Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

NTT Temukan Kasus Positif, Kini Hanya Gorontalo yang Belum Terpapar Corona

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 09 April 2020
NTT Temukan Kasus Positif, Kini Hanya Gorontalo yang Belum Terpapar Corona

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto. (ANTARA/Desi Purnamawati)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah menjadi 3.293 kasus di 33 provinsi. Provinsi terakhir ditemukan kasus positif yaitu NTT. Hanya Provinsi Gorontalo yang tak ditemukan kasus positif corona.

Provinsi DKI Jakarta memuat kasus paling banyak, yakni 1.706 kasus positif COVID-19, diikuti Jawa Barat dengan 376 kasus dan Jawa Timur dengan 223 kasus.

Baca Juga:

Jelang Penerapan PSBB di Jakarta, Wartawan Balkoters Beri Bantuan Alat Kesehatan

Total pasien COVID-19 yang sembuh sebanyak 252 orang, sedangkan total orang yang meninggal dunia akibat penyakit ini 280 orang.

Berikut ini rincian kasus positif yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia:

Aceh: 6 Kasus Positif

Bali: 63 Kasus Positif

Banten: 218 Kasus Positif

Bangka Belitung: 3 Kasus Positif

Bengkulu: 4 Kasus Positif

DI Yogyakarta: 41 Kasus Positif

DKI Jakarta: 1.706 Kasus Positif

Jambi: 2 Kasus Positif

Jawa Barat: 376 Kasus Positif

Jawa Tengah: 144 Kasus Positif

Jawa Timur: 223 Kasus Positif

Kalimantan Barat: 10 Kasus Positif

Kalimantan Timur: 32 Kasus Positif

Kalimantan Tengah: 20 Kasus Positif

Kalimantan Selatan: 22 Kasus Positif

Kalimantan Utara: 16 Kasus Positif

Kepulauan Riau: 22 Kasus Positif

Nusa Tenggara Barat: 16 Kasus Positif

Sumatera Selatan: 17 Kasus Positif

Sumatera Barat: 18 Kasus Positif

Sulawesi Utara: 8 Kasus Positif

Sumatera Utara: 59 Kasus Positif

Sulawesi Tenggara: 15 Kasus Positif

Sulawesi Selatan: 138 Kasus Positif

Sulawesi Tengah: 5 Kasus Positif

Lampung: 15 Kasus Positif

Riau: 12 Kasus Positif

Maluku Utara: 2 Kasus Positif

Maluku: 3 Kasus Positif

Papua Barat: 2 Kasus Positif

Papua: 38 Kasus Positif

Sulawesi Barat: 2 Kasus Positif

Nusa Tenggara Timur: 1 Kasus Positif

Total: 3.293 Kasus Positif

Seorang tenaga medis saat memperlihatkan sebuah alat laboratorium swab test. (Foto ANTARA/Azis Senong)
Seorang tenaga medis saat memperlihatkan sebuah alat laboratorium swab test. (Foto ANTARA/Azis Senong)

Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menggatakan, hingga Kamis (9/4), sudah lebih dari 16.500 spesimen yang diperiksa dari 300 rumah sakit di Indonesia.

Yuri juga mengumumkan penambahan kasus positif virus corona di Indonesia sebanyak 337 orang dalam satu hari. Dan kini, totalnya menjadi 3.293 kasus.

Baca Juga:

Kemenlu Rilis Jumlah WNI yang Positif COVID-19 di Luar Negeri

Dari penambahan ini, Yuri menyebut penularan virus corona masih banyak terjadi.

Yurianto pun tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kepatuhan menggunakan masker dan cuci tangan. Sehingga, penularan virus corona dapat semakin ditekan.

"Data yang kita himpun hari ini kurang lebih menggambarkan kondisi masyarakat kita di seminggu yang lalu. Karena kita tahu meskipun masa inkubasi 14 hari namun rata-rata adalah 5-6 hari yang lalu," tutur Yuri, Kamis (8/4).

