MerahPutih.com - Masyarakat dibuat kaget khususnya pelaku usaha kecil dengan kenaikan harga plastik. Tingginya harga plastik bahkan dinilai tidak masuk diakal.
Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan, kenaikan harga plastik saat ini menjadi keluhan nyata para pedagang, khususnya pelaku usaha makanan dan minuman.
Ratu menjelaskan, plastik kemasan merupakan kebutuhan operasional harian yang sulit digantikan dalam waktu cepat.
Secara umum, kata Ratu, kenaikan harga plastik di Jakarta berada di kisaran 30 persen hingga 40 persen.
Baca juga:
Harga Plastik Melonjak 50 Persen, DPR Desak Kurangi Ketergantungan Plastik Sekali Pakai
Berdasarkan pemantauan dan temuan di lapangan, kenaikan harga plastik ini terjadi sejak akhir Maret 2026 bersamaan dengan pecahnya konflik geopolitik di Iran, kemudian berlanjut hingga awal April 2026 ini.
"Kenaikan ini terjadi cukup cepat dan dalam beberapa kasus bersifat fluktuatif mengikuti distribusi barang," kata Ratu kepada wartawan, Jumat (10/4).
Ratu menyebutkan, seluruh jenis plastik (kantong kresek, plastik kemasan makanan/minuman (PET), dan plastik PE) mengalami kenaikan harga di seluruh wilayah.
Sementara untuk kantong kresek, mengalami kenaikan cukup signifikan sekitar kurang lebih 40 persen menjadi Rp 17.000 per pack. Kenaikan tertinggi terjadi di Jakarta Utara dan terendah di Jakarta Selatan.
Baca juga:
Gejolak Global Picu Kenaikan Harga Plastik, Pemerintah Segera Cari Solusinya
Kemudian, plastik kemasan makanan/minuman (PET) juga mengalami kenaikan merata sekitar kurang lebih 35 persen menjadi Rp 22.000 per pack. Kenaikan tertinggi terjadi di Jakarta Barat.
Plastik PE mengalami kenaikan dengan variasi antar wilayah, rata-rata mengalami kenaikan sebesar kurang lebih 30 persen menjadi Rp 21.000 per pack. Lonjakan signifikan terjadi di Jakarta Barat, sementara di Jakarta Selatan relatif stabil.
Secara kewilayahan, Jakarta Barat dan Jakarta Utara menunjukkan kenaikan harga yang cenderung lebih tinggi dibanding wilayah lainnya.
"Kenaikan harga ini mengindikasikan adanya tekanan pada sisi pasokan dan distribusi, serta kemungkinan peningkatan permintaan di pasar," tuturnya.
Baca juga:
Imbas Perang di Iran Harga Plastik Naik 50 Persen, Gejolak Harga Harus Segera Diatasi
Ratu menegaskan, pihaknya sekuat tenaga berkerja menjaga stabilisasi harga bahan baku plastik di Jakarta. Dinas PPKUKM DKI juga fokus menahan laju inflasi daerah khususnya dari sektor pangan dan kebutuhan dasar masyarakat.
Dinas PPKUKM juga akan memperkuat monitoring harga di tingkat pasar dan distributor untuk memastikan tidak terjadi lonjakan yang tidak wajar, melakukan koordinasi dengan pelaku usaha dan distributor guna menjaga ketersediaan barang di lapangan.
"Serta mengantisipasi dampak lanjutan terhadap harga makanan dan minuman, terutama yang dikonsumsi masyarakat luas," tutupnya. (Asp)