Pedagang Tanah Abang Tak Tahu Aturan Anies

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 02 Juli 2020
Pedagang Tanah Abang Tak Tahu Aturan Anies

Pengunjung terlihat menenteng barang bawaan menggunakan kantong plastik di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (2/7). (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pedagang kemeja lantai 3, blok B, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat tidak mengetahui aturan Gubernur Anies Baswedan tentang larangan kantong plastik berlaku bagi pengunjung dan penjual.

Pedagang kemeja bernama Novan (42) mengaku baru mengetahui kebijakan Anies soal tak diperbolehkannya plastik kresek di Jakarta hari ini, Kamis (2/7). Ia masa bodoh atau cuek saja dengan aturan larangan plastik itu.

Baca Juga:

Pelarangan Kantong Plastik di Jakarta, IKAPPI Minta Pemprov Sediakan Alternatif

"Tahu baru tadi ada sosialisasinya. Informasi dari petugas Pasar Tanah Abang," kata Noval kepada Merahputih.com, Kamis (2/7).

Menurut pengetahuannya, regulasi yang dikeluarkan Anies hanya berlaku kepada pengunjung yang ingin berbelanja bukan para pedagang. Ia tetap menggunakan plastik kresek saat ini dan seterusnya. Alat pembungkus barang dagangan itu simpel dan mudah didapat.

"Yang gak boleh itu pengunjungnya pakai plastik. Ya tetap kasih plastik ke pembeli. Kita sudah siapin," jelas dia.

Pengunjung terlihat menenteng barang bawaan menggunakan kantong plastik di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (2/7). (Foto: MP/Asropih)
Pengunjung terlihat menenteng barang bawaan menggunakan kantong plastik di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (2/7). (Foto: MP/Asropih)

Novan mengatakan, pihaknya tak menggunakan plastik bila Pemprov DKI memiliki solusi lain pengganti kantong plastik. Hingga kini, ia kekeh pakai kantong kresek saat melayani pembeli.

"Untuk saat ini masih pakai. Kalau ada solusi lain pengganti plastik ya kita pakai yang itu," tegas Novan.

Ya memang, terlihat dari pantauan Merahputih.com di lapangan. Pedagang Pasar Tanah Abang masing memberikan atau melayani pembeli dengan kantong plastik.

Penunjung terlihat masih banyak yang menenteng belanjanya menggunakan plastik baik warna hitam maupun warna lain.

Baca Juga:

PKS Soroti Pemprov DKI Tak Punya Solusi Pengganti Kantong Plastik

Ptugas informasi melalui pengeras suara memberikan imbauan kepada pedagang dan pengunjung agar tidak memakai kantong kresek dalam bertransaksi jual-beli.

Petugas itu mengingatkan agar para pedagang dan pengunjung tak menggunakan kantong plastik untuk kepedulian akan nasib lingkungan.

"Mohon perhatiannya kepada pedagang dan pengunjung Pasar Tanah Abang untuk tidak menggunakan kantong plastik," jelas informasi petugas Tanah Abang yang terdengar di tiap lantai. (Asp)

Baca Juga:

Belanja Online Bikin Sampah Plastik di DKI Meningkat Selama Pandemi

#Pasar Tanah Abang #Kantong Plastik
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Harga Plastik Meroket 80 Persen, Ketua DPR RI Desak UMKM Balik ke Daun Pisang
Konflik geopolitik global memicu kenaikan drastis harga plastik mengingat industri dalam negeri masih bergantung pada bahan baku impor hingga 60 persen
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Harga Plastik Meroket 80 Persen, Ketua DPR RI Desak UMKM Balik ke Daun Pisang
Indonesia
Harga Plastik Naik, DPR Dorong UMKM Beralih ke Kemasan Ramah Lingkungan
Lonjakan harga plastik yang terjadi saat ini dipicu gangguan rantai pasok global akibat konflik geopolitik internasional.
Dwi Astarini - Kamis, 16 April 2026
Harga Plastik Naik, DPR Dorong UMKM Beralih ke Kemasan Ramah Lingkungan
Indonesia
Harga Plastik Naik hingga 40 Persen, Pramono Anung Dorong Alternatif Ramah Lingkungan
Harga plastik di Jakarta melonjak hingga 40 persen akibat faktor global. Pramono Anung mendorong penggunaan alternatif seperti daun pisang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Harga Plastik Naik hingga 40 Persen, Pramono Anung Dorong Alternatif Ramah Lingkungan
Indonesia
Harga Plastik di Jakarta Melonjak, 60 Persen Bahan Baku Masih Impor dari Timur Tengah
Harga plastik di Jakarta kini melonjak hingga 40 persen. Hal itu imbas dari konflik Timur Tengah. Lalu, bahan bakunya masih diimpor.
Soffi Amira - Jumat, 10 April 2026
Harga Plastik di Jakarta Melonjak, 60 Persen Bahan Baku Masih Impor dari Timur Tengah
Indonesia
Harga Plastik di Jakarta Naik hingga 40 Persen, Pelaku UMKM Kena Imbasnya
Harga plastik di Jakarta kini naik hingga 40 persen. Para pelaku UMKM terkena imbasnya. Plastik menjadi kebutuhan operasional yang sulit digantikan.
Soffi Amira - Jumat, 10 April 2026
Harga Plastik di Jakarta Naik hingga 40 Persen, Pelaku UMKM Kena Imbasnya
Indonesia
Harga Plastik Melonjak 50 Persen, DPR Desak Kurangi Ketergantungan Plastik Sekali Pakai
Harga plastik kini naik hingga 50 persen. Komisi XII DPR pun meminta untuk mengurangi ketergantungan plastik sekali pakai.
Soffi Amira - Jumat, 10 April 2026
Harga Plastik Melonjak 50 Persen, DPR Desak Kurangi Ketergantungan Plastik Sekali Pakai
Indonesia
Gejolak Global Picu Kenaikan Harga Plastik, Pemerintah Segera Cari Solusinya
Pemerintah menyiapkan skema untuk mengantisipasi lonjakan harga plastik. Hal itu imbas dari geopolitik global di Timur Tengah.
Soffi Amira - Kamis, 09 April 2026
Gejolak Global Picu Kenaikan Harga Plastik, Pemerintah Segera Cari Solusinya
Lifestyle
Harga Pembungkus Plastik Naik, Daun Pisang Jadi Solusi
Kini, harga plastik yang kian melonjak membuat masyarakat gigit jari.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Harga Pembungkus Plastik Naik, Daun Pisang Jadi Solusi
Indonesia
Imbas Perang di Iran Harga Plastik Naik 50 Persen, Gejolak Harga Harus Segera Diatasi
Pemerintah perlu mengantisipasi kenaikan harga produk plastik seperti kemasan mie instan, air minum kemasan, peralatan rumah tangga dan lain-lain.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Imbas Perang di Iran Harga Plastik Naik 50 Persen, Gejolak Harga Harus Segera Diatasi
Indonesia
Nasib Harga Pupuk dan Produk Plastik di Ujung Tanduk Buntut Krisis Energi Global, Pemerintah Diminta Siapkan Mitigasi
Lonjakan biaya produksi tidak hanya menyasar minyak mentah, tetapi juga merembet ke produk jadi seperti obat-obatan, pakaian jadi, hingga peralatan rumah tangga
Angga Yudha Pratama - Selasa, 07 April 2026
Nasib Harga Pupuk dan Produk Plastik di Ujung Tanduk Buntut Krisis Energi Global, Pemerintah Diminta Siapkan Mitigasi
Bagikan