Harga Plastik Meroket 80 Persen, Ketua DPR RI Desak UMKM Balik ke Daun Pisang

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Harga Plastik Meroket 80 Persen, Ketua DPR RI Desak UMKM Balik ke Daun Pisang

Ilustrasi kantong plastik. (Foto: Pexels/Anna Shvets)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi serius fenomena meroketnya harga plastik di Indonesia yang menembus angka 30 hingga 80 persen per April 2026.

Ia menilai lonjakan harga akibat gangguan rantai pasok global ini menjadi momentum krusial bagi masyarakat untuk beralih menggunakan kemasan dari bahan alami.

Puan memandang kemasan organik jauh lebih murah dan membantu proses penguraian sampah yang lebih ramah lingkungan.

Baca juga:

Harga Plastik Naik, DPR Dorong UMKM Beralih ke Kemasan Ramah Lingkungan

Beban Ekologi dan Tekanan Ekonomi UMKM

Konflik geopolitik global memicu kenaikan drastis harga plastik mengingat industri dalam negeri masih bergantung pada bahan baku impor hingga 60 persen.

Kondisi ini menekan para pelaku UMKM, terutama sektor makanan dan minuman yang selama ini mengandalkan kemasan sekali pakai. Puan menyoroti bagaimana kenaikan biaya produksi ini menggerus keuntungan tipis para pedagang kecil.

“Meskipun plastik dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari karena kepraktisannya, kita ketahui bersama beban ekologinya sangat tinggi. Maka kenaikan harga plastik bisa menjadi momentum untuk kita beralih ke ekonomi hijau,” ujar Puan Maharani, Kamis (16/4).

Ia menambahkan bahwa penggunaan daun pisang atau daun jati seperti pada kuliner nasi liwet dan gudeg terbukti lebih efektif. Selain mengharumkan aroma makanan, kemasan alami tersebut mampu menambah nilai jual produk karena keunikannya di mata konsumen.

Inovasi Ekonomi Kreatif dan Pengawasan Regulasi

Puan menekankan bahwa transisi ke bahan organik mendukung agenda Sustainable Development Goals (SDGs) dalam pengelolaan limbah perairan. Merujuk laporan UNEP, sekitar 23 juta ton limbah plastik mencemari ekosistem air setiap tahunnya.

Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah menyiapkan regulasi dan sistem sosialisasi yang masif untuk menghidupkan kembali kemasan tradisional.

Baca juga:

Harga Plastik Naik, UMKM dan Masyarakat Kelas Menengah Bawah Terancam

“Pemerintah perlu memberikan support dan memfasilitasi kebutuhan masyarakat terhadap alternatif kemasan, khususnya bagi para pelaku usaha dan konsumen. Kami di DPR akan ikut melakukan pengawasan sesuai tugas dan kewenangan dewan,” tegas Puan.

Kolaborasi lintas kementerian seperti Kementerian Lingkungan Hidup, Pertanian, Perdagangan, hingga Ekonomi Kreatif menjadi kunci utama. Puan meyakini kearifan lokal mampu menjadi inovasi ekonomi kreatif yang memperkuat warisan budaya sekaligus menjaga kelestarian bumi dari polusi plastik.

#Puan Maharani #Ketua DPR Puan Maharani #Harga Plastik #Kantong Plastik
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Puan Maharani Soroti 200 Ribu Anak Terpapar Judi Online: Sudah Darurat Nasional
Puan Maharani menyebut maraknya anak terpapar judi online sebagai alarm darurat nasional dan ancaman serius bagi masa depan generasi Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
Puan Maharani Soroti 200 Ribu Anak Terpapar Judi Online: Sudah Darurat Nasional
Indonesia
Ketua DPR Tekankan APBN 2027 Jangan Hanya Sekadar Angka, Tapi Harus Menyejahterakan Rakyat
Ketua DPR RI menegaskan APBN 2027 harus menjadi instrumen nyata untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 20 Mei 2026
Ketua DPR Tekankan APBN 2027 Jangan Hanya Sekadar Angka, Tapi Harus Menyejahterakan Rakyat
Indonesia
APBN 2027 Diharap Fokus Pada Ketahanan Ekonomi dan Tekan Ketimpangan Sosial di Tengah Tekanan Ekonomi Global
Puan menekankan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan hak masyarakat dalam mendapatkan akses pembangunan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Mei 2026
APBN 2027 Diharap Fokus Pada Ketahanan Ekonomi dan Tekan Ketimpangan Sosial di Tengah Tekanan Ekonomi Global
Indonesia
Puan Kawal RUU Pemilu, Janji Tidak Rugikan Rakyat
Tahapan pemilu untuk 2029 kini sudah semakin dekat. Namun, RUU Pemilu harus dirancang agar bisa membuat sistem pemilu yang terbaik bagi rakyat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
Puan Kawal RUU Pemilu, Janji Tidak Rugikan Rakyat
Indonesia
Biaya Kemasan Plastik Melonjak, Harga Minyak Goreng Terpicu Naik
pemerintah diharap mengambil langkah penanganan yang tepat mengingat kenaikan harga minyak goreng berpotensi untuk memicu inflasi.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Biaya Kemasan Plastik Melonjak, Harga Minyak Goreng Terpicu Naik
Indonesia
Tragedi Bekasi Gerus Kepercayaan Publik, Ketua DPR Tuntut Negara Jamin Keselamatan Transportasi Kereta
Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan pentingnya peningkatan keselamatan pada transportasi kereta api, menyusul tragedi tabrakan maut di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Wisnu Cipto - Rabu, 29 April 2026
Tragedi Bekasi Gerus Kepercayaan Publik, Ketua DPR Tuntut Negara Jamin Keselamatan Transportasi Kereta
Indonesia
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Bahan Baku Plastik Impor
kebijakan itu juga diterapkan guna menjaga stabilitas harga di sektor kemasan agar tidak mendorong kenaikan harga makanan dan minuman.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 April 2026
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Bahan Baku Plastik Impor
Indonesia
Biaya Kemasan dan Logistik Naik, Mentan Amran Pastikan Harga Beras Tidak Naik
Dalam dua tahun terakhir, beras diklaim tidak lagi menjadi penyumbang utama inflasi nasional,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 April 2026
Biaya Kemasan dan Logistik Naik, Mentan Amran Pastikan Harga Beras Tidak Naik
Indonesia
Bahan Baku Plastik Dari Timur Tengah Tersendat, UMKM Indonesia Tertekan
Tekanan yang dihadapi oleh industri plastik global ini merupakan dampak dari gagalnya perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang memperpanjang ketegangan geopolitik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 April 2026
Bahan Baku Plastik Dari Timur Tengah Tersendat, UMKM Indonesia Tertekan
Indonesia
Puan Maharani Bantah Pembahasan Revisi UU Pemilu Tertutup
Puan menegaskan proses legislasi tetap mengikuti mekanisme yang berlaku dan tidak menutup akses publik.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
Puan Maharani Bantah Pembahasan Revisi UU Pemilu Tertutup
Bagikan