Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

PTPN Siap Gelar IPO Palm Co, Amin Ak: Jangan Sampai Kelangkaan Migor Kembali Terulang

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 20 Januari 2023
PTPN Siap Gelar IPO Palm Co, Amin Ak: Jangan Sampai Kelangkaan Migor Kembali Terulang

Anggota Komisi VI DPR RI Amin Ak. Foto: PKS

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rencana penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) yang akan dilakukan oleh Palm Co, perusahaan sawit anak usaha PT Perkebunan Nusantara (PTPN) mendapatkan sorotan dari legislator Senayan.

Anggota Komisi VI DPR RI Amin Ak berharap, IPO PT PTPN bisa memperkuat peran negara utamanya dalam merealisasikan Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia tahun 1945.

Baca Juga

DPR Dorong Aparat Jaga Stabilitas Papua Secara Humanis

Diketahui, IPO merupakan kondisi ketika perusahaan menjual sebagian sahamnya pada publik atau masyarakat umum. IPO dilakukan untuk menarik investasi dalam upaya memperkuat modal perusahaan.

“Palm Co harus didorong untuk bisa menjamin ketersediaan minyak goreng di dalam negeri. Karena itu Pasal 33 UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 harus menjadi landasan pelaksanaan IPO," kata Amin dalam keterangannya, Jumat,(20/1).

Ia berharap investasi yang masuk betul-betul mendorong peningkatan produksi dan memaksimalkan nilai PTPN tersebut. Pasca IPO Palm Co, harus benar-benar dirasakan kehadirannya di tengah-tengah masyarakat.

“Jangan sampai kelangkaan minyak goreng kembali terulang di masa depan karena negara dikalahkan oligarki,” ujarnya.

Menurut politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, Palm Co tidak perlu khawatir kekurangan minat investor. Secara bisnis, nilai ekuitas PT Palm Co sangat menjanjikan.

Setelah konsolidasi aset dari 14 perusahaan dibawah PT Perkebunan Nusantara (PTPN), PT Palm Co mewarisi perkebunan sawit seluas 700.000 hektare. Jumlah itu berpotensi meningkat menjadi 1,1 juta hektare setelah konversi perkebunan lainnya yang tidak produktif.

Dari luasan pertanaman sawit ini saja, kata Amin, PT Palm Co menjadi salah satu perusahaan dengan luas perkebunan sawit terbesar di Indonesia. Potensi produksi PT Palm Co diperkirakan mencapai 1,8 juta ton minyak sawit per tahun pada tahun 2026, setara dengan sepertiga dari permintaan domestik.

Baca Juga

DPR Soroti Investasi PT GNI yang Tak Sesuai Standar

Menurut Amin, crude palm oil (CPO) di dalam negeri sangat besar. Hal itu mengingat tingginya kebutuhan minyak goreng di dalam negeri dan program mandatori biodiesel pemerintah yang akan ditingkatkan hingga mencapai B100.

"Dengan nilai ekuitas besar seperti itu, maka target dana segar melalui IPO sebesar Rp 10 triliun semestinya bukan hal yang sulit untuk dicapai,” jelas dia.

Namun demikian, kata dia, PT Palm Co maupun PTPN harus juga memperhatikan beberapa situasi pasar global yang bisa mempengaruhi ketertarikan investor.

Pertama, lanjut dia, ancaman resesi global maupun peningkatan produksi CPO kedua produsen utama dunia, yakni Indonesia dan Malaysia, telah mendorong penurunan harga minyak sawit dunia.

Kedua, persyaratan industri sawit yang ramah lingkungan yang diminta negara-negara Eropa harus bisa dipenuhi untuk keberlanjutan bisnis CPO dan produk turunannya yang dijalani PT Palm Co.

