Kemenkes Buka Beban Kesehatan Erupsi Anak Krakatau, 3,3 Juta Lansia Terancam Abu Vulkanik

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Kemenkes Buka Beban Kesehatan Erupsi Anak Krakatau, 3,3 Juta Lansia Terancam Abu Vulkanik

Warga menunjukkan abu vulkanik di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/agr

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Erupsi Gunung Anak Krakatau bukan hanya menebar abu ke langit Nusantara, tetapi juga membuka beban kesehatan besar.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat total populasi lansia yang berisiko mengalami ancaman kesehatan dari erupsi Gunung Anak Krakatau mencapai sekitar 3,3 juta jiwa, yang menunjukkan besarnya beban kesehatan yang harus diantisipasi.

Baca juga:

3 Kabupaten Terparah Terkena Abu Erupsi Anak Krakatau, 1 di Banten 2 di Lampung

Kepada media, Senin (7/9), Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes, Imran Pambudi, menegaskan abu vulkanik berbeda dengan debu biasa.

Kandungan silika tajam membuatnya berbahaya bagi paru-paru, mata, dan kulit. Bila bercampur dengan air, abu dapat mengeras seperti semen sehingga salah cara membersihkan justru menambah risiko,

Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes, Imran Pambudi

Dampak Erupsi Anak Krakatau Bagi Kesehatan Lansia

Bagi lansia, Imran menegaskan paparan abu vulkanik itu dapat memicu berbagai masalah kesehatan yang bisa berujung fatal

Imran mengungkapkan paparan abu dapat memicu ISPA, sesak napas, eksaserbasi asma, hingga PPOK. Lansia dengan penyakit kronis berisiko mengalami komplikasi serius, termasuk tekanan darah tinggi, serangan jantung, dan stroke.

Mata menjadi perih, berair, dan mudah teriritasi, sementara kulit mengalami gatal dan peradangan. Tidak jarang lansia juga mengalami kebingungan atau penurunan konsentrasi akibat paparan berkepanjangan. Trauma evakuasi mendadak dan isolasi sosial menambah beban psikologis berupa stres dan depresi,

Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes, Imran Pambudi

Warga mengenakan masker di Tempat Pelelangan Ikan Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (6/9/2026). Pembagian masker secara swadaya tersebut bertujuan untuk melindungi pernapasan warga dan nelayan setempat dari paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau sekaligus mengantisipasi risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/wsj.

Langkah Mitigasi bagi Lansia Saat Erupsi Anak Krakatau

Untuk itu, Kemenkes menekankan mitigasi bagi lansia di tengah ancaman abu erupsi Anak Krakatau harus dilakukan secara menyeluruh. Berikut hal-hal yang wajib menjadi perhatian bagi lansia:

