 Juni 2023 di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Adapun tema Rakernas kali ini adalah "Fakir Miskin dan Anak Telantar Dipelihara oleh Negara".

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, acara pembukaan Rakernas III akan dimulai pukul 10.00 WIB, pada hari ini.

Baca Juga:

Stafsus Jokowi Sambut Positif Rencana PDIP Bahas Soal Kemiskinan di Rakernas III

“Kepada teman-teman media mohon maaf acara Rakernas III bersifat tertutup. Rakernas akan membahas hal-hal strategis terkait pemenangan pemilu," kata Hasto, Selasa (6/6).

Hasto menjelaskan, Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ketum Megawati Soekarnoputri, dan bacapres Ganjar Pranowo akan bersama-sama hadir dalam Rakernas.

"Juga Mas Prananda (Prabowo) dan Mbak Puan Maharani yang mendapat mandat khusus dari Ketua Umum terkait pemenangan pemilu,” ujarnya.

Dalam Rakernas ini, lanjut Hasto, Presiden Jokowi akan memberikan arahan khusus.

"Hal-hal strategis terkait kebijakan pemerintah dalam memerangi kemiskinan serta arahan beliau berkaitan dengan Pemilu 2024, mengingat Presiden Jokowi merupakan kader PDI Perjuangan," ujar Hasto.

Rakernas III sekaligus momentum kelahiran Presiden Pertama RI Soekarno pada 6 Juni 1901.

Acara akan dimulai pukul 10.00 WIB dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars dan Hymne PDIP serta pembacaan teks Pancasila.

Lalu, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri akan menyampaikan pidato politiknya di hadapan seluruh peserta Rakernas. Selain Megawati, kata Hasto, Presiden Jokowi dan Ganjar Pranowo juga akan menyampaikan sambutannya di acara tersebut.

Baca Juga:

PDIP Tanggapi Maraknya Baliho Kaesang Berlogo PSI di Depok

Acara Rakernas III PDIP juga bakal diikuti oleh seluruh jajaran DPP partai, ketua, sekretaris dan bendahara DPD PDIP seluruh Indonesia hingga Kepala poksi dan pimpinan Komisi Fraksi PDIP DPR RI.

Selain itu, ada juga pemaparan soal kebijakan pengentasan kemiskinan yang dibawakan oleh kepala daerah dari kader PDIP. Di antaranya Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wali Kota Tidore Kepulauan Capt H Ali Ibrahim.

Hasto juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang melintas di Jalan Raya Lenteng Agung, karena bakal terjadi kemacetan selama penyelenggaraan Rakernas yang berlangsung selama tiga hari.

"Kami memohon maaf kepada masyarakat yang melintas Jalan Raya Lenteng Agung jika mengalami kemacetan selama berlangsungnya acara Rakernas," tutup Hasto. (Pon)

Baca Juga:

PDIP Targetkan Tak Ada Kemiskinan Ekstrem di Indonesia

#PDIP #Hasto Kristiyanto
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Kulturanesia menggelar pemutaran film Ghost in the Cell dalam rangka merayakan bulan Bung Karno.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Indonesia
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
"PDI Perjuangan sangat mengkhawatirkan terhadap menguatnya militerisme. Kita juga menolak berbagai bentuk pembungkaman terhadap komponen masyarakat yang kritis," kata Hasto
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
Indonesia
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menegaskan program bantuan sapi kurban Presiden memiliki dasar hukum dan mekanisme resmi dalam sistem keuangan negara.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Prabowo menegaskan pemerintah tidak boleh membedakan pemenang tender berdasarkan latar belakang politik.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Indonesia
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
TB Hasanuddin menilai Perpres 8/2026 berpotensi multitafsir dan bisa menimbulkan labelisasi ekstremisme terhadap masyarakat.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
Indonesia
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Ambang batas parlemen ideal 38 kursi dengan PT nasional 5,5–6 persen
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Indonesia
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
PDIP merespons usulan ambang batas parpol 13 kursi di DPR. PDIP mengatakan, bahwa harus ada kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
Indonesia
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama untuk mendorong perubahan yang berpihak kepada rakyat kecil.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Indonesia
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Rano Karno memandang kaum pekerja sebagai elemen vital yang menentukan arah ekonomi daerah
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Indonesia
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Di Indonesia sendiri, sejarah perjuangan buruh juga memiliki perjalanan panjang sejak masa kolonial ketika buruh mengalami berbagai bentuk penindasan, termasuk kerja paksa dan upah yang tidak manusiawi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Bagikan