Kendaraan Jurnalis Jadi Sasaran Dugaan Kejahatan Pecah Kaca, Laptop Raib
Kaca belakang baris kedua di sisi kanan mobil Mitsubishi Xpander berwarna abu-abu milik Kamil dipecahkan oleh orang tak dikenal.
MerahPutih.com - Mobil milik jurnalis Kompas.com sekaligus Ketua Umum Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum), Irfan Kamil, menjadi sasaran aksi kejahatan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Kaca belakang baris kedua di sisi kanan mobil Mitsubishi Xpander berwarna abu-abu milik Kamil dipecahkan oleh orang tak dikenal.
Kamil mengaku baru menyadari kejadian itu sekitar pukul 10.00 WIB saat hendak pulang.
“Saya baru sadar kaca mobil dipecah dan beberapa barang saya hilang,” kata Kamil, Senin (3/11) malam.
Baca juga:
Sejumlah barang berharga miliknya telah raib, di antaranya tas berisi laptop dan charger, alat-alat kerja, ID pers Kompas dan Istana, serta tas kecil berisi charger, powerbank, dan uang tunai ratusan ribu rupiah.
Atas kejadian tersebut, Kamil telah melaporkan peristiwa itu ke Polsek Metro Menteng untuk ditindaklanjuti.
Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku di balik aksi pencurian tersebut. (Pon)
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Sisir Mobil Terdampak Bencana di Aceh Tamiang, Polisi Pastikan Tidak Temukan Mayat
Polri Larang Anggotanya Flexing Hidup Mewah, Luncurkan WBS dan SP4N untuk Aduan Masyarakat
Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Pulau Untung Jawa, Polisi Lakukan Penyelidikan
Polisi Terbangkan Pengiriman Bantuan Ferry Irwandi dan Lainnya ke Daerah Bencana Sumatera
2.200 Personel Jaga Ketat Laga Persija vs PSIM, Polisi Perketat Pengamanan di GBK
1.030 Personel Polri Turun ke Lokasi Bencana Sumut, Buka Akses Jalan dan Cari 88 Korban Hilang
Simulasi Baru Polri Dinilai Jadi Langkah Positif Transformasi Penanganan Unjuk Rasa
Polisi Cari Pola dan Model Pengamanan Unjuk Rasa Yang Paling Humanis
Tragedi Kematian Alvaro Jadi Sorotan Tajam, Polisi Diminta Lebih Gesit Lagi Tangani Kasus Penculikan Anak
Polda Metro Jaya Gelar 'Sikat Jaya 2025' selama 14 Hari, Fokus Berantas Curanmor hingga Aksi Premanisme