"Mudah-mudahan dengan kita menggunakan masker, kita bisa lihat hasilnya pada minggu depan apakah kepatuhan dijalankan dengan baik atau tidak," lanjutnya.

Yuri menyampaikan sudah lebih dari 35 ribu dokter yang disiagakan di rumah sakit rujukan COVID-19 di seluruh Indonesia. Termasuk juga lebih dari 18 ribu relawan yang sudah mendaftar, baik untuk medis dan non medis.

"Kita bersyukur sudah terhimpun lebih Rp193 miliar yang merupakan donasi dari semua kelompok masyarakat. Bahkan dari seluruh dunia yang menunjukkan bahwa kita serius. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha serius tangani COVID-19," tandasnya. (Knu)

Baca Juga:

WFH Bikin Sampah Ibu Kota Turun Ratusan Ton Per Hari

#Virus Corona #NTT
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gunung Lewotobi Laki-laki 5 Kali Erupsi Jumat, 12 Juni Pagi hingga Siang, Tinggi Letusan Sampai 1.000 Meter
Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) lima kali erupsi sejak Jumat, 12 Juni pagi sampai siang WITA.
Frengky Aruan - Jumat, 12 Juni 2026
Gunung Lewotobi Laki-laki 5 Kali Erupsi Jumat, 12 Juni Pagi hingga Siang, Tinggi Letusan Sampai 1.000 Meter
Indonesia
Sindikat Internasional Penyelundupan Komodo dari NTT ke Thailand Terbongkar
Hasil pengembangan dari kasus pencurian Komodo yang terjadi pada 2025
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Sindikat Internasional Penyelundupan Komodo dari NTT ke Thailand Terbongkar
Indonesia
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Kasus YBR sebagai bukti rapuhnya perlindungan negara terhadap anak-anak di pelosok kawasan 3 T yang perlunya penanganan khusus dan darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Indonesia
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Psikolog Mira Pane menilai surat YBR bukan hanya pesan pribadi, melainkan simbol penderitaan anak-anak Indonesia yang kehilangan harapan akibat kemiskinan.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Lainnya
Bocah SD NTT Bunuh Diri, Mensesneg Prasetyo Hadi 'Warning' Aparat Desa
Mensesneg mengaku telah berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti untuk merumuskan langkah preventif.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 Februari 2026
Bocah SD NTT Bunuh Diri, Mensesneg Prasetyo Hadi 'Warning' Aparat Desa
Indonesia
Siswa SD Tak Mampu Beli Buku Bunuh Diri, Ketua DPR: Biaya Pendidikan Bukan Cuma Sekolah Gratis
Ketidakmampuan orang tua memenuhi kebutuhan dasar pendidikan anak merupakan teguran bagi negara.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Siswa SD Tak Mampu Beli Buku Bunuh Diri, Ketua DPR: Biaya Pendidikan Bukan Cuma Sekolah Gratis
Indonesia
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Polda NTT menangani kasus bunuh diri siswa kelas IV SD di Kabupaten Ngada. Kapolda NTT mengirim tim konselor untuk mendampingi keluarga korban.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Indonesia
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Berdasarkan Data BPS, angka kemiskinan ekstrem di NTT masih tinggi, mencapai lebih dari 14 persen pada 2025, jauh di atas rata-rata nasional sekitar 9,4 persen.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Indonesia
Bocah SD Tidak Bisa Beli Buku Bunuh Diri Alarm Hilangnya Tanggung Jawab Sosial
Kasus bunuh diri siswa SD berinisial YBS (10) di Kabupaten Ngada, NTT, yang diduga dipicu karena tidak mampu membeli buku dan alat tulis menjadi sorotan
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tidak Bisa Beli Buku Bunuh Diri Alarm Hilangnya Tanggung Jawab Sosial
Olahraga
Pemprov NTB dan NTT Nyatakan Kesiapan Gelar PON XXII 2028
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.
Frengky Aruan - Kamis, 29 Januari 2026
Pemprov NTB dan NTT Nyatakan Kesiapan Gelar PON XXII 2028
Bagikan