  • Gunakan masker N95/KN95 dan kacamata pelindung.
  • Tutup celah rumah agar abu tidak masuk.
  • Bersihkan abu dengan cara dibasahi terlebih dahulu.
  • Pastikan obat rutin lansia tersedia.
  • Fasilitas kesehatan siaga dengan oksigen, obat ISPA, salep kulit, dan tetes mata.
  • Caregiver memberi dukungan psikososial untuk mencegah stres dan depresi.
"Dengan perlindungan individu, dukungan keluarga, dan kesiapan fasilitas kesehatan, risiko komplikasi dan mortalitas dapat ditekan, sehingga kelompok usia lanjut tetap terlindungi di tengah ancaman vulkanik yang terus berulang," tandas Imran. (*)
#Anak Krakatau #Lansia #Kemenkes
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Belum Reda, Gunung Anak Krakatau 3 Kali Erupsi Sejak Pagi
Gunung Anak Krakatau kembali erupsi tiga kali pada Selasa pagi dengan amplitudo 44–48 mm. Puluhan gempa vulkanik tercatat, status tetap Level III (Siaga) dengan potensi letusan susulan tinggi.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Belum Reda, Gunung Anak Krakatau 3 Kali Erupsi Sejak Pagi
Indonesia
Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Ikan Kabur, Nelayan Pandeglang Terpaksa Gantung Jaring
Ratusan nelayan Pandeglang terpaksa tidak melaut akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda yang bikin ikan kabur
Angga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Ikan Kabur, Nelayan Pandeglang Terpaksa Gantung Jaring
Indonesia
624 Penerbangan Ditunda di Bandara Soetta Efek Erupsi Anak Krakatau, Ini Solusinya
Ratusan penerbangan ditunda di Bandara Soetta akibat abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau hari ini. Cek status penerbanganmu, info bus gratis, dan kompensasinya di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
624 Penerbangan Ditunda di Bandara Soetta Efek Erupsi Anak Krakatau, Ini Solusinya
Indonesia
Update Penyeberangan Selat Sunda Terbaru, BMKG Pastikan Rute Aman dari Potensi Tsunami
Ragu mau nyeberang ke Sumatra atau Jawa hari ini? Cek dulu info penyeberangan Selat Sunda terbaru. BMKG pastikan rute aman dari potensi tsunami, meski ada abu vulkanik
Angga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
Update Penyeberangan Selat Sunda Terbaru, BMKG Pastikan Rute Aman dari Potensi Tsunami
Indonesia
Hujan Abu Melanda? Ini Pilihan Pakaian dan Skincare Tepat untuk Melindungi Kulit dari Abu Vulkanik
Hujan abu melanda? Jangan panik dan asal gosok kulit! Temukan cara melindungi kulit dari abu vulkanik lewat trik berpakaian dan skincare langsung dari dokter spesialis di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
Hujan Abu Melanda? Ini Pilihan Pakaian dan Skincare Tepat untuk Melindungi Kulit dari Abu Vulkanik
Indonesia
DPR Desak Penyidik PNS Kemenkes dan BPOM Aktif Usut Keracunan MBG
DPR RI mendesak PPNS Kemenkes dan BPOM proaktif mengusut kasus keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
DPR Desak Penyidik PNS Kemenkes dan BPOM Aktif Usut Keracunan MBG
Indonesia
Bandara Soekarno-Hatta Masih Ditutup Sampai Jam 18.00 WIB, 6 Penerbangan dari Adi Soemarmo Dibatalkan
Notam pembatalan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta (CGK) yang diterima Bandara Adi Soemarmo sampai pukul 09.00 WIB. Kemudian notam diperpanjang sampai pukul 18.00 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Bandara Soekarno-Hatta Masih Ditutup Sampai Jam 18.00 WIB, 6 Penerbangan dari Adi Soemarmo Dibatalkan
Indonesia
Erupsi Gunung Anak Krakatau Mereda Setelah 25 Jam Mengamuk, Bahaya Belum Usai
Erupsi Gunung Anak Krakatau yang mengamuk selama 25 jam akhirnya resmi mereda. Cek status Gunung Anak Krakatau hari ini dan info penting dari Badan Geologi di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
Erupsi Gunung Anak Krakatau Mereda Setelah 25 Jam Mengamuk, Bahaya Belum Usai
Indonesia
Kemenkes Buka Beban Kesehatan Erupsi Anak Krakatau, 3,3 Juta Lansia Terancam Abu Vulkanik
Kemenkes ungkap 3,3 juta lansia rawan terdampak abu vulkanik Anak Krakatau. Abu silika tajam berbahaya bagi paru-paru, mata, kulit, dan memicu risiko ISPA, stroke, hingga depresi.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Kemenkes Buka Beban Kesehatan Erupsi Anak Krakatau, 3,3 Juta Lansia Terancam Abu Vulkanik
Berita
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Bagaimana Kondisinya Hari Ini? Ini Data Terbarunya
Kondisi Anak Krakatau saat ini, Senin 7 September 2026, masih aktif. Simak data erupsi, kegempaan, sebaran abu dan fakta Krakatau.
ImanK - Senin, 07 September 2026
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Bagaimana Kondisinya Hari Ini? Ini Data Terbarunya
Bagikan