MerahPutih.com - Sedikinya enam penerbangan Solo-Jakarta di Bandara Internasional Adi Soemarmo Boyolali dibatalkan. Hal tersebut terjadi imbas hujan abu vulkanik dari erupsinya Gunung Anak Krakatau yang melanda Bandara Soekarno-Hatta, Banten.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional Adi Soemarmo Hery Purwanto, mengatakan sejumlah penerbangan di Bandara Adi Soemarmo mengalami perubahan jadwal penerbangan. Perubahan jadwal tersebut terjadi karena terjadinya erupsi Gunung Krakatau.
Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang aktif pada Minggu kemarin berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Internasional adi Soemarmo,
ujar Hery, Senin (7/9).
Dikatakannya, jadwal Penerbangan dari dan ke Bandara Internasional Adi Soemarmo mengalami pembatalan penerbangan sampai sejauh ini. Hal itu dikarenakan adanya penutupan sementara dari Bandara Soekarno-Hatta.
Baca juga:
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemerintah Alihkan Penerbangan ke Bandara Alternatif
“Ada enam penerbangan Bandara Adi Soemarmo yang dibatalkan karena erupsi Gunung Krakatau,” katanya
Ia mengatakan di ruang udara, rute penerbangan Solo-Jakarta-Solo mengalami pembatalan penerbangan. Hal ini merupakan langkah untuk keselamatan penerbangan.
Sementara Untuk Jadwal Penerbangan selain tujuan Jakarta, yaitu rute Solo-Denpasar-Solo masih beroperasional Normal sesuai jadwal Penerbangan.
Langkah pembatalan operasional penerbangan dilakukan guna Keselamatan Penerbangan, dan kami akan terus memantau perkembangan informasi adanya dampak erupsi dari Gunung Anak Krakatau,
kata Hery
Hery menjelaskan enam penerbangan yang dibatalkan teesebut, yakni Maskapai Batik Air ID 6375 rute Solo–Cengkareng penerbangan pukul 09.50 WIB
Maskapai Citilink QG 763 rute Solo-Cengkareng penerbangan pukul 09.50 WIB; Maskapai Garuda Penerbangan GA 225 Solo-Cengkareng penerbangan pukul 10.45 WIB; Maskapai Garuda Indonesa GA 225 Solo-Cengkareng Penerbangan pukul 15.55 WIB
Kemudian Maskapai Batik Air ID 7532 Solo-Cengkareng Penerbangan pukul 13.35 WIB; Maskapai Batik Air ID 7040 Solo-Cengkareng pukul 17.40 WIB, dan Maskapai Citilink QG 765 Solo-Cengkareng pukul 18.15 WIB
Sedangkan pembatalan kedatangan, yakni Maskapai Citilink QG 762 Cengkareng-Solo Penerbangan pukul 09.20 WIB; Maskapai Garuda Indonesia GA 222 Cengkareng-Solo penerbangan pukul 10.00 WIB; Maskapai Garuda Indonesia GA 228 Cengkareng-Solo Penerbangan pukul 15.10 WIB; Maskapai Batik Air ID 7531 Cengkareng-Solo Penerbangan pukul 12.55 WIB
Kemudian, Maskapai Batik Air ID 7041 Cengkareng-Solo Penerbangan pukul `16.45 WIB, Maskapai Citilink QG 764 Cengkareng-Solo Penerbangan pukul 17.45 WIB; dan Maskapai Batik Air ID 7368 Cengkareng-Solo Penerbangan pukul 18.45 WIB
Adapun Penerbangan rute Solo – Denpasar – Solo menggunakan pesawat Super Air Jet beroperasional Normal, dengan Jadwal keberangkatan Super Air Jet IU 127 pada pukul 07.10 WIB dan kedatangan Super Air Jet IU 128 pada pukul 15.27 WIB
Branch Communication, CSR and Legal Department Head, Tyas Ayu Novitasari, mengatakan notam pembatalan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta (CGK) yang diterima Bandara Adi Soemarmo sampai pukul 09.00 WIB. Kemudian notam diperpanjang sampai pukul 18.00 WIB.
Semua penerbangan ke Jakarta dan arah sebaliknya untuk saat ini masih dibatalkan sampai menunggu notam terbaru,
pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah).