Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pelaku Tawuran Menteng Ditangkap, Polisi Temukan Jaringan Narkoba Libatkan Ayah dan Anak

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 01 Maret 2021
Pelaku Tawuran Menteng Ditangkap, Polisi Temukan Jaringan Narkoba Libatkan Ayah dan Anak

Ilustrasi. (Antara/Ist/foto google.com/)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polisi melakukan penangkapan terhadap sejumlah orang di daerah rawan tawuran Menteng, Jakarta Pusat.

Aparat dari Polsek Menteng Polres Metro Jakarta Pusat ini juga menemukan narkoba.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi menuturkan, penangkapan di kawasan Menteng Tenggulun ini sebagai langkah polisi mencegah terjadinya gangguan keamanan.

Baca Juga:

Malam Minggu, Polisi Bubarkan Kerumunan Hingga Tawuran di Jakarta Pusat

"Sekaligus mencegah terjadinya aksi tawuran yang meresahkan masyarakat," kata Hengki kepada wartawan, Senin (1/3).

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Iver Son Manossoh menjelaskan, tiga orang pelaku yang ditangkap adalah AD (20), MF (16) dan MD (17).

"Mereka terindikasi pakai narkoba. Sebab hasil urinenya positif," jelas Iver.

Iver menerangkan, tim melakukan penggeledahan di sebuah rumah jalan Menteng Tenggulun dan ditemukan sabu milik AD yang diakui didapatkan dari orang tuanya sendiri.

"Ayah AD ini mantan residivis yang baru bebas awal Januari 2021," ungkap Iver.

AD mendapatkan sabu sebanyak 10 paket dan hampir semua sudah ia jual.

"Dan sisanya yang belum terjual sebanyak 1 paket yang ditemukan di dalam kamar AD," terang Iver.

AD mendapatkan, keuntungan sebanyak Rp200 ribu dari pembelian yang dilakukan MD dan MF.

"Mereka mengakui bahwa mereka menggunakan sabu yang didapat dari AD," cetus Iver.

Ilustrasi tawuran warga (AntaraNews/Diasty Surjanto)
Ilustrasi tawuran warga (AntaraNews/Diasty Surjanto)


Sementara itu, polisi masih memburu pelaku lainnya yang menjadi otak peredaran narkoba dan tawuran.

Iver berujar, kawasan Menteng Tenggulun harus diawasi betul mengingat potensi tawuran terjadi di sana sangat besar.

"Kalau sampai terjadi tawuran tentu dampaknya ke mana-mana. Bisa ke masyarakat sekitar dan mengganggu perekonomian setempat," kata Iver yang berasal dari Sangir, Sulawesi Utara ini.

Iver menjelaskan, ajakan untuk aksi tawuran tak jarang dilakukan di media sosial.

"Mereka undang siapa pun lewat media sosial untuk tawuran. Makanya kami pantau terus melalui operasi cyber," ucap mantan anggota Densus 88 ini.

Baca Juga:

Tawuran Berujung Kematian Gegara Instagram, Gerombolan Remaja Diciduk Polisi


Iver melanjutkan, polisi selalu bergerak dengan melakukan sejumlah inovasi pengamanan.

Seperti memperbanyak patroli dan dan mendatangi tokoh-tokoh masyarakat setempat.

"Tokoh masyarakat harus mau diajak kerja sama. Kalau tidak, jangan sampai mereka ikut terjerat," ungkap Iver.

Ia memastikan, kehadiran polisi di tengah masyarakat itu yang terpenting.

Selain itu, kerja sama dengan instansi lain seperti TNI juga dilakukan mengingat sebagian pelaku juga datang dari wilayah sana.

