Pemerintah Didesak Keluarkan Paket Stimulus Ekonomi untuk Warga Terdampak COVID-19

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 03 April 2020
 Pemerintah Didesak Keluarkan Paket Stimulus Ekonomi untuk Warga Terdampak COVID-19

Ketua MPR Bambang Soesatyo (Foto: Antara/Dok. Bamsoet)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Ketua Majelis Permusyawarakatan Rakyat (MPR) Bambamg Soesatyo (Bamsoet) mendesak pemerintah, mengeluarkan dua paket stimulus ekonomi.

Pertama untuk membantu warga kelas menengah bawah yang dinilai paling terdampak kelesuan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga:

Pakar Mikroba UGM Pastikan Jenazah Pasien Corona Tak Sebarkan Penyakit

Menurut Bamsoet, pemerintah perlu juga memperhatikan kebutuhan ekonomi masyarakat di luar kelompok tersebut yang juga terdampak signifikan oleh adanya wabah Covid-19.

"Pemerintah perlu mempertimbangkan pemberian keringanan biaya kepada pelanggan listrik 1.300VA, dikarenakan tidak sedikit masyarakat yang menggunakan golongan listrik tersebut yang merupakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah/UMKM," kata Bamsoet dalam keterangannya, Jumat (3/4).

Ketua MPR desak pemerintah segera keluarkan paket stimulus ekonomi
Ketua MPR Bambang Soesatyo (ANTARA/Dok)

Menurut Bamsoet, komitmen untuk memperhatikan kebutuhan ekonomi masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah, serta keberlangsungan usaha masyarakat.

"Seperti UMKM dengan memberikan kebijakan yang dapat diterapkan secara optimal, efisien, dan realistis," jelas Bamsoet.

Ia menilai, Pemerintah perlu mempertimbangkan penurunan harga Bahan Bakar Minyak/BBM, agar biaya hidup masyarakat dapat berkurang dari pengeluaran BBM, terutama bagi masyarakat menengah ke bawah, mengingat harga minyak dunia saat ini turun.

"Termasuk memberikan keringanan pajak di sejumlah sektor yang terdampak wabah Covid-19, seperti di sektor transportasi, pariwisata, manufaktur, dan juga ritel," imbuh Bamsoet.

Ia berharap, masyarakat agar tidak mudik serta berfokus pada pencegahan meluasnya virus Covid-19 dengan mengurangi mobilitas antar daerah, sehingga rantai virus Covid-19 dapat berangsur-angsur menurun dan berhenti.

Pemerintah didesak menyiapkan insentif Bansos khusus sebagai bantuan perlindungan sosial sebagai stimulus agar masyarakat tidak mudik saat lebaran, terutama kepada warga menengah ke bawah dan berharap Bansos tersebut dapat didistribusikan tepat waktu dan tepat sasaran.

"Pemerintah untuk segera menentukan jenis Bansos yang akan diberikan kepada masyarakat, mengingat Pemerintah telah mengalokasikan dana perlindungan sosial sebesar Rp110 triliun untuk 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH)," terang Bamsoet.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) segera merilis Peraturan Presiden (Perpres) mengenai rincian dari stimulus jilid III yang telah ditetapkan. Tambahan anggaran yang akan dirinci tersebut sebesar Rp 405,1 triliun, untuk menangani dampak ekonomi karena wabah virus corona (Covid-19).

Perpres ini merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) nomor 1 tahun 2020 yang telah ditetapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) 31 Maret lalu.

"Nanti dilakukan rinciannya dalam bentuk Perpres," ujar Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani, mengatakan Perpres terkait stimulus lanjutan ini tengah difinalisasi oleh Kemenkeu. Dalam waktu dekat akan dikeluarkan agar bisa diimplementasikan.

Baca Juga:

Gugus Tugas COVID-19 Apresiasi Kades dan Lurah Isolasi Mandiri Warga

Adapun tambahan anggaran Rp 405,1 triliun tersebut akan masuk ke dalam postur APBN-P 2020. Tambahan anggaran tersebut akan dialokasikan ke berbagai sektor, yakni:

Bidang Kesehatan Rp 75 triliun, meliputi perlindungan tenaga kesehatan, pembelian alat kesehatan, perbaikan fasilitas kesehatan, dan insentif dokterJaring pengaman sosial atau Social Safety net Rp 110 triliun, yang akan mencakup penambahan anggaran kartu sembako, kartu pra kerja, dan subsidi listrik Insentif perpajakan dan KUR Rp 70,1 triliun dan pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional Rp 150 triliun.(Knu)

Baca Juga:

Anggota DPRD DIY Rela Potong Gaji Untuk Bantu Korban Corona

#Paket Kebijakan Ekonomi #Ketua MPR #Bambang Soesatyo #Virus Corona
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Erick Thohir hingga Bamsoet Puji Sosok Jerry Hermawan Lo yang Peduli Sesama di Peluncuran Buku “The Art of Simple Leadership”
Founder JHL Group Jerry Hermawan Lo itu bukan lahir dari kemewahan ataupun jalan pintas menuju puncak bisnis
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
Erick Thohir hingga Bamsoet Puji Sosok Jerry Hermawan Lo yang Peduli Sesama di Peluncuran Buku “The Art of Simple Leadership”
Indonesia
Fenomena 'No Viral No Justice, saat Keadilan Baru Muncul setelah Viral, Hukum Bekerja hanya demi Popularitas
Fenomena no viral no justice menjadi tanda adanya persoalan mendasar dalam sistem penegakan hukum nasional.
Dwi Astarini - Senin, 09 Maret 2026
Fenomena 'No Viral No Justice, saat Keadilan Baru Muncul setelah Viral, Hukum Bekerja hanya demi Popularitas
Indonesia
Presiden Prabowo Hadiri Economic Outlook 2026, Ajang Sampaikan Arah Kebijakan Ekonomi
Forum Indonesia Economic Outlook 2026 merupakan wadah untuk menyampaikan arah kebijakan ekonomi pemerintah sekaligus meyakinkan investor mengenai ketahanan ekonomi Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 13 Februari 2026
Presiden Prabowo Hadiri Economic Outlook 2026,  Ajang Sampaikan Arah Kebijakan Ekonomi
Indonesia
Bamsoet Nilai Pilkada lewat DPRD Berpotensi Kurangi Biaya dan Politik Uang
Bamsoet mengatakan sistem pemilihan kepala daerah oleh DPRD bukan hal baru dalam praktik demokrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
Bamsoet Nilai Pilkada lewat DPRD Berpotensi Kurangi Biaya dan Politik Uang
Indonesia
Elit Saling Adu Opini soal Bencana Alam Sumatra, Bamsoet: Stop Saling Menyalahkan, Fokus pada Penanganan
Bamsoet meminta elite politik berhenti saling menyalahkan, tekanan perlunya aksi cepat, satu komando, dan gotong royong nasional untuk Sumatra.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Desember 2025
Elit Saling Adu Opini soal Bencana Alam Sumatra, Bamsoet: Stop Saling Menyalahkan, Fokus pada Penanganan
Indonesia
Ketua MPR Curiga Pembalakan Liar Jadi Biang Kerok Bencana di Sumatra, Desak Pengawasan Hutan Diperketat
Ia melihat bukti kayu hanyut tebangan lama dan mendesak pemerintah awasi hutan secara tegas dan konsisten
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Desember 2025
Ketua MPR Curiga Pembalakan Liar Jadi Biang Kerok Bencana di Sumatra, Desak Pengawasan Hutan Diperketat
Indonesia
Ketua MPR RI Ahmad Muzani Terima Gelar Adat Melayu Dato Seri Diwangsa Wira Perdana di Kepri
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menerima gelar adat Melayu Dato Seri Diwangsa Wira Perdana di Kepri dan berikrar menjaga nilai-nilai budaya Melayu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 November 2025
Ketua MPR RI Ahmad Muzani Terima Gelar Adat Melayu Dato Seri Diwangsa Wira Perdana di Kepri
Indonesia
Ketua MPR Sebut Hari Santri Momentum Bangun Peradaban
Tradisi pembelajaran santri sudah tumbuh jauh sebelum Indonesia merdeka.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Oktober 2025
Ketua MPR Sebut Hari Santri Momentum Bangun Peradaban
Indonesia
Alasan Negara-Negara Timur Tengah Begitu Menghormati Presiden Prabowo Subianto Menurut Ketua MPR
Isi pidatonya dinilai membawa perspektif baru mengenai tatanan dunia, dialog antaragama, serta dialog antara negara-negara Timur dan Barat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 28 September 2025
Alasan Negara-Negara Timur Tengah Begitu Menghormati Presiden Prabowo Subianto Menurut Ketua MPR
Indonesia
MPR Selesaikan Rumusan Awal Pokok-Pokok Haluan Negara, Muzani Ajak Masyarakat Beri Masukan
Ahmad Muzani juga menekankan pentingnya pengkajian terus-menerus terhadap Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 agar tetap relevan dengan dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.
Frengky Aruan - Jumat, 15 Agustus 2025
MPR Selesaikan Rumusan Awal Pokok-Pokok Haluan Negara, Muzani Ajak Masyarakat Beri Masukan
Bagikan