Penemuan Bayi Laki-laki di Gerobak PKL Gegerkan Warga Sragen
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menunjukan bayi yang ditemukan warga, Sabtu (22/11). (Foto: Merahputih.com/Ismail)
MERAHPUTIH.COM - WARGA Dukuh Lemahbang, Desa Plosokerep, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, dikejutkan penemuan bayi laki-laki yang diletakkan di dalam gerobak PKL, Sabtu (22/11).
Berdasarkan informasi yang diterima, peristiwa terjadi sekitar pukul 04.15 WIB. Penemuan bayi itu bermula saat seorang warga dukuh tersebut, Maryono, mendengar suara yang ia kira seperti tiupan terompet di depan rumahnya. Suara itu terus berulang sehingga ia merasa curiga dan memutuskan memeriksanya.
Maryono malah terkejut saat mendapati bayi laki-laki di gerobak jualannya crispy crepes di teras rumahnya. Tubuh bayi masih dipenuhi sisa darah persalinan saat ditemukan. “Saya beranikan diri pegang bayi, saya bersihkan. Bayi dalam kondisi telanjang terbungkus kain atau jarik dengan tali pusar yang sudah terpotong, tapi belum steril. Selain itu ditemukan juga satu kain lainnya,” kata warga setempat, Sri (22/11).
Ia mengatakan tak lama kemudian bidan desa dan Bhabinkamtibmas tiba di lokasi dan memberikan pertolongan awal. Bayi kemudian dibawa ke Puskesmas Karangmalang sekitar pukul 06.45 WIB untuk pemeriksaan lanjutan. “Dari hasil pemeriksaan, bayi diketahui dalam kondisi sehat dengan berat 2,56 kilogram dan panjang 48 sentimeter,” kata dia.
Baca juga:
Warga Boyolali Digegerkan Penemuan Bayi Perempuan di Teras Rumah
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi. Polisi juga menelusuri jejak keberadaan orang yang meninggalkan bayi tersebut.
“Kami masih menyelidiki identitas ibu yang diduga meninggalkan bayi ini. Beberapa petunjuk sudah kami kumpulkan, termasuk memeriksa CCTV yang ada di TKP. Untuk penanganan kasus ini kami terus melakukan pendalaman,” katanya.(Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
Resmob Polres Sukoharjo Tangkap Penadah Bayi Korban Penculikan Lintas Provinsi
Bagikan
Berita Terkait
Penghiliran dan Ketahanan Energi Perlu Meminimalisasi Dampak Sosial
Upah Minimum Jateng Ditetapkan Rp2.327.386 Hanya Naik Rp 158.037
UMP Jawa Tengah 2026 Naik Jadi Rp 2,32 Juta, UMK 35 Daerah Sudah Ditetapkan
Polres Wonogiri Bongkar Makam Santri, Diduga Korban Bullying Senior di Ponpes
Ada Penambangan di Gunung Slamet. Pemprov Ajukan Jadi Kawasan Taman Nasional
Bengkel Motor Satu Lantai di Solo Terbakar, Warga Geger
Belasan ASN Solo Terjaring Razia Kendaraan di Balai Kota, Telat Bayar Pajak
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Runner yang Meninggal dalam Ajang Siksorogo Lawu Ultra 2025 Dimakamkan, Wakil Bupati Karanganyar Sebut Kehilangan Putra Terbaik
DPRD Solo Setujui APBD 2026 Pemkot Rp2,1 Triliun, Makan Minum Rapat Dipangkas