NasDem Tak Diundang dalam Silaturahmi Parpol Pro Pemerintah Bareng Jokowi
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di NasDem Tower, Jakarta, Jumat (10/3/2023). (ANTARA/Melalusa Susthira K.)
MerahPutih.com - Sejumlah partai politik pro pemerintah menggelar acara bertajuk “Silahturahmi Ramadan bersama Presiden RI” yang digelar di kantor DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Jakarta, Minggu (2/4).
Acara tersebut akan dihadiri oleh lima ketum parpol. Mereka yakni Ketum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, dan Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono.
Di antara sejumlah pimpinan parpol pro pemerintah tersebut, hanya Ketum NasDem Surya Paloh yang tidak ada dalam daftar tamu undangan.
Baca Juga:
Silaturahmi Ramadan Parpol Bersama Presiden, 5 Ketum Bakal Hadir di Markas PAN
Sementara itu, Megawati belum dipastikan hadir lantaran tengah berada di Jepang.
Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto enggan mengungkapkan alasan mengapa Surya Paloh tidak diundang dalam acara tersebut.
Yandri menyebut acara ini dirancang oleh beberapa ketum parpol pro pemerintah. Sejumlah ketum parpol yang diundang juga atas restu Presiden Jokowi.
Baca Juga:
KPU Sebut Indeks Kepercayaan Anak Muda pada Parpol Masih Rendah
“Alasannya mungkin teman-teman sudah tahu kali ya,” kata Yandri kepada wartawan di DPP PAN, Jakarta, Minggu (2/4).
Sebelumnya, Ketum PAN Zulkifli Hasan mengatakan, acara ini merupakan pertemuan strategis bagi para pemimpin parpol untuk saling berdialog, berdiskusi, tukar pemikiran, dan mencari solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa dan negara. (Pon)
Baca Juga:
Koalisi Perubahan Sebut Ada Potensi Parpol Lain Bergabung
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
PDIP Gelar Rakarnas 10 -12 Januari, Ini Tema dan Agenda Yang Dibahas
Mayoritas Pemilih Partai Politik Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Pramono Perintahkan 2 Hari Setelah Acara Bendera dan Spanduk Partai Harus Diturunkan
Gimmick Baru PSI, Tinggalkan Sapaan Bro dan Sis Demi Kesan Lebih Egaliter
NasDem Setuju Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Surya Paloh Minta Rakyat Terima Konsekuensi Pro dan Kontra dengan Lapang Dada
Presiden Perintahkan Kader PKS Jadi Negarawan, Jaga Integritas
Politisi NasDem Dipanggil KPK Setelah Rekan Separtainya Jadi Tersangka Korupsi Rp 28 Miliar, Siapa Lagi yang Kecipratan Dana PSBI OJK?
NasDem Tunggu Putusan MKD soal Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Kader Partai Lain Loncat Gabung PSI, Jokowi Melihat Masa Depan Cerah