Pengacara Nilai Pelaporan Mendag Agus ke Polisi Ngawur

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 03 Februari 2020
Pengacara Nilai Pelaporan Mendag Agus ke Polisi Ngawur

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. (ANTARA/Hanni Sofia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengacara Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Petrus Bala Pattyona menilai pelaporan kliennya ke Bareskrim Polri atas dugaan sangkaan penipuan oleh Yulius Isyudianto ngawur.

Seperti diketahui, Mendag Agus dilaporkan ke polisi oleh Yulius dengan surat laporan bernomor LP/B/0016/2020/Bareskrim tanggal 8 Januari lalu. Yulius pernah menjadi rekan bisnis Agus dalam usaha penambangan dan pengangkutan biji nikel di Maluku Utara (Malut) pada 2000 lalu.

Baca Juga

Amazon Prime Peringatkan Pelanggan Adanya Penipuan

Petrus mengaku bahwa pihaknya sudah mensomasi pihak Yulius karena laporan terkait kasus dugaan penipuan tak jelas.

“Kami telah mensomasi pelapornya dua kali melalui pengacaranya, tapi belum ada jawaban,” ujar Petrus kepada Merahputih.com.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memberikan keterangan di sela kunjungannya ke Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020). (ANTARA/ Zubi Mahrofi)
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto (topi putih) dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memberikan keterangan di sela kunjungannya ke Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020). (ANTARA/ Zubi Mahrofi)

Dirinya mengatakan, pelaporan Yulius tersebut ngawur dan fiktif. Ia mengatakan, kasus ini pernah dilaporkan tahun 2015 namun sudah di SP3, dan tidak berlanjut. Namun, kini malah dilaporkan kembali.

Baca Juga

Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Pembelian Valas, Begini Modusnya

"Ini kasus tak ada.Laporan Pelapor 08/01 itu tanpa dasar dan bukti-bukti, hanya sensasi saja. Setelah klien saya jadi Menteri baru lah digoreng," kata Petrus.

Petrus mengklaim, Agus siap untuk diklarifikasi polisi untuk menjelaskan soal perkara ini.

"Klien saya siap hadapi, cuman karena saat ini Bareskrim melakukan klarifikasi, sehingga belum bisa dijelaskan detail," papar Petrus.

Baca Juga

Ketua MPR Ungkap Marak Penipuan Bermodus Pendirian 'Kerajaan'

Sementara, Polri mengatakan kasus ini akan dilakukan klarifikasi kepada saksi yang ada. Nantinya, jika pelaporan tersebut memenuhi unsur pidana, maka akan dinaikkan ke tingkat penyidikan. (Knu)

#Kasus Penipuan #Menteri Perdagangan
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Hanania Travel Tilep Rp 12 Miliar, DPR Desak Pemulihan Total Uang Jemaah
Pemerintah dan aparat penegak hukum wajib memastikan seluruh hak materiil korban pulih secara nyata. 

Dwi Astarini - Rabu, 03 Juni 2026
Kasus Hanania Travel Tilep Rp 12 Miliar, DPR Desak Pemulihan Total Uang Jemaah
Berita Foto
Raker Mendag dengan Komisi VI DPR Bahas Perjanjian Dagang dengan Canada
Menteri Perdagangan, Budi Santoso saat memberikan pemaparan dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 19 Mei 2026
Raker Mendag dengan Komisi VI DPR Bahas Perjanjian Dagang dengan Canada
Indonesia
Kinerja Ekspor Indonesia Maret 2026 Tumbuh 1,62 Persen
Kinerja ini terutama ditopang ekspor nonmigas yang meningkat 0,98 persen yang menjadi USD 63,60 miliar.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Kinerja Ekspor Indonesia Maret 2026 Tumbuh 1,62 Persen
Indonesia
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Melalui lomba tersebut, Mendag Busan mengajak masyarakat untuk menunjukkan semangat melestarikan lingkungan.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Indonesia
Demi Swasembada Pangan, Kemendag Perketat Impor Sejumlah Komoditas
Kemendag resmi menerbitkan Permendag 11/2026 yang memperketat impor komoditas pangan seperti gandum, kacang, hingga beras pakan. Berlaku mulai 8 Mei 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Demi Swasembada Pangan, Kemendag Perketat Impor Sejumlah Komoditas
Indonesia
Puan Soroti Kasus BNI, Desak Evaluasi Tata Kelola dan Perlindungan Nasabah
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti kasus BNI yang menggelapkan uang jemaat. Ia mendesak adanya evaluasi tata kelola dan perlindungan nasabah.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Puan Soroti Kasus BNI, Desak Evaluasi Tata Kelola dan Perlindungan Nasabah
Indonesia
BNI Buka Suara soal Penggelapan Dana Rp 28 Miliar, Pelaku Gunakan Modus Deposito Palsu
BNI buka suara soal penggelapan dana Rp 28 miliar milik Paroki Aek Nabara. BNI menyebutkan, bahwa pelaku menggunakan deposito palsu.
Soffi Amira - Senin, 20 April 2026
BNI Buka Suara soal Penggelapan Dana Rp 28 Miliar, Pelaku Gunakan Modus Deposito Palsu
Indonesia
Pantau Pasar Rawasari, Mendag Budi Santoso Sebut Harga Bahan Pokok Masih Stabil Jelang Lebaran 2026
Menteri Perdagangan, Budi Santoso memastikan, harga bahan pokok masih stabil menjelang Lebaran 2026.
Soffi Amira - Senin, 16 Maret 2026
Pantau Pasar Rawasari, Mendag Budi Santoso Sebut Harga Bahan Pokok Masih Stabil Jelang Lebaran 2026
Indonesia
Mendag Pastikan Harga Bahan Pokok di Kudus Stabil Jelang Lebaran 2026
Kementerian Perdagangan turun langsung ke pasar-pasar rakyat untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bapok menjelang Idul Fitri 2026.
Dwi Astarini - Kamis, 12 Maret 2026
Mendag Pastikan Harga Bahan Pokok di Kudus Stabil Jelang Lebaran 2026
Indonesia
Jelang Lebaran 2026, Mendag Pastikan Pasokan Bahan Pokok di Jakarta Aman
Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan harga dan pasokan bahan pokok di Jakarta masih stabil menjelang Lebaran 2026 setelah meninjau Pasar Kramat Jati.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Maret 2026
Jelang Lebaran 2026, Mendag Pastikan Pasokan Bahan Pokok di Jakarta Aman
Bagikan