Gunung Lewotobi Laki-laki 5 Kali Erupsi Jumat, 12 Juni Pagi hingga Siang, Tinggi Letusan Sampai 1.000 Meter

Frengky AruanFrengky Aruan - Jumat, 12 Juni 2026
Gunung Lewotobi Laki-laki 5 Kali Erupsi Jumat, 12 Juni Pagi hingga Siang, Tinggi Letusan Sampai 1.000 Meter

Ilustrasi Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) lima kali erupsi sejak Jumat, 12 Juni pagi sampai siang WITA. Adapun tinggi letusan mencapai 1.000 meter di atas puncak.

Hal ini seperti dilaporkan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-Laki.

"Dalam periode pengamatan pukul 06.00-12.00 WITA, teramati lima kali letusan dengan tinggi kolom erupsi berkisar 300 hingga 1.000 meter di atas puncak dan berwarna kelabu," kata Petugas Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bramantya Aji Putra Mahendra.

Dikutip dari Antara, gunung api berstatus Level III (Siaga) tersebut terpantau jelas hingga tertutup kabut tipis. Asap kawah berwarna putih dengan intensitas tipis teramati mencapai ketinggian 50-100 meter di atas puncak.

Petugas juga mencatat dua kali gempa hembusan dengan amplitudo 2,9-4,4 milimeter dan durasi 31-32 detik, serta tiga kali tremor non-harmonik dengan amplitudo 4,4-7,4 milimeter dan durasi 85-135 detik.

Baca juga:

3 Gunung Api di Indonesia Timur Meletus Hampir Bersamaan, Abunya Berpotensi Ganggu Penerbangan

Bramantya Aji Putra menjelaskan bahwa hasil pengamatan visual menunjukkan adanya endapan lava ke arah timur laut sejauh sekitar 4,34 kilometer dari pusat erupsi dan ke arah barat-barat laut sejauh sekitar 3,8 kilometer.

Rekomendasi bagi Masyarakat dan Pengunjung

Sementara itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan masyarakat maupun pengunjung di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki tidak melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi.

"Masyarakat yang terdampak hujan abu diimbau menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk menghindari dampak abu vulkanik terhadap sistem pernapasan," ujarnya.

Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung, terutama di wilayah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

PVMBG mengimbau masyarakat tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, serta tidak mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya.

Pemerintah daerah diminta terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-Laki dan PVMBG untuk memperoleh informasi terkini mengenai aktivitas gunung tersebut. (*)

#Gunung Lewotobi #NTT #Nusa Tenggara Timur (NTT) #Erupsi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Frengky Aruan

Jurnalis dan editor senior yang berkarier di media nasional sejak 2011. Mengawali karier sebagai reporter di BolaNews (Kompas Gramedia Group), kemudian menjadi editor di Sport Satu, sebelum bergabung sebagai Editor Senior di MerahPutih.com dan BolaSkor.com. Berpengalaman meliput perkembangan sepak bola nasional sejak era dualisme PSSI, dengan fokus pada jurnalisme investigasi, wawancara mendalam, analisis taktis dan statistik olahraga, penyuntingan berita, serta jurnalisme cek fakta untuk berbagai isu yang menjadi perhatian publik.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Badan Geologi mengonfirmasi tingkat aktivitas Gunung Papandayan saat ini masih dipertahankan pada Level I (Normal).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Indonesia
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA operasi DVI Pusdokkes Polri terhadap jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, secara genetik dengan kode PM/62/P.Enggano/01, teridentifikasi sebagai Sukarman,
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
ShowBiz
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Bukan pengalaman pertamanya dalam membantu penyediaan fasilitas pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Indonesia
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Gunung Semeru kembali erupsi sejak Selasa, 15 September dini hari.
Frengky Aruan - Selasa, 15 September 2026
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Indonesia
Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Senin (14/9) Pagi, Letusan Sampai 1 Km
Saat ini aktivitas vulkanis Gunung Semeru berada pada status Level III atau Siaga.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Senin (14/9) Pagi, Letusan Sampai 1 Km
Indonesia
Abu Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Samudra Hindia, ini Penjelasannya
Perubahan arah dan kecepatan angin pada lapisan atmosfer berbeda dapat mendorong abu bergerak ke barat daya.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Abu Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Samudra Hindia, ini Penjelasannya
Indonesia
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Waka DPR Minta Penjagaan Pengungsian Diperketat
Perlindungan terhadap kelompok rentan, khususnya anak-anak dan perempuan yang berada di lokasi pengungsian, perlu menjadi perhatian dalam penanganan pascabencana.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Waka DPR Minta Penjagaan Pengungsian Diperketat
Indonesia
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
AirNav Indonesia menutup Bandara Wunopito, Lewoleba, NTT, 8–9 September 2026 akibat abu vulkanik erupsi Gunung Lewotolok. Kolom abu mencapai 800 meter
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
Indonesia
Anak Krakatau Erupsi, DPR Minta Pemerintah Perkuat Peringatan Dini
Kesiapsiagaan dini dinilai akan mengurangi risiko negatif baik dari jumlah korban maupun kerusakan material. 

Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Anak Krakatau Erupsi, DPR Minta Pemerintah Perkuat Peringatan Dini
Indonesia
Gunung Anak Krakatau 23 Kali Gempa Hybrid, Catat Rekor Tertinggi
Gunung Anak Krakatau mencatat 23 kali gempa hybrid dalam periode pukul 06.00 hingga 12.00 WIB.
Yusuf Abdillah - Senin, 07 September 2026
Gunung Anak Krakatau 23 Kali Gempa Hybrid, Catat Rekor Tertinggi
Bagikan