Museum Belanda Pamerkan Kondom Langka Abad ke-19, masih Utuh belum Dipakai tapi Terbukti tak Efektif

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 08 Juni 2025
 Museum Belanda Pamerkan Kondom Langka Abad ke-19, masih Utuh belum Dipakai tapi Terbukti tak Efektif

Museum Belanda Pamerkan Kondom Langka Abad ke-19.(foto: Instagram @rijksmuseum)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — SEBUAH kondom langka dari abad ke-19 dengan gambar erotis kini dipamerkan di Rijksmuseum, Amsterdam, Belanda. Kondom berbahan usus buntu domba yang diyakini berasal dari tahun 1830 ini berisi gambar yang cukup ‘nakal’: seorang biarawati dan tiga rohaniwan yang saling menggoda. Amat mungkin, kondom ini merupakan suvenir dari sebuah rumah bordil.

Menurut pernyataan dari pihak museum pada pekan lalu, dikutip CNN, kondom ini berada dalam kondisi yang sangat baik. “Kondisinya masih mint,” ujar Joyce Zelen, kurator cetakan di Rijksmuseum, kepada CNN.

“Hasil uji ultraviolet menunjukkan bahwa kondom ini belum pernah digunakan,” imbuhnya.

Zelen menjelaskan, pada masanya, kondom dijual secara sembunyi-sembunyi. Namun, contoh yang satu ini tampaknya lebih berfungsi sebagai barang koleksi atau bahan candaan di antara teman-teman ketimbang digunakan untuk keperluan seksual sungguhan. Dengan panjang 20 sentimeter, desain kondom ini mencolok. Gambar erotis di permukaannya memperkuat dugaan bahwa kondom ini merupakan suvenir mewah dari lingkungan pelacuran kelas atas.

Baca juga:

Museum MACAN Gelar Pameran “GORENGAN Bureau”, Karya Adi Sundoro yang Penuh Edukasi



Cetakan pada kondom ini menggambarkan seorang biarawati yang duduk dengan kaki terbuka saat tiga rohaniwan mengangkat jubah mereka dan menampakkan alat kelamin mereka yang ereksi. Di atas gambar tersebut tertera tulisan ‘Voila mon choix’ yang berarti ‘inilah pilihanku’. Museum menyebut gambar ini merupakan parodi terhadap kehidupan selibat sekaligus lelucon terhadap kisah ‘Pengadilan Paris’ dari mitologi Yunani.

Menurut Zelen, kondom ini dibuat dengan membentangkan usus buntu domba atau kambing. Setelah itu, usus buntu itu dicetak menggunakan pelat tembaga yang sudah diukir dan diberi tinta. Walaupun jenis ini mungkin tidak pernah digunakan, kondom pada masa itu umumnya dibuat dari bahan serupa.

Sayangnya, meski ini terasa seperti pengingat untuk seks aman, kondom ini hanya memberikan perlindungan minimal terhadap kehamilan tak diinginkan maupun infeksi menular seksual seperti sifilis, penyakit yang menjadi masalah kesehatan serius di Eropa abad ke-19.

Rijksmuseum membeli kondom unik ini dalam sebuah lelang enam bulan lalu. Ini menjadi koleksi pertama museum berupa kondom yang dihias dengan cetakan. Saat ini, kondom tersebut dipamerkan di ruang cetakan museum hingga akhir November, sebagai bagian dari pameran bertema prostitusi dan seksualitas pada abad ke-19.

Dalam beberapa tahun terakhir, Rijksmuseum memang sering menjadi sorotan, antara lain karena menggelar pameran terbesar karya pelukis Belanda Johannes Vermeer, serta karena langkahnya mengembalikan artefak-artefak kolonial ke Sri Lanka setelah melakukan penelitian asal-usul benda sejak 2017.

