Kesehatan

Pentingnya Kualitas Udara Bagi Kelangsungan Hidup

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 31 Juli 2019
Pentingnya Kualitas Udara Bagi Kelangsungan Hidup

Polusi udara mempengaruhi kualitas udara. (Foto: polusi-Pexels/Frans Van Heerden)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KONDISI dunia kini sudah berubah drastis. Kehidupan modern tidak bisa terlepas dari berbagai teknologi dan sistem produksi barang demi menunjang kesejahteraan masyarakat. Tetapi kebanyakan hal-hal tersebut merupakan penyebab utama dari polusi udara yang tidak kita sadari.

Kualitas udara di satu negara merupakan hal paling penting yang perlu diperhatikan karena manusia memerlukan oksigen untuk bisa terus hidup. Kualitas udara juga menjadi salah satu aspek penting majunya sistem di dalam negara tersebut. Meskipun masih banyak orang yang meremehkan, kini dampaknya sudah cukup bisa mengingatkan manusia untuk senantiasa menjaga bumi ini untuk tetap bersih dan asri. Apa saja dampaknya jika polusi udara tidak ditangani dengan segera?


Baca Juga: 4 Tanaman Rumah Cegah Polusi Asap Rokok


1. Kesehatan Penduduk

penduduk
Kualitas udara yang buruk memunculkan berbagai penyakit. (Foto: Pexels/rawpixel.com


Perlu kamu ketahui, polusi udara menjadi banyak penyebab dari munculnya penyakit-penyakit kronis. Karena polusi merupakan partikel radikal yang jika terus menerus masuk ke dalam tubuh dapat berkembang menjadi sel-sel kanker. Ketika kamu keluar rumah untuk beraktivitas, mau tidak mau kamu pasti terpapar polusi yang bisa menyebabkan iritasi mata dan penyakit asma. Selain itu partikel-pertikel tersebut juga sangat berbahaya bagi ibu hamil karena bayi bisa terlahir prematur.


2. Tingkat Ekonomi

polusi
Tuntutan ekonomi yang membuat kualitas udara buruk. (Foto: Pixabay/Jim Bear)


Polusi udara yang terlalu tinggi dapat mempengaruhi tingkat ekonomi sebuah negara karena kualitas hasil produksi pasti buruk. Negara lain yang ingin berinvestasi akan berpikir ulang jika negara yang mereka tuju terkenal tinggi polusinya karena kualitas produksi seperti sandang dan pangan tidak sebagus dari negara yang bersih dan asri. Pasar pun memilih yang kualitasnya tinggi dan bersih.

Baca Juga: Polusi Perpendek Umur Anak-Anak

3. Efek Rumah Kaca

kota
Terjadi efek rumah kaca yang berdampak pada atmosfer. (Foto: Pexels/Pixabay)


Paparan polusi lama kelamaan akan mengikis atmosfer bumi yang melindungi kita dari sinar matahari langsung. Melansir dari Who.int, atmosfer sudah kepayahan dalam menjaga permukaan bumi sehingga bisa dikatakan sekarang manusia sedang dalam masalah. Jika tidak diperbaiki, bagaimana generasi berikutnya akan hidup nanti?

4. Hujan Asam

hujan
Hujan asam akan membuat mati ekosistem. (Foto: Pexels/Nikita Ananjevs)


Hujan asam bisa disebabkan oleh parkitel udara yang mengandung banyak polusi bereaksi dengan air hujan atau terlalu banyak unsur SO2 dan NOx dalam udara. PH yang dimiliki hujan asam berada di bawah angka 5 sedangkan PH normal berada di antara angka 6 atau 7. Hal tersebut akan menyebabkan matinya ekosistem tumbuhan. Air bersih juga akan menjadi langka sebab terjadinya pencemaran air akibat hujan asam. Selain itu bangunan kota akan rusak karena terkikis. (mar)

Baca Juga: Atasi Polusi Udara, Pengamat Sarankan Pemprov DKI Belajar dari Beijing

