Polisi Bubarkan Massa yang Geruduk DPP Partai Demokrat

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 15 Maret 2021
Polisi Bubarkan Massa yang Geruduk DPP Partai Demokrat

'Mahasiswa' mendatangi markas DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/3) malam. Foto: MP/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polisi membubarkan massa yang nekat menggeruduk kantor DPP Partai Demokrat. Massa dibubarkan karena dinilai melanggar aturan baik soal penyampaian pendapat hingga protokol kesehatan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi mengatakan, sesuai dengan UU No 9 tahun 1998 terkait penyampaian pendapat di muka umum, aksi itu jelas melanggar.

Baca Juga

Ingin Temui AHY, 'Mahasiswa' Geruduk DPP Partai Demokrat

"Aksi ini dilaksanakan malam hari kemudian apalagi sekarang pada saat COVID-19," kata Hengki di kantor DPP Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/3).

Hengki melanjutkan, jika ada permasalahan, seharusnya diselesaikan dengan proses yang berlaku.

"Tentunya kalau ada permasalahan diselesaikan dgn prosedur yang berlaku, oleh karenanya skrang kita bubarkan, setelah dapat penjelasan mereka membubarkan diri," jelas Hengki.

'Mahasiswa' mendatangi markas DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/3) malam. Foto: MP/Kanu
'Mahasiswa' mendatangi markas DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/3) malam. Foto: MP/Kanu

Hengki melanjutkan, dengan menempatkan orang lain dalam kerumunan berpotensi bahaya.

"Ini merupakan pelanggaran hukum ingat itu sekarang masa pandemi. Apabila mereka memikirkan ybs mereka memiliki hak dan kewajiban menghormati orang lain, " tambah Hengki.

Hengki mengingatkan, pihaknya akan membubarkan massa jika nekat berkerumun lagi.

"Ini jelas tak berizin. Tentu akan kami bubarkan," terang Hengki.

Seperti diketahui, massa aksi yang mengatasnamakan dari perwakilan mahasiswa ngotot ingin bertemu Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, di DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/3) malam.

Mereka justru berupaya menutup arus lalu lintas dari arah Cikini menuju Matraman. Polisi pun lagi-lagi berupaya berkomunikasi dengan massa aksi untuk membubarkan diri. Tapi mereka tetap ogah pergi.

"Kami ingin bertemu AHY (Agus Harimurti Yudhoyono)," ujar satu dari massa aksi.

Tak ada perwakilan massa aksi yang mau diwawancara awak media. (Knu)

Baca Juga

Cerita Koordinator Tim Hukum KLB Demokrat Kembali Lawan BW di Meja Hukum

#Partai Demokrat #Agus Harimurti Yudhoyono
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kejurnas Tinju Amatir Piala Menko IPK 2026 Bakal Digelar di Jakarta, Diikuti 35 Provinsi
Kejuaraan Nasional Tinju Amatir Piala Menko Infrastruktur 2026 bakal digelar di Pluit Village Mall, Jakarta Utara, pada 19-25 Oktober mendatang.
Soffi Amira - Sabtu, 17 Oktober 2026
Kejurnas Tinju Amatir Piala Menko IPK 2026 Bakal Digelar di Jakarta, Diikuti 35 Provinsi
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Partai Demokrat membantah pidato Agus Harimurti Yudhoyono menjadi sinyal Pilpres 2029.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Waketum Golkar Sebut AHY Kasih Sinyal Kuat Siap Jadi Penantang di Pilpres 2029
Sinyal tersebut muncul ketika kondisi masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Waketum Golkar Sebut AHY Kasih Sinyal Kuat Siap Jadi Penantang di Pilpres 2029
Olahraga
PBV Paja One Juara AHY Cup 2026, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
PBV Paja One menjadi juara AHY Cup 2026 di Jakarta Timur. AHY mendorong kompetisi voli ini berlanjut sebagai wadah pembinaan dan pencarian atlet muda.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
PBV Paja One Juara AHY Cup 2026, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
Indonesia
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Berbagai aspirasi yang selama ini disampaikan kepada pengurus di tingkat atas tidak pernah diwujudkan dalam bentuk dukungan nyata.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Indonesia
Demokrat Balik Serang Deddy Sitorus: Terusik karena AHY Benar
Tak ada hasutan, AHY hanya menjelaskan peran partai politik dalam sistem demokrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Demokrat Balik Serang Deddy Sitorus: Terusik karena AHY Benar
Indonesia
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Partai Demokrat ikut mempertanyakan posisi politik PDI Perjuangan (PDIP) terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Senin, 22 Juni 2026
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Indonesia
Presiden Prabowo Tunjuk Menko AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Penunjukan AHY sendiri tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 29 Tahun 2026
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
Presiden Prabowo Tunjuk Menko AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Bagikan