"Kalau sudah berbuat mereka kita tindak. Tapi sebelumnya kita pencegahan," jelas Iver. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Tangkap Pelaku Tawuran Bersenjata Tajam di Gambir

#Tawuran #Sabu-sabu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPRD DKI Soroti Bentrokan Matraman, RT/RW hingga Aparat Diminta Perkuat Pengawasan
Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua meminta RT/RW, FKDM, Bhabinkamtibmas, Babinsa, lurah, dan camat memperkuat deteksi dini usai bentrokan di Matraman.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
DPRD DKI Soroti Bentrokan Matraman, RT/RW hingga Aparat Diminta Perkuat Pengawasan
Indonesia
DPR Minta Kepolisian Bergerak Cepat Redam Konflik usai Bentrokan di Menteng
Anggota Komisi III DPR RI meminta kepolisian memperkuat kamtibmas, meningkatkan patroli, dan mencegah aksi balasan usai bentrokan antarwarga di Menteng.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
DPR Minta Kepolisian Bergerak Cepat Redam Konflik usai Bentrokan di Menteng
Indonesia
Pramono Anung Minta Warga Tak Terprovokasi, Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu Suku
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bentrokan di Matraman tidak boleh dikaitkan dengan isu suku atau etnis.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Pramono Anung Minta Warga Tak Terprovokasi, Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu Suku
Indonesia
Bentrok Warga 1 Tewas di Matraman, DPR Minta Polisi Waspadai Aksi Balasan
Konflik horizontal yang tidak segera ditangani berpotensi memicu aksi balas dendam, mengganggu aktivitas masyarakat, merusak rasa aman warga, hingga menimbulkan kerugian ekonomi.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Bentrok Warga 1 Tewas di Matraman, DPR Minta Polisi Waspadai Aksi Balasan
Indonesia
Bentrokan di Matraman, Gubernur Pramono Dukung Proses Hukum hingga Tuntas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan seluruh jajaran untuk segera berkoordinasi dengan aparat keamanan dan tokoh masyarakat guna menjaga situasi tetap kondusif.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Bentrokan di Matraman, Gubernur Pramono Dukung Proses Hukum hingga Tuntas
Indonesia
Siswa Sekolah Dekat Lokasi Bentrokan Menteng Terpaksa Belajar dari Rumah
MI Raudlotul Athfal Karisma di Menteng terapkan PJJ pasca bentrokan Jalan Tambak. Camat Menteng pastikan keamanan dipantau, warga diminta tidak terprovokasi. Satu korban tewas, satu kritis di RSCM.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Siswa Sekolah Dekat Lokasi Bentrokan Menteng Terpaksa Belajar dari Rumah
Indonesia
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Polda Metro Jaya tetapkan 7 tersangka bentrok Matraman dan Jalan Tambak. 4 tersangka kasus perusakan, 3 tersangka kasus pengeroyokan. Satu korban tewas, satu luka dirawat di RSCM.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Indonesia
Bentrok Berdarah di Matraman, DPRD Suruh Pemprov Cek Satgas Jaga Jakarta di Sana Aktif Tidak
DPRD DKI Jakarta soroti bentrok berdarah di Matraman. Anggota Komisi A PSI Kevin Wu minta Pemprov perkuat Satgas Jaga Jakarta dan FKDM untuk cegah konflik sosial.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Bentrok Berdarah di Matraman, DPRD Suruh Pemprov Cek Satgas Jaga Jakarta di Sana Aktif Tidak
Indonesia
Kronologi Saling Serang Dua Kelompok di Menteng, Berawal dari Warung Nasi Uduk
Salah satu kelompok warga mendatangi tempat jualan sarapan, namun merasa kecewa akibat tidak mendapatkan pelayanan secara baik
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Kronologi Saling Serang Dua Kelompok di Menteng, Berawal dari Warung Nasi Uduk
Indonesia
Kembali Minta Tawuran di Jakarta Dihentikan, Pramono: Energi Anak Muda Harus Dialihkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kembali meminta aksi tawuran di Jakarta dihentikan. Pemprov DKI menyiapkan fasilitas publik untuk kegiatan positif.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Kembali Minta Tawuran di Jakarta Dihentikan, Pramono: Energi Anak Muda Harus Dialihkan
Bagikan