“Sertifikat bebas deforestasi juga seharusnya bisa dipenuhi sehingga PT Palm Co sebagai anak usaha BUMN bisa menjadi teladan bagi yang lainnya,” pungkasnya. (Pon)

Baca Juga

DPR Minta Pemerintah Antisipasi Gangguan Keamanan di Papua

#Komisi VI DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Dukung Danantara Pangkas BUMN Jadi 100-200 Entitas, Minta Roadmap Jelas
Rencana Danantara memangkas jumlah entitas BUMN mendapat dukungan DPR. Namun, Komisi VI mengingatkan agar proses konsolidasi dilakukan secara hati-hati dengan kajian menyeluruh.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
DPR Dukung Danantara Pangkas BUMN Jadi 100-200 Entitas, Minta Roadmap Jelas
Indonesia
DPR Terkejut PT Danantara Sumber Daya Indonesia akan Dipimpin WNA
DPR menilai posisi pimpinan PT DSI yang akan diisi oleh WNA sangat strategis karena menyangkut ekspor SDA, devisa negara, hingga masa depan industri nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
DPR Terkejut PT Danantara Sumber Daya Indonesia akan Dipimpin WNA
Indonesia
Rupiah Tembus Rp 17.701 per Dolar AS, DPR Ingatkan Dampaknya Bisa Terasa hingga Desa
Anggota Komisi VI DPR RI Ida Nurlaela mengingatkan pelemahan rupiah hingga Rp17.701 per dolar AS dapat memicu kenaikan harga sembako dan menekan UMKM desa.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
Rupiah Tembus Rp 17.701 per Dolar AS, DPR Ingatkan Dampaknya Bisa Terasa hingga Desa
Indonesia
Harga BBM Nonsubsidi Melonjak, DPR Kritik Kebijakan Mendadak Tanpa Sosialisasi
Komisi VI DPR menyoroti melonjaknya harga BBM nonsubsidi. Hal itu dilakukan secara mendadak tanpa sosialisasi.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Harga BBM Nonsubsidi Melonjak, DPR Kritik Kebijakan Mendadak Tanpa Sosialisasi
Indonesia
Harga BBM Nonsubsidi Naik, DPR Ingatkan Ancaman ke Ekonomi dan Daya Beli Masyarakat
Komisi VI DPR menyoroti kenaikan harga BBM nonsubsidi. Hal itu bisa berdampak ke ekonomi dan daya beli masyarakat.
Soffi Amira - Senin, 20 April 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, DPR Ingatkan Ancaman ke Ekonomi dan Daya Beli Masyarakat
Indonesia
Impor Gula Rafinasi Dinilai Kebanyakan Jalur, DPR Dorong Satu Pintu via BUMN
Komisi VI DPR menilai, bahwa impor gula rafinasi terlalu banyak jalur. Impor tersebut diusulkan melalui satu pintu via BUMN.
Soffi Amira - Kamis, 09 April 2026
Impor Gula Rafinasi Dinilai Kebanyakan Jalur, DPR Dorong Satu Pintu via BUMN
Indonesia
Harga Tiket Pesawat Naik, DPR Ingatkan Jangan Bebani Rakyat
Komisi VI DPR menanggapi keputusan pemerintah untuk menaikkan harga tiket. Kebijakan itu harus diawasi agar tak membebani masyarakat.
Soffi Amira - Rabu, 08 April 2026
Harga Tiket Pesawat Naik, DPR Ingatkan Jangan Bebani Rakyat
Indonesia
DPR Minta Kenaikan Harga Tiket Pesawat Diawasi Ketat di Tengah Krisis Avtur
Krisis avtur memicu kenaikan harga tiket pesawat. DPR pun meminta pemerintah untuk mengawasi ketat kenaikan tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 08 April 2026
DPR Minta Kenaikan Harga Tiket Pesawat Diawasi Ketat di Tengah Krisis Avtur
Indonesia
DPR Dorong Revitalisasi Pelabuhan Panarukan Situbondo, Bidik Kebangkitan Ekonomi Jawa Timur
Komisi VI DPR meminta Pelabuhan Panarukan direvitalisasi. Hal itu demi mendongkrak ekonomi Jawa Timur.
Soffi Amira - Sabtu, 04 April 2026
DPR Dorong Revitalisasi Pelabuhan Panarukan Situbondo, Bidik Kebangkitan Ekonomi Jawa Timur
Indonesia
DPR Ingatkan Risiko Finansial Pertamina akibat Penahanan Harga BBM
DPR mengingatkan risiko finansial Pertamina akibat kebijakan penahanan harga BBM. Pemerintah diminta transparan soal kompensasi dan subsidi energi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
DPR Ingatkan Risiko Finansial Pertamina akibat Penahanan Harga BBM
Bagikan