Musim Pilkada, PWI Tegaskan Independensi Wartawan Harga Mati

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 27 Oktober 2020
Musim Pilkada, PWI Tegaskan Independensi Wartawan Harga Mati

Ilustrasi. (pixabay/Engin_Akyurt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pilkada Serentak 2020 yang tengah berlangsung, tak hanya menuntut adanya independensi di kalangan penyelenggara pemilu hingga aparat keamanan. Wartawan pun juga diminta netral dan tak berpihak ke salah satu calon.

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) secara bulat menekankan kembali independensi adalah harga mati bagi seorang wartawan dalam menjalankan profesinya. Hal itu merupakan amanat konstitusi dan semua peraturan perundang-undangan di bidang pers, kode etik jurnalistik, dan kode perilaku wartawan.

Baca Juga:

Wartawan Hati-Hati Dikadali, Pelajari Trik-Trik Ngeles Narasumber Ini

PWI bahkan memberikan sanksi bagi wartawan yang bersikap partisan dalam kontestasi Pilkada 2020 di daerahnya. Seperti diketahui beberapa anggota pengurus dan bahkan ketua provinsi ada yang terang terangan mendukung salah satu pasangan calon dalam pilkada tahun 2020 yang digelar di 270 daerah provinsi,kota dan kabupaten.

“Terhadap mereka yang melanggar dikenakan sanksi pemberhentian atau diminta mundur dari PWI”, kata Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Ilham Bintang dalam keteranganya di Jakarta, Selasa (27/10).

Dalam Pilkada 2020 sudah seharusnya wartawan menjaga jarak yang sama dengan semua kontestan.

Begitulah mestinya wartawan berperan sehingga eksistensinya punya kontribusi merawat dan mengembangkan demokrasi, mengawal bangsa dan negara mencapai cita-citanya.

“Kontestasi pemimpin rakyat harus dijaga berjalan dengan sangat demokratis, supaya menghasilkan pemimpin amanah. Itu sebabnya Pilkada harus dijaga berlangsung jujur dan adil, tidak dikotori praktek money politics,“ tambah Ilham.

Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/Alexas_Fotos)
Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/Alexas_Fotos)

Ilham mengakui, sebagai individu wartawan memang tetap memiliki hak politiknya. Silahkan salurkan itu di TPS. Namun, ketika menjalankan profesi maka ia diikat oleh kode etik profesi. "Justru karena itu profesi ini tetap dihargai dan dipercaya sampai sekarang," sebut Ilham yang juga wartawan senior ini.

Ilham berharap, organasisasi pers mampu bertindak tegas menyingkirkan benalu – benalu yang hanya mencari keuntungan pribadi dari organisasi termasuk PWI. “Hanya dengan begitu Anda semua dapat meninggalkan legacy, seperti legacy yang diwariskan pendahulu kita, wartawan -wartawan pendiri PWI yang hebat-hebat,” tambahnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan 100.359.152 orang terdaftar sebagai pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Serentak 2020.

Komisioner KPU Viryan Aziz mengatakan jumlah tersebut tersebar di 298.939 tempat pemungutan suara (TPS). Mereka akan terlibat dalam 270 pemilihan yang tersebar di 309 kabupaten/kota.

"Total pemilih DPT 100.359.152. Laki-laki 50.164.426 atau 49,98 persen dan perempuan 50.194.726 atau 50,02 persen," kata Viryan.

Data tersebut telah banyak berubah sejak diserahkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Juni. Saat itu, tercatat ada 105.852.716 orang pemilih dalam Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4).

Kemudian KPU menggelar pencocokan dan penelitian (coklit) pada 15 Juli-13 Agustus. Dari sinkronisasi DP4 dan hasil coklit, KPU mencatat ada 107.801.389 orang pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Model A.KWK.

