Pemuda Anti Komunis Ancam Bikin Komnas HAM Seperti LBH
Orasi Gepak di depan Komnas HAM. (MP/Fadhli)
MerahPutih.com - Sejumlah orang yang mengaku dari Gerakan Pemuda Anti Komunisme (Gepak) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Komnas HAM Jalan Latuharhary Menteng Jakarta Pusat, Rabu (15/11).
Mereka menuntut agar Komisioner Komnas HAM menolak laporan Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965 (YPKP65) soal penyelesaian kasus pembunuhan massa tahun 65 silam.
"Kami mendesak Komnas HAM yang baru terpilih untuk tidak menerima laporan Bedjo Untung (Ketua YPKP65)," kata orator aksi.
Pengunjuk rasa mengancam akan mengerahkan massa yang lebih besar jika Komnas HAM menerima dan menindaklanjuti laporan tersebut.
"Kalau laporan diterima kami akan datangi Komnas HAM. Kami akan bikin Komnas seperti LBH Jakarta," tegas orator aksi.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu ribuan massa mengepung LBH Jakarta karena diduga menggelar seminar berbau paham Komunisme. Meraka melempari dan merusak sejumlah fasilitas kantor LBH.
Terpisah, Ketua YPKP65 Bedjo Untung mengatakan sudah melaporkan penemuan sejumlah titik kuburan massal baru kepada Komisioner Komnas HAM.
"Kita berharap laporan ini ditindaklanjuti. Laporan ini akan melengkapi data-data lain sudah terlebihdulu kami serahkan," ujarnya. (Fdi)
Bagikan
Berita Terkait
DPR Desak LPSK dan Komnas HAM Kawal Kasus Penganiayaan Lansia di Pasaman
Komnas HAM Kecewa Soeharto Diberi Gelar Pahlawan Nasional, Minta Kasus Dugaan Pelanggaran di Masa Lalu Tetap Harus Diusut
Mantan Kapolres Ngada Dipenjara 19 Tahun karena Cabuli Bocah, Bukti Jabatan dan Pangkat tak Bisa jadi Tameng dalam Pelanggar HAM
Komnas HAM Sebut Restorative Justice tak Boleh Dipakai untuk Kasus HAM Berat dan TPKS
Bentuk Tim Pencari Fakta Kerusuhan Demo, 6 Lembaga HAM Bantah Jalani Instruksi Prabowo
Komnas HAM Minta Polda Buka Ruang Peninjauan Kembali Kasus Kematian Diplomat Arya
Temuan Komnas HAM di Balik Persekusi Retreat Kristen di Cidahu Sukabumi, Pengusiran hingga Perusakan
Pembubaran Retreat Keagamaan di Sukabumi Dinilai sebagai Bentuk Pelanggaran HAM dan Intoleransi
Bantah Fadli Zon, Komnas HAM Ungkap Bukti Kekerasan Seksual saat Peristiwa Mei 98
Komnas HAM Bakal ke Raja Ampat, Selidiki Dugaan Intimidasi hingga Pelanggaran Tambang Nikel