Kini, museum kembali mencuri perhatian lewat satu benda kecil yang memuat kisah besar tentang seksualitas, seni, dan sindiran sosial dari masa lalu.(dwi)

Baca juga:

Malu Parah, Eric The Boyz Mengira Kondom sebagai Camilan Pepero

#Berita Unik #Museum #Belanda #Kondom
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Lifestyle
Jam Tangan Pengingat Kisah Cinta di Titanic Terjual Rp 39 M, Pemiliknya Memilih Mati Bersama di Atas Kapal
Kini, lebih dari satu abad setelah bencana maritim paling terkenal di dunia itu, jam saku emas yang dikenakan Isidor saat kejadian terjual di pelelangan dengan harga fantastis.
Dwi Astarini - Kamis, 27 November 2025
Jam Tangan Pengingat Kisah Cinta di Titanic Terjual Rp 39 M, Pemiliknya Memilih Mati Bersama di Atas Kapal
Dunia
Nyaris Dikremasi, Perempuan Thailand Bangkit dari Peti Mati
Ia mengetuk cukup lama sampai akhirnya peti mati dibuka.
Dwi Astarini - Selasa, 25 November 2025
 Nyaris Dikremasi, Perempuan Thailand Bangkit dari Peti Mati
Olahraga
Lolos Piala Dunia, Koeman Akui Belanda Main di Bawah Standar Saat Kualifikasi Harus Banyak Berbenah
Ronald Koeman menilai masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki Timnas Belanda sebelum turun di putaran final Piala Dunia 2026 mendatang.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 November 2025
Lolos Piala Dunia, Koeman Akui Belanda Main di Bawah Standar Saat Kualifikasi Harus Banyak Berbenah
Indonesia
Bantai Lithuania 4-0, Belanda Amankan Tiket Piala Dunia 2026
Lithuania harus puas menjadi juru kunci Grup G dengan hanya tiga poin setelah dibantai Belanda 4 gol tanpa balas.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 November 2025
Bantai Lithuania 4-0, Belanda Amankan Tiket Piala Dunia 2026
Berita Foto
Mengunjungi Mini Museum JALITA KRL Seri 8500 di Stasiun Jakarta Kota
Aktivitas pengunjung mengamati berbagai seni isntalasi yang dipajang di Mini Museum Stasiun Jakarta Kota, Jum'at (14/11/2025).
Didik Setiawan - Jumat, 14 November 2025
Mengunjungi Mini Museum JALITA KRL Seri 8500 di Stasiun Jakarta Kota
Dunia
Bertahan Seabad, Pesan dalam Botol dari Prajurit Perang Dunia I Ditemukan di Pantai Australia
Surat-surat itu kini telah diserahkan kepada keturunan mereka, yang terkejut dan terharu dengan penemuan tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Oktober 2025
Bertahan Seabad, Pesan dalam Botol dari Prajurit Perang Dunia I Ditemukan di Pantai Australia
Indonesia
BKKBN Suntik Rp330 Miliar Hanya untuk Pil dan Kondom, Kontrasepsi Harus Jadi Hak Mutlak
Wihaji mempertegas bahwa isu kontrasepsi adalah bagian integral dari kebijakan besar untuk mewujudkan bangsa yang sehat dan berdaya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Oktober 2025
BKKBN Suntik Rp330 Miliar Hanya untuk Pil dan Kondom, Kontrasepsi Harus Jadi Hak Mutlak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kementerian Kesehatan Kasih Kondom Gratis untuk Setiap Mahasiswa Semester 4 ke Atas
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Kemenkes bagi-bagi kondom ke mahasiswa.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Oktober 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Kementerian Kesehatan Kasih Kondom Gratis untuk Setiap Mahasiswa Semester 4 ke Atas
Indonesia
Indonesia Setuju Pulangkan 2 Terpidana Mati dan Seumur Hidup Asal Belanda
Menurut Yusril, kedua narapidana itu telah berusia lanjut. Namun, dia masih enggan membuka identitas kedua narapidana asal belanda itu.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Oktober 2025
Indonesia Setuju Pulangkan 2 Terpidana Mati dan Seumur Hidup Asal Belanda
Indonesia
Prabowo Apresiasi Raja Belanda dalam Kesepakatan Pengembalian 30 Ribu Artefak ke Indonesia
Langkah Belanda ini sebagai wujud iktikad baik untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Dwi Astarini - Minggu, 28 September 2025
Prabowo Apresiasi Raja Belanda dalam Kesepakatan Pengembalian 30 Ribu Artefak ke Indonesia
Bagikan