Pelaku Mutilasi di Sukoharjo Ditangkap, Motifnya Dendam

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 30 Mei 2023
Pelaku Mutilasi di Sukoharjo Ditangkap, Motifnya Dendam

Suyono, pelaku mutilasi Rohadi. Foto: MP/Ismail

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polda Jawa Tengah menangkap pelaku mutilasi yang membuat potongan tubuh korbannya di Sungai Bengawan Solo. Pelaku diketahui bernama Suyono (50) warga Laweyan.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan pelaku berhasil ditangkap setelah tujuh hari penemuan potongan tubuh di Sungai Bengawan Solo.

Baca Juga

Polisi Ungkap Identitas Korban Mutilasi di Sungai Bengawan Solo

Setelah kasus ini mencuat dan dilakukan autopsi terhadap potongan tubuh korban, polisi langsung memburu pelaku serta melakukan pemeriksaan saksi-saksi.

"Kami memeriksa 21 orang saksi dan berhasil menangkap tersangka di TPU Makamhaji, Sukoharjo, Jateng dalam kasus ini," kata Luthfi dalam pers rilis di Mapolres Sukoharjo, Selasa (30/5).

Rilis kasus mutilasi di Sukarharjo. Foto: MP/Ismail

Dia mengatakan hasil tes DNA, diketahui korban bernama Rohadi (50) Warga Kelurahan Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.

Luthfi melanjutkan, motif Suyono membunuh dan memutilasi Rohadi karena asmara, dendam, dan sakit hati.

"Motif pembunuhan karena sakit hati dan kesal," katanya.

Baca Juga

Polisi Dalami Temuan Potongan Tubuh Manusia di Sungai Bengawan Solo

Mantan Kapolresta Surakarta ini menjelaskan pelaku tidak hanya membunuh korban, tetapi juga menguasai hartanya. Barang bukti diamankan berupa pemotongan besi, pakai, kaos, celana, helm.

"Pelaku melakukan aksinya sendirian. Kami menjerat pelaku dengan Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati," tegas dia.

Polisi menunjukan barang bukti kasus mutilasi di Sukaharjo. Foto: MP/Ismail

Pelaku pembunuhan Suyono, mengaku menyesal telah membunuh rekan kerjanya tersebut. Ia juga meminta maaf pada semua pihak terutama pada keluarga korban.

"Saya gemetar saat memotong tubuh korban. Saya kesal dan punya dendam pada korban. Potongan tubuh dibuang tiga lokasi dalam satu aliran sungai. Tujuannya hanya ingin menghilangkan jejak," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah).

Baca Juga

Polisi Ungkap Hasil Autopsi Potongan Tubuh di Solo

#Mutilasi #Polda Jawa Tengah
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Polda Jateng Bongkar Pabrik Mie Basah Berformalin di Boyolali, Bisa Produksi 1,5 Ton per Hari
Polda Jateng membongkar pabrik mie basah berformalin di Boyolali. Pabrik tersebut bisa memproduksi hingga 1,5 ton per harinya.
Soffi Amira - Kamis, 12 Maret 2026
Polda Jateng Bongkar Pabrik Mie Basah Berformalin di Boyolali, Bisa Produksi 1,5 Ton per Hari
Indonesia
17,3 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jateng saat Lebaran, Polda Siagakan 28.980 Personel
Polda Jawa Tengah menyiagakan 28.980 personel untuk mengamankan arus mudik Lebaran 2026. Diperkirakan 17,3 juta pemudik akan masuk ke wilayah Jawa Tengah.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 10 Maret 2026
17,3 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jateng saat Lebaran, Polda Siagakan 28.980 Personel
Indonesia
Polda Jateng Bongkar Tambang Ilegal di Boyolali dan Kendal, 2 Tersangka Sudah Diamankan
Polda Jateng membongkar kasus tambang ilegal di Boyolali dan Kendal. Dua orang tersangka berhasil diamankan.
Soffi Amira - Rabu, 25 Februari 2026
Polda Jateng Bongkar Tambang Ilegal di Boyolali dan Kendal, 2 Tersangka Sudah Diamankan
Indonesia
Polda Jateng Ambil Sampel DNA dan Data Antemortem Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500
Polda Jateng mengambil sampel DNA dan data antemortem keluarga korban pesawat ATR 42-500.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Polda Jateng Ambil Sampel DNA dan Data Antemortem Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500
Indonesia
Polri Kini Sudah Punya 672 SPPG, Paling Banyak Ada di Jawa Tengah
Polri kini sudah memiliki 672 SPPG. Namun, SPPG Polri yang paling banyak berada di Jawa Tengah.
Soffi Amira - Jumat, 17 Oktober 2025
Polri Kini Sudah Punya 672 SPPG, Paling Banyak Ada di Jawa Tengah
Indonesia
Diduga Merusuh, Polda Jateng Tangkap 1.747 Orang dalam 4 Hari, 46 Ditetapkan sebagai Tersangka
Penangkapan dilakukan pada 29 Agustus hingga 1 September 2025 seperti dilaporkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Dwi Subagio di Semarang, Selasa (2/9).
Frengky Aruan - Selasa, 02 September 2025
Diduga Merusuh, Polda Jateng Tangkap 1.747 Orang dalam 4 Hari, 46 Ditetapkan sebagai Tersangka
Indonesia
Groundbreaking 24 SPPG Polres di Solo, Kapolri Pastikan Sasar 90.717 Penerima Manfaat Makan Bergizi
Kapolri mengatakan setelah SPPG ini selesai kemungkinan akan dilaksanakan evaluasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Juni 2025
Groundbreaking 24 SPPG Polres di Solo, Kapolri Pastikan Sasar 90.717 Penerima Manfaat Makan Bergizi
Indonesia
Kasus Mutilasi di Padang Pariaman Masuk Kategori Pembunuhan Femisida
Kasus pembunuhan mutilasi sejumlah perempuan terjadi di Kabupaten Padang Pariaman
Wisnu Cipto - Senin, 23 Juni 2025
Kasus Mutilasi di Padang Pariaman Masuk Kategori Pembunuhan Femisida
Indonesia
Temuan Dugaan Mutilasi Perempuan di Sumbar, Potongan Tubuh Disebar di 3 Lokasi
"Secara kasat mata mungkin bisa diduga identitas korban adalah perempuan."
Wisnu Cipto - Kamis, 19 Juni 2025
Temuan Dugaan Mutilasi Perempuan di Sumbar, Potongan Tubuh Disebar di 3 Lokasi
Indonesia
Polda Jateng Jaring 134 Pelaku Aksi Tawuran dan Anak Punk
Operasi pemberantasan aksi premanisme itu digelar serentak di 35 jajaran Polres dan Polda Jateng, Sabtu (10/5).
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Mei 2025
Polda Jateng Jaring 134 Pelaku Aksi Tawuran dan Anak Punk
Bagikan