Kesehatan

Pilihan Minuman Pencegah Dehidrasi saat Berpuasa

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 11 April 2022
Pilihan Minuman Pencegah Dehidrasi saat Berpuasa

Minum delapan gelas air mineral per hari. (Foto: Unsplash/engin akyurt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENJALANKAN ibadah puasa rentan membuat dehidrasi. Oleh karena itu, mengonsumsi minuman sehat pencegah dehidrasi saat berbuka dan di waktu sahur amat disarankan.

Dehidrasi dapat dikenali dengan gejala berupa rasa haus yang hebat, kelelahan, mulut kering, hingga sakit kepala. Jika dibiarkan, kondisi itu akan mengganggu kelancaran puasa. Dalam level yang lebih parah, dehidrasi bisa menimbulkan gejala serius, seperti pingsan bahkan kejang.

Pilihan minuman yang pertama dan paling umum ialah air mineral. Air mineral menjadi kunci utama untuk mencegah dehidrasi, terlebih di bulan puasa. Selain menjaga tubuh tetap terhidrasi, minum air mineral juga baik bagi kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah, dan mencegah sembelit saat berpuasa.

Baca juga:

Dehidrasi Bisa Bikin Halusinasi

Pilihan Minuman untuk Mencegah Dehidrasi Saat Puasa
Tidak usah menambahkan gula. (Foto: Unsplash/Zlatko Duric)

Orang dewasa disarankan minum air sebanyak 2-3 liter atau setara dengan delapan gelas setiap hari. Untuk memudahkanmu mencukupi kebutuhan cairan saat puasa, kamu bisa gunakan rumus 2-4-2, yakni dua gelas air saat berbuka puasa, empat gelas di malam hari hingga menjelang tidur, dan dua gelas saat sahur.

Selain air mineral, kamu bisa memilih infused water yang dicampur berisi potongan buah-buahan segar dan rempah-rempah. Minuman ini dapat meningkatkan energi, mendukung penurunan berat badan, membantu pembuangan racun atau detoks, hingga memperbaiki suasana hati. Pilihan buah dan rempah yang bisa digunakan antara lain lemon, semangka, jeruk, stroberi, apel, jeruk nipis, daun basil, dan kayu manis.

Baca juga:

Atasi Dehidrasi dengan Asupan Cairan

Pilihan Minuman untuk Mencegah Dehidrasi Saat Puasa
Es kelapa yang mengandung kalium, natrium, dan magnesium. (Foto: Unsplash/Meimei Ismail)

Pilihan minuman lainnya yakni jus buah yang bisa kamu buat sendiri. Jus buah sebaiknya tidak perlu ditambahkan gula sebab buah sudah memiliki pemanis alami. Selain jus buah, kamu bisa juga memilih susu yang menjadi sumber kalsium, natrium, dan kalium. Susu mengandung karbohidrat yang diketahui mampu membuat tubuh tetap berenergi.

Meminum air kelapa juga disarankan. Air kelapa mengandung kalium, natrium, dan magnesium. Berkat nutrisi itu, air kelapa cocok dijadikan minuman untuk mencegah dehidrasi saat puasa. Air kelapa juga rendah kalori, sehingga dapat membantu melancarkan program diet yang kamu jalani di saat berpuasa.

Selain mengonsumsi pilihan minuman pencegah dehidrasi, pastikan kamu juga mengasup makanan bernutrisi seimbang, tidur yang cukup, dan rutin berolahraga agar puasa lancar. (and)

Baca juga:

Rutin Minum Tetap Bisa Membuat Dehidrasi

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Bagikan