PB IDI: Tenaga dan Layanan Kesehatan Harus Ditambah

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 22 September 2020
PB IDI: Tenaga dan Layanan Kesehatan Harus Ditambah

Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng M Faqih (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) meminta pemerintah segera meningkatkan kapasitas layanan dan tenaga kesehatan. Mengingat, tenaga kesehatan akan sangat mudah kelelahan menangani pasien COVID-19 yang makin hari terus bertambah. Sementara layanan kesehatan terbatas.

"Sehingga memudahkan penularan. Untuk melindungi petugas kesehatan bukan hanya dokter tetapi seluruh tenaga kesehatan layanan kesehatan harus ditambah," kata Ketua Umum PB IDI, Daeng Faqih, dalam Talk Show Benteng Terakhir Penanganan COVID-19 di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Selasa (22/9).

Baca Juga:

Mudik Lebaran Harus Distop, Pengamat: Kalau Tidak, Pandemi Corona Kian Meluas

Ia menilai, masyarakat harus disiplin menerapkan protokol kesehatan. Daeng Faqih mengingatkan, kunci menekan penyebaran COVID-19 adalah protokol kesehatan 3M yakni menggunakan masker, menjaga jarak aman minimal satu meter dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.

"Kalau tidak disiplin terhadap protokol kesehatan penularan di masyarakat tetap tinggi," ucapnya.

Peningkatan kapasitas layanan kesehatan harus sejalan dengan penerapan protokol kesehatan. Peningkatan kapasitas layanan kesehatan tanpa protokol kesehatan tak akan bisa menekan kasus.

"Segiat apa pun kita melakukan penambahan kapasitas (layanan kesehatan) suatu saat akan terlampaui kapasitas itu bila masyarakat tidak menerapkan protokol kesehatan," tutupnya.

Masyarakat diimbau agar lebih disiplin lagi menjalankan protokol kesehatan. Kalau tidak disiplin terhadap protokol kesehatan, penularan di masyarakat tetap tinggi.

"Segiat apapun melakukan penambahan kapasitas suatu saat khawatir juga terlampaui kapasitas itu," kata dr Daeng.

Baca Juga:

Jubir Corona Singgung Anak Muda Sebagai Biang Tertularnya Virus Corona ke Orang Tua

PB IDI disebut akan diskusi bersama organisasi kesehatan lainnya, merancang kampanye protokol kesehatan yang melibatkan masyarakat. Minimal harapannya orang-orang bisa disiplin untuk memakai masker.

Daeng menyebut ketika kapasitas layanan kesehatan overload, maka yang terjadi adalah ada risiko pasien tidak bisa mendapat bantuan medis yang dibutuhkan. Selain itu tenaga kesehatan juga lebih berisiko jatuh sakit karena faktor kelelahan. Hingga saat ini PB IDI menyebut sudah ada 117 dokter yang meninggal dunia karena pandemi COVID-19. (Knu)

#Ikatan Dokter Indonesia (IDI) #COVID-19 #Obat Covid #Kasus Covid #Kalung Covid #Test Covid 19 #Anggaran COVID #Vaksin Covid-19 #Satgas COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Kemenkes Tepis Isu dr Zulfikar Magang IDI Meninggal Akibat Bully, Tapi Penyakit Sensitif
Kemenkes ungkap hasil investigasi kematian dr. Zulfikar peserta internsip di Lampung Timur. Disebut akibat penyakit sensitif, bukan beban kerja atau perundungan.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
Kemenkes Tepis Isu dr Zulfikar Magang IDI Meninggal Akibat Bully, Tapi Penyakit Sensitif
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Indonesia
Viral Anak Meninggal Dunia dengan Cacing di Otak, Kenali Tanda-Tanda Awal Kecacingan yang Sering Dikira Batuk Biasa
Riza Chalid, selaku pemilik manfaat PT Orbit Terminal Merak, merupakan salah satu dari delapan tersangka baru dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 22 Agustus 2025
Viral Anak Meninggal Dunia dengan Cacing di Otak, Kenali Tanda-Tanda Awal Kecacingan yang Sering Dikira Batuk Biasa
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Bagikan