#Polusi Udara
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Berita Foto
Gubernur DKI Pramono Siapkan Formula Baru Tekan Polusi Udara Jakarta
Suasana pemukiman padat penduduk berdampingan gedung perkantoran di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (4/5/2026).
Didik Setiawan - Senin, 04 Mei 2026
Gubernur DKI Pramono Siapkan Formula Baru Tekan Polusi Udara Jakarta
Indonesia
Udara Jakarta Tercatat tak Sehat Rabu (29/4), Pastikan Pakai Masker saat Keluar Rumah
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 161 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 69,3 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Udara Jakarta Tercatat tak Sehat Rabu (29/4), Pastikan Pakai Masker saat Keluar Rumah
Indonesia
Udara Jakarta Memburuk saat Arus Balik Lebaran 2026, Masuk 7 Kota Paling Berpolusi di Dunia
Kualitas udara Jakarta memburuk saat puncak arus balik Lebaran 2026. AQI mencapai 159 dan masuk 7 kota paling berpolusi di dunia menurut IQAir.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 29 Maret 2026
Udara Jakarta Memburuk saat Arus Balik Lebaran 2026, Masuk 7 Kota Paling Berpolusi di Dunia
Indonesia
Hadapi Polusi Udara, Pemprov DKI Jakarta Dorong Kolaborasi Lintas Wilayah
Pemprov DKI Jakarta memperkuat sistem pemantauan kualitas udara. Namun, Jakarta memerlukan kolaborasi lintas wilayah.
Soffi Amira - Rabu, 11 Februari 2026
Hadapi Polusi Udara, Pemprov DKI Jakarta Dorong Kolaborasi Lintas Wilayah
Indonesia
Ajaib! Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Sabet Kategori Baik WHO, Warga Boleh Buka Jendela Tanpa Takut Batuk
Dengan kondisi udara yang baik ini, warga bahkan disarankan untuk membuka jendela agar dapat menikmati udara bersih yang masuk dari luar
Angga Yudha Pratama - Selasa, 11 November 2025
Ajaib! Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Sabet Kategori Baik WHO, Warga Boleh Buka Jendela Tanpa Takut Batuk
Indonesia
Udara Jakarta Lebih Berbahaya 10 Kali Lipat dari Batas WHO pada Jumat (31/10), Ini Tips Bertahan Hidup dari Dinkes
Masyarakat kini dapat memantau kondisi lingkungan secara real-time melalui portal udara.jakarta.go.id dan aplikasi JAKI
Angga Yudha Pratama - Jumat, 31 Oktober 2025
Udara Jakarta Lebih Berbahaya 10 Kali Lipat dari Batas WHO pada Jumat (31/10), Ini Tips Bertahan Hidup dari Dinkes
Indonesia
Cemari Udara dan Air Hujan, Pemprov DKI Cari Landasan Berikan Sanksi Sosial Bagi Warga Pembakar Sampah
Berbeda dengan sanksi hukum yang bersifat mengikat, sanksi sosial lebih menekankan pembinaan moral dan tanggung jawab kolektif.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Oktober 2025
Cemari Udara dan Air Hujan, Pemprov DKI Cari Landasan Berikan Sanksi Sosial Bagi Warga Pembakar Sampah
Indonesia
Picu Hujan Mikroplastik, Wajah Pelaku Bakar Sampah Bakal Dipajang di Medsos DLH Jakarta
Praktik pembakaran sampah itu membuat mikroplastik serta zat berbahaya seperti dioksin terlepas ke udara dan kembali jatuh ke tanah saat terjadinya hujan.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Oktober 2025
Picu Hujan Mikroplastik, Wajah Pelaku Bakar Sampah Bakal Dipajang di Medsos DLH Jakarta
Indonesia
Jangan Malas Bersih-Bersih! Debu di Rumah Penuh Mikroplastik Jahat yang Siap Mengundang Virus dan Penyakit
Mikroplastik ini terbentuk dari degradasi limbah plastik yang melayang di udara
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Oktober 2025
Jangan Malas Bersih-Bersih! Debu di Rumah Penuh Mikroplastik Jahat yang Siap Mengundang Virus dan Penyakit
Indonesia
Udara Jakarta Tidak Sehat Pada Selasa (21/10) Pagi, Terburuk ke-6 Dunia
Masyarakat Jakarta disarankan untuk mengambil tindakan pencegahan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Oktober 2025
Udara Jakarta Tidak Sehat Pada Selasa (21/10) Pagi, Terburuk ke-6 Dunia
Bagikan