Runner yang Meninggal dalam Ajang Siksorogo Lawu Ultra 2025 Dimakamkan, Wakil Bupati Karanganyar Sebut Kehilangan Putra Terbaik
Pemakaman Sigit Joko Poernomo (45) runner yang meninggal karena serangan jantung saat event Siksorogo Lawu Ultra (SLU) 2025, Senin (8/12). (foto: Merahputih.com/Ismail)
MERAHPUTIH.COM - SUASANA duka menyelimuti prosesi pelepasan jenazah Sigit Joko Poernomo, 45, salah seorang pelari yang meninggal karena serangan jantung saat mengikuti ajang Siksorogo Lawu Ultra (SLU) 2025. Joko merupakan Kepala Biro Umum dan Hukum Kementerian Pariwisata. Isak tangis istri, Rosaldina dan pelayat pecah saat jenazah diberangkatkan menuju peristirahatan terakhir.
Ratusan pelayat memadati rumah duka di Dusun Buran Wetan, RT 2 RW 2, Desa Buran, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Senin (8/12). Di antara pelayat itu terdapat Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana dan Sekretaris Kementerian Pariwisata Bayu Aji.
Saat memberikan ucapan selamat tinggal, Bayu Aji terbata-terbata dan sesekali menyeka air mata. Ia menyebut almarhum ialah sosok yang sangat baik dan selama pengabdiannya selalu memberikan yang terbaik bagi Kementerian Pariwisata.
“Almarhum sangat amanah dan kami akan meneruskan perjuangan Mas Sigit. Insya Allah beliau ialah orang yang baik, yang kami kenal dari pertama beliau hadir di kantor,” ujar Bayu.
Baca juga:
Event 'Siksorogo Lawu Ultra 2025' Makan Korban, 2 Pelari Meninggal Dunia Kena Serangan Jantung
Dia mengatakan almarhum ialah juniornya dan satu kantor. Ia memohon kepada hadirin untuk memaafkan kekhilafan almarhum baik tutur kata maupun kesalahan tindakan.
Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana menyebut bahwa sosok almarhum merupakan salah satu putra terbaik yang dimiliki Kabupaten Karanganyar. “Sebagai putra daerah terbaik kami kehilangan dengan meninggalnya sosok Sigit yang juga menjabat Kepala Biro Umum dan Hukum Kementerian Pariwisata,” katanya.
Istri almarhum, Rosaldina, terlihat membawa foto sang suami saat keluar dari dalam rumah. Ia terisak menangis saat mendampingi keranda jenazah suaminya dibawa keluar. Sejumlah anggota keluarga juga terlihat mendampingi istri almarhum.
Jenazah diberangkatkan dari rumah duka menuju tempat permakaman umum Desa Buran, Karanganyar.(Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
Pendaki Gunung Lawu Asal Magetan Meninggal, Tim SAR Evakuasi
Bagikan
Berita Terkait
Pendaki Bukit Mongkrang Belum Ditemukan, Pencarian Diperluas Sampai Magetan
Indonesia Kalah Saing dengan Negara Tetangga dalam Urusan Pariwisata, DPR 'Semprot' Pemerintah
Bupati Pati Kena OTT KPK, Pemprov Jateng Pastikan Pelayanan tak Terganggu
Pendaki Hilang Gunung Lawu, Pencarian Terhambat Cuaca
Pendaki Asal Karanganyar Dilaporkan Hilang di Gunung Lawu, Jalur Ditutup Sementara
Penghiliran dan Ketahanan Energi Perlu Meminimalisasi Dampak Sosial
Upah Minimum Jateng Ditetapkan Rp2.327.386 Hanya Naik Rp 158.037
UMP Jawa Tengah 2026 Naik Jadi Rp 2,32 Juta, UMK 35 Daerah Sudah Ditetapkan
Polres Wonogiri Bongkar Makam Santri, Diduga Korban Bullying Senior di Ponpes
Ada Penambangan di Gunung Slamet. Pemprov Ajukan Jadi Kawasan Taman Nasional