PDIP Minta Maaf Soal Ulah Cinta Mega
Anggota DPRD Fraksi PDIP Cinta Mega. (dprd-dkijakartaprov.go.id)
MerahPutih.com - DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ulah anggotanya, Cinta Mega yang main game ataupun judi slot ketika rapat paripurna.
Ketua DPD PDIP DKI Jakarta Ady Wijaya menegaskan, bahwa apa yang dilakukan Cinta Mega sungguh menyalahi aturan partai dan melecehkan warga DKI. Sebab Cinta Mega digaji dari pajak warga ibu kota.
Baca Juga:
Cinta Mega Dipecat dari Anggota DPRD DKI Imbas Main Game saat Rapat Paripurna
"Sebelumnya saya minta maaf atas kelakuan anggota saya yang bernama Cinta Mega. Main apapun sudah salah di sana ya," terang Ady.
Ia pun menegaskan, DPD PDI Perjuangan tak mau mempersoalkan apa yang dimainkan Cinta Mega ketika rapat paripurna kala itu. Pada intinya, hal tersebut melanggar ketentuan partai.
"Jadi enggak ada urusan mengenai slot kek, gim kek, salah aja, titik itu. Saya mohon maaf," tuturnya.
Baca Juga:
Atas perilakunya, Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan DKI memutuskan rekomendasi untuk memberi sanksi pergantian antarwaktu (PAW) pada Cinta Mega.
Surat PAW tersebut langsung diberikan DPD PDI Perjuangan DKI ke DPP.
Ady Wijaya menerangkan, meski di PAW, pihaknya belum memutuskan untuk memecat keanggotaan Cinta Mega dari PDIP. Sebabnya, hal tersebut kewenangan PDIP pusat.
"Nanti biar DPP partai yang memutuskan," tutupnya. (Asp)
Baca Juga:
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP