News Anchor Bertenaga AI Pertama di Korea Selatan Tampak Sangat Realistis

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 19 November 2020
News Anchor Bertenaga AI Pertama di Korea Selatan Tampak Sangat Realistis

News Anchor Bertenaga AI Pertama di Korea Selatan Terlihat mirip dengan pembawa berita manusia (Foto: MBN News)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SALURAN televisi Korea Selatan MBN, baru-baru ini memperkenalkan pemirsanya News Anchor bertenaga Augmented Reality (AI) pertama di Korea Selatan. News Anchor atau pembawa berita tersebut terlihat begitu realistis, seperti pembawa berita manusia asli.

Dikembangkan oleh MBN dalam kemitraan dengan perusahaan produksi kecerdasan buatan, Money Brain, pembawa berita bertenaga AI pertama Korea Selatan, dilaporkan sangat mirip dengan inspirasi manusianya.

Baca Juga:

Teknologi AI Bisa Deteksi COVID-19 Hanya dengan Mendengarkan Suara Batuk

Pembawa berita AI tersebut tidak hanya memiliki tampilan dan suara yang sama persis dengan seorang pembawa berita ternama Kim Ju-ha, dia juga menirukan gerakan kecil yang terkadang di lakukan Kim. Seperti mengutak-atik pena saat membawakan berita.

Pembawa Berita bertenaga AI terlihat sangat mirip dengan pembawa berita manusia asli, dari mulai gerakan wajah hingga gestur (Foto: MBN News)

Selama siaran pada 6 November, AI Kim bahkan berbagi percakapan dengan Kim Ju-ha di kehidupan nyata, untuk membandingkan suara mereka, yang tampaknya membuat banyak orang ketakutan.

"Saya diciptakan melalui pembelajaran mendalam 10 jam video Kim Ju-ha, mempelajari detail suara, cara dia berbicara, ekspresi wajah, cara bibirnya bergerak, dan cara dia menggerakan tubuhnya dan berita yang diberdayakan," kata Pembawa berita AI itu, seperti yang dilansir dari laman odditycentral.

"Saya bisa melaporkan berita persis seperti yang dilakukan pebawa berita Kim Ju-ha," tambahnya.

MBN mengungkapkan bahwa pembawa berita AI mungkin lebih cocok untuk menangani bencana alam dan keadaan darurat lainnya, karena tersedia kapan saja, siang ataupun malam. Perusahaan juga mengharapkan teknologi baru ini bisa membantu memangkas biaya tenaga kerja dan produksi.

Baca Juga:

Facebook Gunakan AI untuk Prediksi Penyebaran Virus Corona

Meski terdengar menakutkan bagi pembaca berita manusia, beberapa ahli yakin bahwa avatar digital bertenaga AI ini tidak akan pernah sepenuhnya menggantikan pebawa berita manusia.

Yoo Seung-chul, seorang profesor di School of Communication & Media di Ewha Womans University di Seoul, percaya bahwa konsep robot atau avatar digital yang hampir menyerupai manusia, terlalu 'aneh' bagi sebagian manusia, dan menimbulkan perasaan tidak enak. Karena itu pekerjaan manusia asli sebagai pembawa berita tidak akan tergantikan.

"Teknologi AI itu tidak bisa melewati garis yang sangat halus, di mana itu tidak terlalu berbeda dari manusia, tapi juga tidak terlalu mirip," ujar Yoo.

"Bahkan bila menjadi terlalu alami bagi manusia untuk mengetahui apakah itu nyata atau tidak, pikiran manusia akan segera menolaknya begitu mereka mengetahui bahwa itu tidak nyata," lanjutnya.

Reaksi para pemirsa di Korea Selatan terhadap peluncuran AI Kim pada 6 November cukup beragam. Beberapa orang memuji kemiripannya dengan Kim Ju-ha yang asli, sementara yang lain menyatakan diri mereka 'ketakutan' oleh kemiripan tidak wajar yang sama.

Meskipun AI Kim mungkin adalah pembawa berita bertenaga AI pertama di Korea selatan ini jelas bukan yang pertama di dunia. Beberapa tahun yang lalu, kantor berita China Xinhua meluncurkan dua pembawa berita AI yang tampak sangat realistis.

Selain itu, pada tahun lalu China Xinhua juga menghadirkan pembawa berita bertenaga AI pertama yang tampak sama mengesankannya dengan avatar digital MBN. (Ryn)

Baca Juga:

Belanja Semakin Efisien dengan Teknologi Artificial Intelligence

#Berita Unik #Augmented Reality
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Terlambat 132 Tahun, Majalah Edisi 1894 Akhirnya Dikembalikan ke Perpustakaan AS
Jika denda tetap diberlakukan, peminjam seharusnya membayar sekitar USD 12.055 atau sekitar Rp 200 juta.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
 Terlambat 132 Tahun, Majalah Edisi 1894 Akhirnya Dikembalikan ke Perpustakaan AS
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Dunia
Keisengan Membangunkan Beruang Kutub Berujung Denda
Orang tersebut, yang tidak disebutkan namanya, akhirnya didenda 50.000 kroner (sekitar Rp 93,5 juta) atas insiden tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
 Keisengan Membangunkan Beruang Kutub Berujung Denda
Fun
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Mengunggah ‘konten marmot tanpa sensor'.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Fun
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Secara sepintas, tampilannya menyerupai tongkat atau kail berukuran besar dengan lengkungan alami yang hampir membentuk huruf 'U'.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Lifestyle
Pilot Air Canada Terbang Selama Bertahun-Tahun dengan Lisensi Palsu
Ia telah menerbangkan puluhan ribu penumpang selama hampir 17 tahun.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
 Pilot Air Canada Terbang Selama Bertahun-Tahun dengan Lisensi Palsu
Lifestyle
Jam Tangan Pengingat Kisah Cinta di Titanic Terjual Rp 39 M, Pemiliknya Memilih Mati Bersama di Atas Kapal
Kini, lebih dari satu abad setelah bencana maritim paling terkenal di dunia itu, jam saku emas yang dikenakan Isidor saat kejadian terjual di pelelangan dengan harga fantastis.
Dwi Astarini - Kamis, 27 November 2025
Jam Tangan Pengingat Kisah Cinta di Titanic Terjual Rp 39 M, Pemiliknya Memilih Mati Bersama di Atas Kapal
Dunia
Nyaris Dikremasi, Perempuan Thailand Bangkit dari Peti Mati
Ia mengetuk cukup lama sampai akhirnya peti mati dibuka.
Dwi Astarini - Selasa, 25 November 2025
 Nyaris Dikremasi, Perempuan Thailand Bangkit dari Peti Mati
Dunia
Bertahan Seabad, Pesan dalam Botol dari Prajurit Perang Dunia I Ditemukan di Pantai Australia
Surat-surat itu kini telah diserahkan kepada keturunan mereka, yang terkejut dan terharu dengan penemuan tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Oktober 2025
Bertahan Seabad, Pesan dalam Botol dari Prajurit Perang Dunia I Ditemukan di Pantai Australia
Kuliner
Karyawan Palsukan Tanggal Kedaluwarsa, Jaringan Ritel Jepang Hentikan Penjualan Onigiri
Pelanggaran ini dilaporkan terjadi di 23 toko di seluruh negeri, termasuk di kota-kota besar seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Agustus 2025
Karyawan Palsukan Tanggal Kedaluwarsa, Jaringan Ritel Jepang Hentikan Penjualan Onigiri
Bagikan