Baca Juga:

Sering Alami Kekerasan Saat Liput Demo, Polisi Siapkan Rompi Khusus Wartawan

Data itu kemudian direkapitulasi berjenjang mulai dari tingkat desa hingga kabupaten/kota dan provinsi. Hasilnya, ada 100.309.419 orang yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS). Setelah diuji publik, data itu menjadi DPT Pilkada Serentak 2020.

"Selisih jumlah pemilih DPS dengan A.KWK berkurang 7.491.970, DPT dengan DPS bertambah 49.733," tuturnya.

Pilkada Serentak 2020 akan digelar 9 Desember mendatang, meski pandemi COVID-19 belum mereda. Saat ini, pilkada memasuki tahapan kampanye hingga 5 Desember. (Knu)

#Wartawan #Jurnalis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Basarnas Perluas Pencarian Jurnalis yang Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda
Petugas Basarnas menggunakan RIB saat melakukan pencarian terhadap jurnalis yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten, Rabu (9/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 09 September 2026
Basarnas Perluas Pencarian Jurnalis yang Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda
Indonesia
Hari Kedua, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Tim SAR memperluas pencarian 5 jurnalis yang hilang di perairan Selat Sunda. Pencarian dilakukan secara maksimal.
Soffi Amira - Rabu, 09 September 2026
Hari Kedua, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Indonesia
Komisi I DPR Minta Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Gunung Anak Krakatau Dioptimalkan
Prioritas utama yakni menemukan seluruh korban secepat mungkin dalam keadaan selamat.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Komisi I DPR Minta Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Gunung Anak Krakatau Dioptimalkan
Indonesia
Tim SAR Bentuk 4 Regu Pencarian 8 Orang Hilang Kontak Termasuk 5 Jurnalis di Sekitar Anak Krakatau
Operasi penyelamatan ini melibatkan personel gabungan dari Kantor SAR Banten, Unit SAR Pandeglang, Kantor SAR Lampung, TNI-Polri, pemerintah daerah, Balawista, serta nelayan setempat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Tim SAR Bentuk 4 Regu Pencarian 8 Orang Hilang Kontak Termasuk 5 Jurnalis di Sekitar Anak Krakatau
Indonesia
Cuaca Bersahabat, Tim SAR Perluas Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Harapan baru muncul dalam pencarian lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Cuaca Bersahabat, Tim SAR Perluas Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Indonesia
Fotografernya Hilang Liputan Erupsi Anak Krakatau, 3 Media Bentuk Posko Bersama
Lima pewarta foto hilang kontak saat liputan erupsi Gunung Anak Krakatau. ANTARA, iNews, dan merdeka.com dirikan posko siaga media bersama.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Fotografernya Hilang Liputan Erupsi Anak Krakatau, 3 Media Bentuk Posko Bersama
Indonesia
5 Jurnalis Hilang Kontak, SAR Banten Kerahkan Drone Termal Dalam Pencarian
Pencarian sebelumnya dilakukan menggunakan KN SAR Tetuka hingga sekitar pukul 22.00 sebelum kapal bersandar di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
5 Jurnalis Hilang Kontak, SAR Banten Kerahkan Drone Termal Dalam Pencarian
Indonesia
5 Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Pencarian Dilanjutkan Rabu (9/9)
Operasi pencarian melibatkan Basarnas Pandeglang, Basarnas Banten, Posal Labuhan, serta jajaran Polsek dan Polres Pandeglang.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
5 Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Pencarian Dilanjutkan Rabu (9/9)
Indonesia
5 Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Tim SAR Lakukan Pencarian
Salah seorang jurnalis, kata Amrad, sempat berkomunikasi dengan jurnalis di Lampung sekitar pukul 14.42 WIB.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
5 Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Tim SAR Lakukan Pencarian
Berita
Kronologi 5 Jurnalis Hilang Kontak saat Menuju Gunung Anak Krakatau
Tim SAR masih mencari 5 jurnalis yang hilang kontak saat hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda.
ImanK - Selasa, 08 September 2026
Kronologi 5 Jurnalis Hilang Kontak saat Menuju Gunung Anak Krakatau
Bagikan