Bandara Soekarno-Hatta Masih Ditutup Sampai Jam 18.00 WIB, 6 Penerbangan dari Adi Soemarmo Dibatalkan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Bandara Soekarno-Hatta Masih Ditutup Sampai Jam 18.00 WIB, 6 Penerbangan dari Adi Soemarmo Dibatalkan

Penumpang di Bandara Internasional Adi Soemarmo

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sedikinya enam penerbangan Solo-Jakarta di Bandara Internasional Adi Soemarmo Boyolali dibatalkan. Hal tersebut terjadi imbas hujan abu vulkanik dari erupsinya Gunung Anak Krakatau yang melanda Bandara Soekarno-Hatta, Banten.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional Adi Soemarmo Hery Purwanto, mengatakan sejumlah penerbangan di Bandara Adi Soemarmo mengalami perubahan jadwal penerbangan. Perubahan jadwal tersebut terjadi karena terjadinya erupsi Gunung Krakatau.

Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang aktif pada Minggu kemarin berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Internasional adi Soemarmo,

ujar Hery, Senin (7/9).


Dikatakannya, jadwal Penerbangan dari dan ke Bandara Internasional Adi Soemarmo mengalami pembatalan penerbangan sampai sejauh ini. Hal itu dikarenakan adanya penutupan sementara dari Bandara Soekarno-Hatta.

Baca juga:

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemerintah Alihkan Penerbangan ke Bandara Alternatif


“Ada enam penerbangan Bandara Adi Soemarmo yang dibatalkan karena erupsi Gunung Krakatau,” katanya


Ia mengatakan di ruang udara, rute penerbangan Solo-Jakarta-Solo mengalami pembatalan penerbangan. Hal ini merupakan langkah untuk keselamatan penerbangan.

Sementara Untuk Jadwal Penerbangan selain tujuan Jakarta, yaitu rute Solo-Denpasar-Solo masih beroperasional Normal sesuai jadwal Penerbangan.

Langkah pembatalan operasional penerbangan dilakukan guna Keselamatan Penerbangan, dan kami akan terus memantau perkembangan informasi adanya dampak erupsi dari Gunung Anak Krakatau,

kata Hery


Hery menjelaskan enam penerbangan yang dibatalkan teesebut, yakni Maskapai Batik Air ID 6375 rute Solo–Cengkareng penerbangan pukul 09.50 WIB

Maskapai Citilink QG 763 rute Solo-Cengkareng penerbangan pukul 09.50 WIB; Maskapai Garuda Penerbangan GA 225 Solo-Cengkareng penerbangan pukul 10.45 WIB; Maskapai Garuda Indonesa GA 225 Solo-Cengkareng Penerbangan pukul 15.55 WIB


Kemudian Maskapai Batik Air ID 7532 Solo-Cengkareng Penerbangan pukul 13.35 WIB; Maskapai Batik Air ID 7040 Solo-Cengkareng pukul 17.40 WIB, dan Maskapai Citilink QG 765 Solo-Cengkareng pukul 18.15 WIB


Sedangkan pembatalan kedatangan, yakni Maskapai Citilink QG 762 Cengkareng-Solo Penerbangan pukul 09.20 WIB; Maskapai Garuda Indonesia GA 222 Cengkareng-Solo penerbangan pukul 10.00 WIB; Maskapai Garuda Indonesia GA 228 Cengkareng-Solo Penerbangan pukul 15.10 WIB; Maskapai Batik Air ID 7531 Cengkareng-Solo Penerbangan pukul 12.55 WIB


Kemudian, Maskapai Batik Air ID 7041 Cengkareng-Solo Penerbangan pukul `16.45 WIB, Maskapai Citilink QG 764 Cengkareng-Solo Penerbangan pukul 17.45 WIB; dan Maskapai Batik Air ID 7368 Cengkareng-Solo Penerbangan pukul 18.45 WIB


Adapun Penerbangan rute Solo – Denpasar – Solo menggunakan pesawat Super Air Jet beroperasional Normal, dengan Jadwal keberangkatan Super Air Jet IU 127 pada pukul 07.10 WIB dan kedatangan Super Air Jet IU 128 pada pukul 15.27 WIB


Branch Communication, CSR and Legal Department Head, Tyas Ayu Novitasari, mengatakan notam pembatalan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta (CGK) yang diterima Bandara Adi Soemarmo sampai pukul 09.00 WIB. Kemudian notam diperpanjang sampai pukul 18.00 WIB.

Semua penerbangan ke Jakarta dan arah sebaliknya untuk saat ini masih dibatalkan sampai menunggu notam terbaru,

pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah).

#Erupsi #Gunung Anak Krakatau #Anak Krakatau
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Badan Geologi mengonfirmasi tingkat aktivitas Gunung Papandayan saat ini masih dipertahankan pada Level I (Normal).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Indonesia
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Penasaran dengan fenomena munculnya dua pulau baru Anak Krakatau di Selat Sunda pasca erupsi beruntun? Cek fakta dan penjelasan resmi dari Badan Geologi di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Indonesia
Daratan Baru 32,8 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau, Ini Penjelasan Badan Geologi
Daratan baru seluas 32,8 hektare muncul di sekitar Gunung Anak Krakatau setelah erupsi. Badan Geologi menjelaskan dugaan asal material pembentukannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Daratan Baru 32,8 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau, Ini Penjelasan Badan Geologi
Indonesia
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA operasi DVI Pusdokkes Polri terhadap jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, secara genetik dengan kode PM/62/P.Enggano/01, teridentifikasi sebagai Sukarman,
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Berita Foto
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Pantai Pagedongan
Keluarga jurnalis yang hilang kontak melakukan tabur bunga di bibir Pantai Kampung Pagedongan, Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Pantai Pagedongan
Indonesia
Setelah 10 Hari, Operasi Pencarian Jurnalis Hilang Dihentikan
Sepanjang operasi digelar, tim SAR gabungan secara umum tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun awak kapal di seluruh sektor penyisiran.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Setelah 10 Hari, Operasi Pencarian Jurnalis Hilang Dihentikan
Indonesia
Tinggi Anak Krakatau Capai 150 M Setelah Erupsi, PVMBG Jamin Longsor Tidak Picu Tsunami
Tinggi Gunung Anak Krakatau capai 150 meter usai erupsi September 2026, namun dipastikan aman dari potensi tsunami.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Tinggi Anak Krakatau Capai 150 M Setelah Erupsi, PVMBG Jamin Longsor Tidak Picu Tsunami
Indonesia
Pencarian 5 Jurnalis Dikoordinasikan Hingga Wilayah Barat Pulau Sumatra
Tim sempat menemukan sebuah terpal berwarna oranye, tetapi benda tersebut kemudian dipastikan bukan bagian dari barang milik korban maupun speedboat Arupadhatu 1.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Pencarian 5 Jurnalis Dikoordinasikan Hingga Wilayah Barat Pulau Sumatra
Indonesia
Tembus 500 Meter Bibir Anak Krakatau, Pencarian Hari ke-8 Jurnalis dan ABK Hilang Masih Nihil
Operasi SAR hari kedelapan pencarian 5 jurnalis dan 3 ABK kapal Arupadhatu 1 di perairan Gunung Anak Krakatau masih nihil. Simak laporan lengkap Basarnas di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Tembus 500 Meter Bibir Anak Krakatau, Pencarian Hari ke-8 Jurnalis dan ABK Hilang Masih Nihil
Indonesia
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Menjadi wadah bersatunya para insan pers dan masyarakat Solo guna mendoakan keselamatan seluruh korban yang hingga saat ini belum ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Bagikan