Pemerintah Dapat Bantuan 1000 Tabung Oksigen dari Perusahaan E-Commerce Shopee

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Juli 2021
Pemerintah Dapat Bantuan 1000 Tabung Oksigen dari Perusahaan E-Commerce Shopee

Oksigen medis. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pemerintah menerima bantuan 1.000 tabung oksigen dan 1 juta vaksin dari perusahaan e-commerce Shopee. Ketersediaan 1.000 tabung oksigen ini diharapkan dapat menjadi solusi atas tingginya kebutuhan oksigen medis yang naik akibat peningkatan kasus COVID-19 dalam beberapa waktu terakhir.

"Penting disadari bahwa kita tidak bisa berperang melawan pandemi ini sendiri tapi kita harus melakukannya bersama-sama, kita tidak mungkin secara eksklusif menyelamatkan golongan, bagian atau organisasi dari negara kita sendiri tapi kita harus secara inklusif bekerjasama dengan seluruh kelompok masyarakat di dunia untuk mengatasi pandemi ini," ujar Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, Senin (12/7).

Baca Juga:

Gegara Listrik Padam, Jateng Kehilangan Cadangan Oksigen 60 Ton

Kemenkes akan menyebarkan 1.000 tabung oksigen ini ke berbagai wilayah yang saat ini sedang mengalami kasus COVID-19 paling tinggi. 1.000 tabung oksigen telah diterima di Pusat Krisis Kemenkes pada tanggal 10 Juli 2021, yang kemudian akan disebarluaskan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Distribusi tabung oksigen ini diharapkan dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia terutama masyarakat yang saat ini membutuhkan tabung oksigen untuk kesembuhan bagi yang terpapar virus COVID-19.

"Prioritasnya adalah di tujuh provinsi Jawa dan Bali. Kalau kita mau lebih tajam lagi, sebaiknya memang dikirimkan ke daerah Yogya dan Jawa Tengah. Mengapa? Karena pabrik oksigen yang besar-besar yang ada di Pulau Jawa adanya di Jawa Barat dan Jawa Timur sehingga Jawa Tengah mengalami kesulitan dari sisi distribusi dan logistik untuk memenuhi kebutuhan oksigennya," kata Budi.

Budi mengatakan, untuk melawan COVID-19, pemerintah tidak bisa bergerak sendirian dan membutuhkan keterlibatan banyak pihak untuk bersama-sama menekan laju pertumbuhan kasus dan mempercepat proses penyembuhan pasien.

Tabung oksigen. (Foto: Antara)
Tabung oksigen. (Foto: Antara)

"Kita tidak mungkin untuk membuat program yang hanya spesifik untuk negara kita, tapi kita harus membangun gerakan bersama, kita harus membangun movement bersama untuk bisa memanfaatkan seluruh modal sosial yang miliki seluruh umat manusia mengatasi pandemi ini," ujar Budi.

Co-Founder Sea Group atau perusahaan induk Shopee Ye Gang, mengatakan, untuk mengalahkan pandemi COVID-19 dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak mulai dari pemerintah, perusahaan hingga individu. Kontribusi kecil maupun besar, akan memiliki arti yang sama untuk memberantas virus corona.

"Hari ini saya juga umumkan bahwa Shopee akan menjalankan program 1 juta vaksinasi untuk masyarakat Indonesia, bersama dengan Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Daerah. Kami berharap inisiatif dari Shopee ini bisa mendorong perusahaan lain untuk turut maju bersama dan mengambil peran dalam perang melawan virus ini," ujarnya. (Asp)

Baca Juga:

Donasi Tabung Oksigen sebagai Bentuk Cinta dan Doa untuk Semua

#Kelangkaan Oksigen #Oksigen Medis #Kemenkes
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Desak Penyidik PNS Kemenkes dan BPOM Aktif Usut Keracunan MBG
DPR RI mendesak PPNS Kemenkes dan BPOM proaktif mengusut kasus keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
DPR Desak Penyidik PNS Kemenkes dan BPOM Aktif Usut Keracunan MBG
Indonesia
Kemenkes Buka Beban Kesehatan Erupsi Anak Krakatau, 3,3 Juta Lansia Terancam Abu Vulkanik
Kemenkes ungkap 3,3 juta lansia rawan terdampak abu vulkanik Anak Krakatau. Abu silika tajam berbahaya bagi paru-paru, mata, kulit, dan memicu risiko ISPA, stroke, hingga depresi.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Kemenkes Buka Beban Kesehatan Erupsi Anak Krakatau, 3,3 Juta Lansia Terancam Abu Vulkanik
Indonesia
Ini Tipe Masker Yang Direkomendasikan Hindari Paparan Abu Vulkanik
PVMBG menetapkan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau tetap pada Level III (Siaga).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Ini Tipe Masker Yang Direkomendasikan Hindari Paparan Abu Vulkanik
Indonesia
Pemerintah Genjot Pembangunan Puskesmas, 1.988 Unit Baru Mulai Dibangun 2027
Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan kesehatan dasar sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 04 September 2026
Pemerintah Genjot Pembangunan Puskesmas, 1.988 Unit Baru Mulai Dibangun 2027
Indonesia
Pemerintah Buka 25 Prodi Dokter Spesialis Baru, bakal Disebar di Daerah Tertinggal
Program tersebut menjadi salah satu bentuk afirmasi bagi dokter, khususnya putra-putri daerah.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Pemerintah Buka 25 Prodi Dokter Spesialis Baru, bakal Disebar di Daerah Tertinggal
Indonesia
9.668 Kasus ISPA Muncul Usai Gempa NTT, Kemenkes Ungkap Kondisi Warga di Pengungsian
Kemenkes mencatat 9.668 kasus ISPA pada warga terdampak gempa NTT sejak 15-26 Agustus 2026. Lebih dari 185 ribu warga masih berada di pengungsian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
9.668 Kasus ISPA Muncul Usai Gempa NTT, Kemenkes Ungkap Kondisi Warga di Pengungsian
Indonesia
Kemenkes Dirikan 2 RS Lapangan Tangani Korban Gempa NTT, Stok Obat Cukup Dalam 5 Hari
Total jumlah korban jiwa akibat gempa bumi yang menimpa Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 91 jiwa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Kemenkes Dirikan 2 RS Lapangan Tangani Korban Gempa NTT, Stok Obat Cukup Dalam 5 Hari
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
Kasus Pasien BPJS Yurizal Viral, DPR Tegur Kemenkes Benahi Pola Gaya Komunikasi Nakes
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah meminta Kemenkes membenahi sistem komunikasi pelayanan pasien menyusul kasus Yurizal Tri Chaerawan yang viral.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Kasus Pasien BPJS Yurizal Viral, DPR Tegur Kemenkes Benahi Pola Gaya Komunikasi Nakes
Indonesia
Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Menkes: Nakes Tidak Boleh Nirempati
"Saya rasa semua profesi yang melayani masyarakat, terutama nakes, enggak boleh ada yang nirempati seperti itu," ujar Budi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Menkes: Nakes Tidak Boleh Nirempati
Bagikan