Rupiah Tembus Rp 17.701 per Dolar AS, DPR Ingatkan Dampaknya Bisa Terasa hingga Desa

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
Rupiah Tembus Rp 17.701 per Dolar AS, DPR Ingatkan Dampaknya Bisa Terasa hingga Desa

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.529 per Dolar AS, Level Terendah Sepanjang Masa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Nilai tukar rupiah yang melemah hingga menembus Rp 17.701 per dolar Amerika Serikat dinilai dapat memberikan dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan.

Ida Nurlaela Wiradinata mengingatkan bahwa pelemahan kurs bukan sekadar persoalan indikator ekonomi makro, tetapi juga dapat memicu kenaikan harga kebutuhan pokok dan biaya hidup masyarakat.

“Rakyat desa memang tidak memakai dolar, tetapi setiap kenaikan kurs terasa di harga sembako dan biaya hidup. Negara harus hadir menjaga stabilitas ekonomi rakyat sampai ke desa,” kata Ida dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (19/5).

Menurut politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu, tekanan akibat pelemahan rupiah tidak hanya dirasakan konsumen, tetapi juga pelaku usaha kecil yang masih bergantung pada bahan baku impor.

Ia mencontohkan industri rumah tangga seperti produsen tahu, tempe, roti, hingga olahan susu yang kini menghadapi kenaikan biaya produksi di tengah daya beli masyarakat yang sedang melemah.

“Kenaikan biaya impor dan distribusi berpotensi menekan pelaku UMKM, koperasi, serta rantai distribusi pangan yang menjadi tulang punggung ekonomi desa,” ujarnya.

Baca juga:

Masih Perlu 2 Bulan Lagi, Gubernur BI Berikan Janji Rupiah Menguat di Juli Nanti

Ida menegaskan pemerintah perlu segera mengambil langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga pangan. Ia meminta distribusi kebutuhan pokok ke daerah pelosok dipastikan tetap lancar dan pelaku usaha kecil mendapat perlindungan.

Selain itu, ia juga mendorong penguatan peran BUMN sektor pangan sebagai penyangga harga di tengah gejolak ekonomi global.

“Negara perlu memastikan stabilitas harga, kelancaran distribusi, dan perlindungan terhadap pelaku usaha kecil agar gejolak global tidak berubah menjadi beban ekonomi rakyat di tingkat akar rumput,” tutur Ida.

Baca juga:

Tekanan Global Masih Berat, Hari Ini Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 17.668 per Dolar

Dalam keterangannya, Ida turut menyoroti tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor sejumlah komoditas strategis. Gandum disebut masih sepenuhnya diimpor, sementara kedelai lebih dari 80 persen, bawang putih sekitar 98 persen, serta susu dan gula industri juga masih banyak didatangkan dari luar negeri.

“Ketika rupiah melemah tajam, biaya pengadaan semua komoditas itu langsung membengkak dalam hitungan hari,” katanya.

Ia menambahkan, konflik di Timur Tengah turut memperbesar tekanan ekonomi melalui kenaikan biaya logistik, premi asuransi, dan ongkos pengiriman laut internasional.

Menurut Ida, tanpa langkah intervensi yang cepat dan tepat, pelemahan rupiah berpotensi memperberat tekanan ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa. (Pon)

#Kurs Rupiah #Rupiah Melemah #Ekonomi #Komisi VI DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Kelompok saham berkapitalisasi besar ikut mendorong laju indeks sektoral berada pada zona hijau
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Indonesia
Defisit Neraca Perdagangan Mei 2026 Bikin Jantungan, Purbaya Yudhi Sadewa Salahkan Harga Minyak Dunia
Purbaya mengimbau masyarakat menghindari kekhawatiran berlebih
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
Defisit Neraca Perdagangan Mei 2026 Bikin Jantungan, Purbaya Yudhi Sadewa Salahkan Harga Minyak Dunia
Olahraga
Stadion Sepak Bola Bertaraf Internasional Direncanakan Hadir di Kalimantan Selatan
Satu lagi, stadion baru dengan taraf internasional direncanakan hadir di Kalimantan Selatan
Frengky Aruan - Rabu, 01 Juli 2026
Stadion Sepak Bola Bertaraf Internasional Direncanakan Hadir di Kalimantan Selatan
Indonesia
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS, Investor Asing Kuras Pasar Saham Domestik
Dari pasar internasional, pelaku ekonomi terus memantau dinamika politik Timur Tengah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS, Investor Asing Kuras Pasar Saham Domestik
Indonesia
Rupiah dan IHSG Kompak Melemah, Stabilitas Makroekonomi Jangka Pendek Jadi Kunci
Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menegaskan pentingnya menjaga stabilitas makroekonomi dalam merespons dinamika global yang penuh ketidakpastian.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Rupiah dan IHSG Kompak Melemah, Stabilitas Makroekonomi Jangka Pendek Jadi Kunci
Indonesia
IHSG Hari Ini Longsor ke Level 5.801 Bareng Indeks Saham LQ45, Rupiah Keok Dekati Rp18.000 Per Dolar AS
Tekanan eksternal membuat posisi mata uang Garuda sulit keluar dari zona merah pada perdagangan jangka pendek
Angga Yudha Pratama - Selasa, 30 Juni 2026
IHSG Hari Ini Longsor ke Level 5.801 Bareng Indeks Saham LQ45, Rupiah Keok Dekati Rp18.000 Per Dolar AS
Indonesia
Pemerintah Kembali Tempatkan Dana Rp 281 Triliun di Bank BUMN, Likuiditas Dijaga hingga Akhir 2026
Pemerintah kembali menempatkan dana Rp 281 triliun di bank BUMN hingga Desember 2026 untuk menjaga likuiditas perbankan. Tambahan dana siaga Rp 100 triliun juga disiapkan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 29 Juni 2026
Pemerintah Kembali Tempatkan Dana Rp 281 Triliun di Bank BUMN, Likuiditas Dijaga hingga Akhir 2026
Indonesia
Wamenkeu Juda Agung: Fiskal Indonesia Tetap Sehat, Defisit APBN Masih di Bawah 3 Persen
Wamenkeu Juda Agung memastikan kondisi fiskal Indonesia tetap sehat. Defisit APBN baru mencapai 0,7 persen, penerimaan pajak tumbuh 19,1 persen, dan pemerintah menjaga likuiditas perbankan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 29 Juni 2026
Wamenkeu Juda Agung: Fiskal Indonesia Tetap Sehat, Defisit APBN Masih di Bawah 3 Persen
Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp 17.978 per Dolar AS pada Perdagangan 26 Juni 2026
Rupiah kembali melemah pada Jumat (26/6). Kini, nilai tukar Rupiah menembus Rp 17.978 per dolar AS.
Soffi Amira - Jumat, 26 Juni 2026
Rupiah Melemah ke Rp 17.978 per Dolar AS pada Perdagangan 26 Juni 2026
Indonesia
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Nyaris Tembus Rp 18.000 pada Perdagangan Kamis (25/6)
Dolar AS kini kembali menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (25/6). Rupiah menembus Rp 17.936.
Soffi Amira - Kamis, 25 Juni 2026
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Nyaris Tembus Rp 18.000 pada Perdagangan Kamis (25/6)
Bagikan