Pemerintah Janji Berdayakan dan Tingkatkan Keterampilan Penduduk Sekitar IKN
Kawasan inti pusat pemerintahan IKN Nusantara di wilayah Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. ANTARA/Novi Abdi-Bagus Purwa
MerahPutih.com - Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara perlahan mulai berlangsung.
Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono memastikan bahwa penduduk lokal di kawasan Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan IKN itu sendiri.
Hal ini ia ungkapkan pasca-rapat kerja bersama Presiden Joko Widodo, Rabu (20/7).
Baca Juga:
JICA Jadi Pengawas Pembangunan IKN Nusantara
Untuk itu, pihaknya akan mempersiapkan penduduk lokal dan membekali mereka dengan berbagai pelatihan yang akan dibutuhkan nantinya. Seperti CSR dari beberapa BUMN atau perusahaan untuk reskilling dan upskilling.
"Sehingga nantinya mereka juga akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan IKN itu sendiri,” ujarnya dalam keterangannya, Kamis (21/7).
Bambang melaporkan terkait persiapan pembangunan sejumlah pekerjaan infrastruktur bangunan-bangunan inti yang rencananya akan pertama dibangun pada bulan Agustus mendatang.
Persiapan tersebut mencakup antara lain konsolidasi soal lahan hingga akses logistik.
“Itu akan segera dipersiapkan dengan harapan agar nanti di tahun depan itu memang kami sudah mulai full scale (dalam skala penuh) untuk membangun infrastruktur dan bangunan-bangunan inti,” ujarnya.
Baca Juga:
Wagub Riza Akui Biaya Pembangunan Jakarta Lebih Mahal Dibandingkan IKN
Di samping mempersiapkan pembangunan infrastruktur, ujar Bambang, pada Agustus pihaknya melakukan jajak pasar untuk menampung ketertarikan elemen masyarakat yang ingin turut berpartisipasi dalam pembangunan di IKN.
Bambang mencontohkan, di kawasan inti pusat pemerintahan akan ada berbagai pembangunan fasilitas mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga fasilitas kebutuhan sehari-hari dan hiburan.
Nanti, dibangun tidak hanya bangunan fisik, tetapi juga bagaimana kita membangun satu ekosistem dari satu kota yang layak huni.
"Dan itu target kami di 2024, sehingga nantinya satu ekosistem perkotaan yang komplet dari fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, fasilitas sehari-hari. Kemudian fasilitas-fasilitas yang berhubungan dengan amusement center,” tuturnya.
Bambang mengungkapkan, Presiden Joko Widodo memberikan arahan agar semua hal tersebut disiapkan dengan segera.
Ini agar pembangunan IKN bisa sesuai dengan tenggat waktu yang telah direncanakan oleh pemerintah.
“Sehingga nantinya kita akan bisa tetap menjaga target-target, on the track istilahnya, yang akan kita canangkan pada tahun 2024 mendatang,” pungkasnya. (Knu)
Baca Juga:
Bawaslu Petakan Indeks Kerawanan Pemilu di Tiga Provinsi Baru Papua dan IKN
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Akhir Tahun Ini Kantor Wapres di IKN Rampung
Masa HGU di IKN Dipangkas, Komisi II DPR Dorong Kajian Regulasi Tanpa Ganggu Investasi
Respon Putusan MK Soal HGU IKN, Komisi II DPR Dorong Prabowo Terbitkan Perppu
Putusan MK Soal HGU 95 Tahun Sesuai UU Agraria, Sama Dengan Australia dan Malaysia
HGU IKN tak lagi Dekati 2 Abad, DPR Sebut Bagus untuk Kepastian Hukum dan Bentuk Keadilan dalam Pengelolaan Tanah
MK Putuskan HGU IKN Jadi 95 Tahun, Komisi II DPR: Harus Diikuti Regulasi yang Jelas
Puluhan Pesepeda Usia 60 Tahun ke Atas Ikut Gowes dari Jakarta ke IKN
Otorita IKN Gencar Bikin Workshop Cegah HIV/AIDS, Ternyata Ini Tujuannya
Media Asing Sebut IKN Kota Hantu, DPR Minta Badan OIKN Jangan Cuma Diam
4.000 Hektar Tambang Ilegal Tersebar di Sekitar IKN, Pengusaha Terlibat Dihukum Wajib Reforestasi