Atasi Dehidrasi dengan Asupan Cairan

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 06 Juli 2021
Atasi Dehidrasi dengan Asupan Cairan

Buah semangka dapat memberikan cairan yang hilang di dalam tubuh. (Foto: Pixabay/Foundry)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JIKA mulai merasa haus, mungkin kamu harus lebih memperhatikan jumlah cairan yang sudah masuk ke tubuhmu hari ini. Menurut Lisa Wartenberg, MFA, RD, LD kepada Healthline, rasa haus yang kamu rasakan bisa jadi menandakan bahwa tubuhmu bisa jadi sudah mengalami sedikit dehidrasi.

Dilansir dari Healthline, dehidrasi terjadi ketika tubuhmu kehilangan lebih banyak cairan daripada yang dikonsumsi. Dehidrasi pun disebabkan oleh banyak hal mulai dari cuaca yang panas, gangguan pencernaan, pengaruh obat-obatan, dan kelelahan.

Baca Juga:

Bolehkah Minum Susu Setelah Minum Obat? Ini Faktanya

dehidrasi
Susu baik untuk mengatasi dehidrasi. (Foto: Pixabay/congerdesign)

Ketika mengalami dehidrasi, kamu bisa merasakan beberapa gejala seperti pingsan, pusing, haus, lelah, dan mulut yang terasa kering.

Selain mengonsumsi air putih, ada beberapa makanan yang bisa konsumsi, salah satunya adalah air kelapa. Ketika dehidrasi, tubuhmu membutuhkan lebih dari sekedar cairan untuk mendapatkan kembali keseimbangannya. Kamu juga harus mengisi kembali elektrolit yang hilang telah keluar dari dalam tubuh melalui
keringat dan urin.

Air kelapa sangat bagus untuk diminum ketika dehidrasi. Ini disebabkan karena air kelapa mengandung elektrolit dan beberapa karbohidrat yang bermanfaat bagi tubuh.

Untuk memenuhi keperluan elektrolit, kamu juga bisa mengonsumsi kuah sup kaldu. Biasanya sup kaldu yang memiliki protein hewani juga memiliki kandungan kolagen yang baik untuk kesehatan sendi.

Baca Juga:

Tanda-tanda Dehidrasi Ini Jangan Dicuekin

dehidrasi
Air kelapa mengandung elektrolit. (Foto: Pixabay/gadini)

Agar bisa mendapatkan khasiat yang lebih maksimal, kamu bisa memasaknya selama minimal delapan jam untuk
meningkatkan kandungan kalsium dan magnesium yang baik untuk tulang dan otot.

Jika lebih menyukai buah-buahan, kamu juga bisa mengonsumsi semangka dan melon. Menurut penelitian dari PubMed Central, buah-buahan dan sayur-sayuran memiliki kandungan air yang tinggi dan bisa mengatasi tubuh yang sedang dehidrasi.

Untuk meningkatkan selera makan, kamu bisa meletakan buah-buahan ini ke kulkas sebelum dikonsumsi. Melon beku juga bermanfaat untuk mengatasi mual-mual.

Last but not least, kamu bisa mengonsumsi segelas susu untuk mengatasi dehidrasi. Susu menjadi pilihan yang tepat karena mengandung banyak elektrolit, begitu juga dengan protein, karbohidrat, dan lemak. (SHN)

Baca Juga:

Awas! Kebiasaan Buruk yang Berisiko Hambat Metabolisme Tubuh

#Kesehatan #Dehidrasi
Bagikan
Ditulis Oleh

annehs

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - 34 menit lalu
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Bagikan