Harga BBM Nonsubsidi Naik, DPR Ingatkan Ancaman ke Ekonomi dan Daya Beli Masyarakat

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 20 April 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, DPR Ingatkan Ancaman ke Ekonomi dan Daya Beli Masyarakat

Ilustrasi. ANTARA/HO-Pertamina

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kebijakan pemerintah melalui PT Pertamina yang menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi menuai sorotan dari DPR RI.

Anggota Komisi VI DPR, Firnando Hadityo Ganinduto, mengingatkan dampak kebijakan itu terhadap ekonomi dan masyarakat.

Firnando menilai, kenaikan harga energi berpotensi mengganggu kestabilan ekonomi nasional. Selain itu, harga kebutuhan pokok juga bisa ikut terdampak akibat kenaikan biaya distribusi.

“Kenaikan BBM ini bisa menaikkan harga kebutuhan pokok dan menekan daya beli masyarakat,” kata Firnando dalam keterangannya, Senin (20/4).

Baca juga:

Harga BBM Naik, DPR Tekankan Pentingnya Transparansi Pemerintah agar Masyarakat Tidak Gelisah

Menurutnya, kelompok kelas menengah menjadi yang paling terdampak. Beban pengeluaran rumah tangga meningkat sehingga daya beli menurun.

Ia juga menyoroti potensi munculnya fenomena “turun kelas energi”, yakni peralihan konsumsi dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi. Jika terjadi, hal ini bisa menambah tekanan pada anggaran subsidi pemerintah.

Jadi, Firnando meminta pemerintah memperketat pengawasan distribusi BBM subsidi di lapangan. Langkah ini dinilai penting agar subsidi tidak salah sasaran.

“BBM subsidi harus tepat sasaran dan tidak dinikmati oleh kelompok mampu,” ujarnya.

Baca juga:

Iran Buka Selat Hormuz, Pemerintah Indonesia Pede Kapal Tanker BBM Pertamina yang Tertahan Bisa Lewat

Firnando juga mendorong pemerintah mengantisipasi dampak lanjutan melalui pengendalian sektor logistik. Ia menilai perlu ada kontrol ketat terhadap tarif logistik agar biaya distribusi tidak melonjak.

Selain itu, pemerintah diminta memberikan insentif kepada pelaku usaha agar biaya logistik tetap terkendali.

Sementara di sisi lain, stabilisasi harga pangan juga harus menjadi perhatian. Firnando menyarankan pemerintah memperbanyak operasi pasar serta intervensi distribusi untuk menjaga harga tetap terjangkau.

“Langkah ini penting agar masyarakat tidak terbebani di tengah kenaikan harga energi,” katanya.

DPR, lanjut Firnando, akan terus mengawasi kebijakan tersebut dan mendorong evaluasi berkala. Hal ini dilakukan agar dampak kebijakan tidak meluas ke inflasi nasional.

“Kesejahteraan masyarakat harus tetap jadi prioritas,” pungkasnya. (Pon)

#BBM #Harga BBM #Pertamina #Komisi VI DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Warga Harus Antre Panjang Beli BBM, Pertamina Tambah Pasokan ke SPBU
Langkah tersebut merupakan upaya Pertamina untuk terus memperkuat pasokan dan distribusi BBM, serta memastikan kebutuhan energi masyarakat di seluruh Indonesia terpenuhi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Warga Harus Antre Panjang Beli BBM, Pertamina Tambah Pasokan ke SPBU
Indonesia
Prabowo Terima Laporan Menteri Bahlil Soal Cadangan BBM Nasional Aman Terkendali,Keran Impor Solar Disetop
Khawatir krisis energi? Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan cadangan BBM nasional dan LPG dalam kondisi aman. Cek detail laporan ke Presiden Prabowo di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Oktober 2026
Prabowo Terima Laporan Menteri Bahlil Soal Cadangan BBM Nasional Aman Terkendali,Keran Impor Solar Disetop
Indonesia
Antre Dimana-Mana, Pasokan Pertalite Bakal Ditambah
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat konsumsi pertalite naik hingga 12,92 persen pada Juli 2026, tepatnya sebulan setelah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Antre Dimana-Mana, Pasokan Pertalite Bakal Ditambah
Indonesia
Warga Jatim Antre Beli BBM, ESDM Janji Dalam 2 Hari Terurai
Gangguan distribusi Biosolar dapat berdampak pada transportasi, logistik, kegiatan usaha, hingga aktivitas nelayan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Warga Jatim Antre Beli BBM, ESDM Janji Dalam 2 Hari Terurai
Indonesia
Pasokan Pertalite Dikurangi, SPBU di Blitar Atur Jam Penjualan
Pengurangan pasokan itu berkaitan dengan keterbatasan pasokan di wilayah Malang dan sekitarnya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Pasokan Pertalite Dikurangi, SPBU di Blitar Atur Jam Penjualan
Indonesia
Antrean BBM di Bali Mulai Mereda, Aturan Ganjil-Genap Diperpanjang hingga 23 Oktober
Bahlil Lahadalia menambah armada kapal distribusi BBM ke Bali menjadi tujuh kapal. Cadangan Pertalite ditingkatkan dan aturan ganjil-genap diperpanjang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Antrean BBM di Bali Mulai Mereda, Aturan Ganjil-Genap Diperpanjang hingga 23 Oktober
Indonesia
Pertamina Minta Warga Laporkan Temuan Pelanggaran Pasokan BBM
Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center 135
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Pertamina Minta Warga Laporkan Temuan Pelanggaran Pasokan BBM
Indonesia
Bahlil Kirim 7 Kapal Untuk Urai Antrean Pembelian BBM di Bali, Cadangan Pertalite Diklaim Cukup Dalam 15 Hari
Selain menambah armada distribusi dari Jawa ke Bali, Pertamina Patra Niaga juga menambah stok Pertalite hingga total 48 juta liter
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Bahlil Kirim 7 Kapal Untuk Urai Antrean Pembelian BBM di Bali, Cadangan Pertalite Diklaim Cukup Dalam 15 Hari
Indonesia
Kebijakan Ganjil Genap Urai Antrean Pembelian BBM di SPBU Bali
Penambahan stok pertalite hingga total 48 juta liter telah dilakukan sejak pengiriman pada 7 Oktober hingga pada 17 Oktober 2026
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Kebijakan Ganjil Genap Urai Antrean Pembelian BBM di SPBU Bali
Indonesia
MPR Desak Pemerintah dan Pertamina Percepat Penanganan Antrean BBM di Bali
Antrean panjang kendaraan yang ia saksikan secara langsung menunjukkan masyarakat tengah menghadapi kesulitan mendapatkan BBM.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
MPR Desak Pemerintah dan Pertamina Percepat Penanganan Antrean BBM di Bali
Bagikan