DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga/ dok Partai Golkar

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PERTANDINGAN final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina akan berlangsung pada Senin (20/7) 2026 pukul 02.00 WIB. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga meminta pemerintah daerah (pemda) dan pelaku UMKM terus bersinergi untuk memanfaatkan animo masyarakat yang tinggi menjelang final Piala Dunia 2026. Ia menilai atmosfer Piala Dunia telah menciptakan ruang ekonomi baru di berbagai daerah.

Menurut Lamhot, pedagang makanan dan minuman, penjual atribut sepak bola, pelaku usaha percetakan, penyedia jasa dekorasi, hingga pelaku ekonomi kreatif memperoleh tambahan pendapatan seiring dengan peningkatan aktivitas masyarakat selama turnamen berlangsung.

“Inilah efek domino positif yang harus kita dorong," kata Lamhot kepada wartawan di Jakarta, dikutip Jumat (17/7).

Menjelang laga final yang mempertemukan Tim Nasional Argentina dan Spanyol, Lamhot memperkirakan antusiasme masyarakat semakin meningkat.

Baca juga:

Donald Trump Siap Kuasai Panggung Final Piala Dunia 2026 Bersama Gianni Infantino


Kondisi tersebut membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi pelaku UMKM, terutama di sektor kuliner, fesyen olahraga, hingga industri kreatif yang memanfaatkan momentum sepak bola sebagai bagian dari strategi pemasaran. Legislator dari Fraksi Partai Golkar itu mengatakan Indonesia merupakan satu negara dengan basis penggemar sepak bola terbesar di dunia.

Oleh karena itu, setiap penyelenggaraan Piala Dunia selalu menghadirkan efek ekonomi yang terasa hingga ke tingkat komunitas, melalui ribuan kegiatan nobar yang digelar di berbagai daerah.

Siaran Piala Dunia yang dapat diakses secara luas, kata dia, juga memperbesar manfaat ekonomi tersebut karena semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati pertandingan tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Hal itu membuat aktivitas ekonomi menyebar hingga ke lingkungan permukiman, desa, dan pusat-pusat UMKM.

Meski begitu, ia berharap momentum Piala Dunia tidak berhenti sebagai hiburan semata. Pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas olahraga, hingga penyelenggara kegiatan masyarakat dapat memanfaatkan tingginya animo publik sebagai sarana memperkuat ekonomi lokal melalui festival kuliner, bazar UMKM, promosi produk lokal, hingga kegiatan ekonomi kreatif berbasis komunitas.

Kalau dikelola dengan baik, sepak bola tidak hanya menghasilkan euforia, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi.

“Momentum seperti ini seharusnya menjadi ruang promosi bagi produk-produk lokal agar semakin dikenal masyarakat," kata dia.(knu)

Baca juga:

Jadwal Piala Dunia 2026: Prancis vs Inggris Perebutan Juara 3, Spanyol vs Argentina di Final



#Golkar #Piala Dunia 2026 #UMKM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Mendesak otoritas keuangan dan perbankan untuk memberikan penundaan pembayaran atau penyesuaian bunga pinjaman bagi UMKM terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Indonesia
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
JPPI meminta pemerintah memprioritaskan petani, peternak, dan UMKM lokal dalam rantai pasok MBG agar program berdampak pada ekonomi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
Indonesia
Hasil Survei Kadin Sebut Birokrasi dan Kebijakan Pengaruhi Perkembangan UMKM
Sebanyak 16,4 persen responden pelaku bisnis mengatakan, permasalahan pengembangan bisnis masih ada pada birokrasi,
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Hasil Survei Kadin Sebut Birokrasi dan Kebijakan Pengaruhi Perkembangan UMKM
Indonesia
Sarmuji Dari Pengurus Koperasi Mahasiswa Menjadi Menteri Perindustrian
Karier politiknya kemudian berlanjut di parlemen yang terpilih menjadi anggota DPR RI di tahun 2014,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sarmuji Dari Pengurus Koperasi Mahasiswa Menjadi Menteri Perindustrian
Indonesia
Petinggi Golkar Di Kabinet ; Bahlil Jadi Menko, Sarmuji Jadi Memperin
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M Sarmuji juga merapat ke Istana jelang pelantikan tersebut. Dia mengaku mendapat tugas untuk membantu Presiden Prabowo di bidang perindustrian.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Petinggi Golkar Di Kabinet ; Bahlil Jadi Menko, Sarmuji Jadi Memperin
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Partai, Golkar: Fokus ke Hal Lain
Nusron disebut mundur dari pengurus Golkar sejak enam bulan silam.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Partai, Golkar: Fokus ke Hal Lain
Indonesia
Golkar Pastikan Bahlil Tak Nyapres 2029, Mau Maju Jadi Caleg dari Papua
Sekjen Partai Golkar Sarmuji mengatakan Bahlil akan maju sebagai calon anggota legislatif (caleg).
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Golkar Pastikan Bahlil Tak Nyapres 2029, Mau Maju Jadi Caleg dari Papua
Indonesia
Baru Dibuka ke Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari DPP Golkar
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid ternyata telah mengundurkan diri dari kepengurusan DPP Partai Golkar sejak beberapa bulan lalu. Cek penjelasan resminya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Baru Dibuka ke Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari DPP Golkar
Indonesia
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
DPRD DKI menyoroti kesulitan pedagang tradisional Jakarta bersaing dengan e-commerce dan meminta DPPKUKM serta Pasar Jaya berkolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
Bagikan